Thursday, February 11, 2010

Bukti-bukti Tentang Kebenaran Ajaran Kristen (Oleh: Paulus Teguh Kurniawan)

Kita semua seringkali menganggap bahwa agama itu relatif. Bahwa agama itu bukan masalah benar atau tidak, melainkan cocok atau tidak. Memang ini pendapat yang wajar, sebab agama adalah kepercayaan, tidak bisa kita buktikan. Namun, setidaknya di antara semua agama, kristiani mempunyai banyak alasan yang dapat menjadi bukti bahwa di antara semua agama, kristen lah yang benar. Dalam artikel ini, penulis akan mencoba menjelaskannya, dengan menggunakan alkitab sebagai landasan. Semoga artikel ini bisa berguna bagi kerajaan Allah.

1. Doktrin Allah Tritunggal
Berbeda dengan agama-agama lainnya, kekristenan mempunyai konsep yang paling berbeda mengenai kepribadian Allah. Kekristenan mengajarkan bahwa Allah terdiri dari 3 pribadi, 1 hakikat. Doktrin ini seringkali membuat orang merasa aneh dengan ajaran kristen, dan ujung-ujungnya menganggap bahwa agama kristen salah. Namun sesungguhnya, justru doktrin ini bisa menjadi bukti tentang kebenaran ajaran kristen. Sebelum adanya agama kristen, semua orang berpikir bahwa, Allah itu 1 pribadi, 1 hakikat. Dan pemikiran tersebut yang menjadi salah satu dasar bagi sebagian besar agama lain. Sementara itu, kita semua tahu bahwa semua agama di bumi ini, diajarkan oleh manusia, yang dianggap mengetahui kebenaran Allah. Contohnya, islam diajarkan oleh muhammad, budha diajarkan oleh sidharta. Kristen? Diajarkan oleh Yesus, namun kita sebagai orang kristen, tentunya mengimani bahwa ajaran Yesus ini berasal dari Allah sendiri, sedangkan agama lain hanya berasal dari hasil pemikiran manusia sendiri. Bukti bahwa ajaran kristen ini berasal dari Allah bisa dilihat dalam doktrin Allah tritunggal ini. Seandainya ajaran kristen itu berasal dari hasil pemikiran manusia, tidak mungkin ajaran kristen mempunyai konsep bahwa Allah itu terdiri dari 3 pribadi, 1 hakikat. Seandainya ajaran kristen itu berasal dari hasil pemikiran manusia, tentunya kristen pasti mengajarkan bahwa Allah itu terdiri dari 1 pribadi, 1 hakikat. Namun ternyata, kekristenan mempunyai konsep yang sangat berbeda seperti ini, bahkan terkesan tidak masuk akal, ini membuktikan bahwa kekristenan memang berasal dari Allah sendiri. Seandainya Yesus bermaksud menciptakan agama berdasarkan hasil pemikirannya sendiri, tentunya Yesus akan menciptakan konsep yang lebih masuk akal mengenai Allah, yaitu bahwa Allah itu 1 pribadi, 1 hakikat. Selain itu, doktrin Allah tritunggal ini, tidak akan bisa dipahami sepenuhnya, ini di luar jangkauan pemikiran kita. Bukankah ini sesuai dengan fakta bahwa Allah itu tidak akan bisa kita pahami? Karena itu, justru konsep bahwa Allah itu 1 pribadi 1 hakikat, tidak sesuai dengan Allah yang sesungguhnya, sebab Allah yang sesungguhnya itu tidak mungkin bisa dipahami, baik kekuasaan-Nya maupun kepribadian-Nya.

2. Konsep Kasih Karunia Allah
Saya terlebih dahulu akan menjelaskan tentang apakah kasih karunia itu. Kasih karunia adalah kebalikan dari kasih bersyarat. Jika dalam konsep kasih bersyarat kita diajarkan untuk melakukan syarat-syarat tertentu supaya mendapat kasih, dalam kasih karunia sebaliknya: kita bisa mendapat kasih tanpa melakukan apa-apa. Kasih karunia inilah inti dari ajaran kristen. Ajaran kristen mengajarkan bahwa kita semua adalah manusia berdosa, dan kita sebenarnya hanya menjadi noda bagi Allah. Namun Allah tetap sangat mengasihi kita, walaupun kita tidak punya apapun yang membuat kita layak dikasihi. Allah bahkan rela menebus dosa-dosa manusia, semuanya demi manusia-manusia berdosa. Bukankah ini sangat indah? Ya, namun lagi-lagi, konsep ini sering membuat orang beragama lain bingung. Orang-orang beragama lain seringkali mengatakan, itu terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Benarkah demikian? Tidak. Justru, hal ini terlalu indah, jadi PASTI benar. Kok bisa? Ya, serupa dengan poin pertama. Konsep kasih karunia Allah ini terkesan tidak masuk akal, jadi pasti bukan hasil pemikiran manusia. Sejak awal mula konsep tentang Allah muncul di peradaban manusia, semua konsep mengatakan, bahwa Allah itu bagaikan “manusia super”, yang tidak mungkin bisa sebegitu mengasihi ciptaan-Nya. Lalu kemudian, setelah sejarah bangsa Israel di perjanjian lama, muncul konsep yang lebih baik dan masih masuk akal, yaitu bahwa Allah mau mengasihi manusia, asalkan manusia mau berbuat baik dan mengasihi Allah. Kekristenan mengajarkan lebih jauh lagi, sampai di luar logika manusia. Apa mungkin Allah, Sang Mahakuasa dan Pencipta segala sesuatu, sampai rela menderita, menanggung penghinaan, siksaan, kematian, hanya demi manusia berdosa, yang konon hanyalah merupakan debu tanah? Tidak masuk akal. Namun sekali lagi, inilah bukti kebenaran ajaran kristen. Jika memang ajaran kristen itu berasal dari manusia, tidak mungkin Yesus menciptakan konsep yang tidak masuk akal seperti ini. Kecuali jika memang seperti itulah kebenarannya, yaitu bahwa Allah mempunyai kasih karunia. Seorang yang skeptik mungkin akan menyindir ,”berarti kita cukup percaya pada penebusan Yesus saja, lalu kita tinggal berbuat sesukanya, toh kita tetap selamat.”. Sebenarnya ini bisa dijawab dengan mudah, yaitu bahwa: Orang yang sungguh-sungguh percaya kepada penebusan Yesus, tidak mungkin berpikir seperti itu. Jika ada orang yang berpikir seperti itu namun mengklaim dirinya percaya pada penebusan Yesus, maka orang tersebut bukannya percaya, melainkan sedang berkhayal. Inilah yang sering disalahpahami orang. Agustinus pernah mengatakan, “kasihilah Allah, lalu berbuatlah sesukamu”. Berarti kita boleh membunuh, mencuri, dsb, asalkan mengasihi Allah? Tidak. Yang benar adalah, jika kita benar-benar mengasihi Allah, maka kita akan berusaha berbuat hal-hal yang memuliakan Allah.

3. Kesaksian para rasul
Kita bisa melihat bahwa dalam sejarah, ke-11 rasul yang menyaksikan tanda-tanda, kematian, dan kebangkitan Yesus, semuanya rela menderita sampai mati (kecuali Yohanes) demi mempertahankan keyakinan mereka. Seandainya ajaran kristen ini hanyalah karangan para murid, atau karangan Yesus, apa mungkin mereka bersedia bertindak sampai sejauh itu? Sejarah di alkitab memperlihatkan bahwa ke-11 murid justru bukanlah tipe orang yang pemberani, atau gampang dibohongi. Ke-11 murid semuanya lari meninggalkan Yesus di taman getsemani, sedangkan Simon Petrus menyangkal Yesus 3 kali. Tomas begitu skeptik, sampai tetap tidak mau mempercayai kebangkitan Yesus, meskipun teman-temannya sudah bersaksi tentang itu, kecuali jika dia sudah meraba sendiri bekas luka Yesus. Akhirnya? Mereka semua tidak pernah sekali pun merasa ragu-ragu atas apa yang mereka percayai. Mereka semua-kecuali Yohanes-mati sebagai martir. Jangan lupa dengan kesaksian Paulus. Paulus yang merupakan pembunuh orang kristen, begitu drastis mengalami perubahan, sampai-sampai rela mati demi mempertahankan imannya. Satu-satunya penjelasan yang masuk akal mengenai hal ini adalah apa yang mereka percayai memang merupakan kebenaran.

4. Sudut pandang kekristenan terhadap dosa.
Saya awali poin ini dengan kata-kata dari Philip Yancey, “kekristenan mempunyai sudut pandang paling realistis terhadap dosa.”
Berbeda dengan semua agama lain, di mana kita diajarkan untuk sebisa mungkin berbuat baik dan berbakti pada Allah supaya kita selamat. Ajaran seperti itu cenderung membuat kita jadi berbuat baik dengan pamrih, yaitu supaya kita selamat. Kekristenan bekerja dari arah sebaliknya: Kita harus mempercayai bahwa kita sudah pasti selamat, maka karena itulah kita berbuat baik, untuk membalas perbuatan Allah. Ajaran ini tidak akan membuat kita merasa pamrih dalam berbuat baik. Selain itu, kekristenan juga mempunyai sudut pandang yang lain terhadap dosa. Di agama lain kita diajarkan untuk berbuat baik sebisa mungkin, kekristenan justru mengajarkan bahwa kita sudah jatuh dalam dosa, sehingga kita sudah rusak total. Kita akan serba salah. Kita tidak akan mampu untuk membuat keadaan kita lebih baik, karena kita sudah jatuh dalam dosa. Karena itulah, kita membutuhkan penebusan Kristus supaya kita bisa menjadi lebih baik. Pertama, kita harus dengan rendah hati mengakui bahwa kita sudah jatuh dalam dosa dan tidak berdaya sama sekali, lalu dengan rendah hati memohon pertolongan Allah, yang sudah menebus dosa kita melalui Yesus Kristus. Jika kita dengan kekuatan kita sendiri berusaha berbuat baik, itu akan sia-sia saja. Fakta sejarah sudah membuktikan bahwa manusia jadi selalu serba salah. Kita membuat internet, namun ternyata riset menunjukkan bahwa situs yang paling banyak dikunjungi adalah situs porno. Kita mengadakan penelitian fisika, namun ternyata justru bom atom untuk membunuh manusia yang kita ciptakan. Usaha untuk membuat diri kita lebih baik tanpa pertolongan Tuhan juga sudah terbukti sia-sia. Dalam usaha untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur, uni soviet dengan paham komunisnya menghancurkan 98% gereja, membunuh 42.000 imam. uni soviet mengadakan pencucian otak besar-besaran, membuat kelaparan untuk menewaskan jutaan orang. Namun hasilnya? 70% pernikahan di sana berakhir dengan perceraian, dan rata-rata wanita menjalani 4 aborsi. Saat terjadi bencana alam, pemerintah sulit memotivasi warga untuk ikut berbuat baik pada sesama. Kecanduan alkohol merajalela. Dan di saat seperti inilah, kekristenan justru berhasil. Setelah masa lalu yang kelam, para warga semakin menyadari pentingnya agama, khususnya kristiani. Hasil riset baru-baru ini menunjukkan bahwa 61% warga rusia menyatakan dirinya adalah orang kristiani. Kekristenan justru bisa bertumbuh di tengah-tengah kesulitan.
Sudut pandang kristen terhadap dosa juga sudah terbukti berhasil dalam mengatasi kegagalan manusia. Bagi para pecandu alkohol dan pecandu lainnya di amrik, pendekatan 12 langkah sangat sukses dalam menghilangkan kecanduan itu. Pendekatan ini cukup kuno, namun para psikiater, ahli farmakologi, dll, tidak sanggup meningkatkan program rohani ini, yang dirancang oleh beberapa umat kristiani pecandu alkohol 60 tahun yang lalu, dengan menggunakan dasar kekristenan. Sang pecandu harus terlebih dahulu mengakui ketidakberdayaannya, lalu menyerahkan diri pada Kuasa Yang Lebih Tinggi yang tidak kelihatan. Berikutnya, membiarkan Allah berkarya dalam kehidupan mereka. Bill Wilson, salah 1 pendirinya, mengatakan “Betapa beruntungnya kita, memahami demikian baik, paradoks ilahi bahwa kekuatan itu timbul dari kelemahan, bahwa keterhinaan itu mendahului kebangkitan kembali, bahwa kepedihan itu bukan saja harganya melainkan juga batu landasan kelahiran kembali secara rohani. Kembali pada poin kedua, Inti dari agama kristiani adalah konsep yang sangat tidak alami, yang disebut kasih karunia, yang berarti bahwa kita tidak mungkin berbuat apapun untuk mengkompensasikan dosa-dosa kita. Allah sendirilah yang sudah membayar penaltinya, dan kita tinggal menerimanya saja, dengan mempercayakan kesembuhan kepada-Nya. Kasih karunia adalah karunia cuma-cuma dari Allah, dan pertobatan adalah jalan untuk mengaksesnya.

Penutup
Demikianlah semua bukti yang saya ketahui. Bukti-bukti ini, tidak bisa menjadi bukti konkret tentang kebenaran kristen. Namun saya rasa bukti-bukti ini lebih dari cukup untuk menjadi alasan pada kebenaran kristen, sekaligus untuk tidak lagu berpatokan pada pikiran bahwa agama itu relatif. Sebab, kebenaran Allah itu absolut. Dan perlu saya jelaskan bahwa saya membuat artikel ini adalah untuk membantu teman-teman seiman dalam menggeluti iman mereka, sehingga saya harapkan artikel ini tidak dianggap sebagai “ajakan perang” untuk umat yang beragama lain. Soli Deo Gloria!


280 comments:

  1. mantep LuzZz ...
    skaLian tentang "KeILLahian Yesus Kristus" ... fakta bahwa Yesus benar2 ALLah sekaLigus manuisia .... ^^

    ReplyDelete
  2. What if you're wrong?

    ReplyDelete
  3. If i'm wrong? Fyodor Doestoevsky said, "God's grace is so wonderful....if God's grace is not a truth, i prefer be together with God's grace, than together with truth".

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama dengan berkata hiduplah didalam mimpi karena terlalu takut mrnghadapi kenyataan.. kasian sekali dikau!!!

      Delete
  4. next questionj is : "how do you know that you're right and pauLus is wrong ???"

    ReplyDelete
  5. yang anonim selalu aneh2
    =)

    ReplyDelete
  6. pertanyaan saya selama ini mulai terungkap..
    YEAH..
    WE HAVE A GREAT GOD.. :D

    ReplyDelete
  7. Sudahlah,,, jangan banyak ngomong umat kristen. Dripada beginian, mending kita buktikan saja nanti di akhirat. Siapa yg benar dan siapa yg salah

    ReplyDelete
  8. Bacot, NAsrani itu tetaplah Nasani. Kepercayaan hanya berdasarkan hawa Nafsu.
    Jalan yang Lurus itu tetaplah Islam..
    Apakah masih belum cukup bukti bahwa Islam itu adalah kebenaran yang Mutlak.

    ReplyDelete
  9. Bacot, NAsrani itu tetaplah Nasrani. Kepercayaan hanya berdasarkan hawa Nafsu.
    Jalan yang Lurus itu tetaplah Islam..
    Apakah masih belum cukup bukti bahwa Islam itu adalah kebenaran yang Mutlak.

    ReplyDelete
  10. Jika memang demikian, silahkan berikan dulu bantahan atas bukti-bukti yang sudah saya berikan, dan juga jelaskan dengan sistematis bukti bahwa islamlah yang benar.

    ReplyDelete
  11. Saya ingin berbicara Pd Kristen sejati..Dan Mohon di jawab Dengan Jujur dan santun....!!
    Mengapa Anda menggap Yesus Itu Tuhan Anda , sedangkan dalam Beberapa ayat Injil Dia mengatakan Bahwa Dia adl Nabi / utusan Allah...dan Pengikut nya Mentuhankan dia......
    Mengapa Tuhan Bs di bunuh Oleh manusia Biasa....sedangkan Pengertian tuhan itu adlh dia pencipta segalanya di bumi dan di langit?? Dan Mengapa Waktu di salib.....Tuhan Kok Minta Tolong Ma TUhan....Mang Tuhan Itu ada Berapa....??
    Yesus adalah Keturunan Dr adam...dan semua umat manusia adalah turunan dr adam....!! Klo anda menggap yesus Itu7 Tuhan....lalu siapa adam Itu....?? Pa KakekTuhan.......??

    ReplyDelete
  12. Kita boleh membandingkan ajaran agama di dunia dengan kajian Yang nyata..dan menggali dr semua kitab dan membandingkan isi nya...........!!
    anda mempermasalah kan tentang nikah , hutang dan lai2.....
    tetapi anda tidak pernah membahas yg sangat sakral Bagi Anda....?? Sapa Tuhan Anda , Seperti pa wujud nya , ada berapa tuhan anda , pa sifat tuhan anda.......!! Lebih Dulu Mana...?? Tuhan Ataw Manusia....Tuhan Atau LangIt Bumi........??
    Apa Iya....Lebih Dulu Adam Di bandingkan Tuhan......Coba Beri penjelasan Dan Pa keterangan ayat nya.....Klo anda meras kristen sejati

    ReplyDelete
  13. Terima kasih buat pertanyaannya, saya merasa senang jika ada yang menanggapi artikel saya ^^.
    Pertama, kenapa kami menganggap Yesus adalah Tuhan? Karena Yesus sendiri mengatakan itu!

    Yohanes 13:13-14 "Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;"

    Kenapa murid-murid Yesus "menuhankan" Yesus? Para murid maupun orang Kristen sama sekali tidak pernah menuhankan manusia. Kami tidak pernah percaya manusia bisa menjadi Tuhan, itu terlalu tidak logis. Yang kami percaya adalah sebaliknya: Tuhan menjadi manusia. Jika Tuhan itu mahakuasa, bukankah Dia bisa melakukan segala sesuatu? Termasuk menjadi manusia, membatasi diri, mengosongkan diri sehingga manusia bisa menyalibkan-Nya. Bukankah Tuhan memang bisa melakukan apa saja.

    Saya tidak mengerti definisi anda dengan "Kristen sejati" itu. Saya tidak tahu apakah saya adalah "Kristen sejati" dalam pengertian anda. Saya hanyalah manusia berdosa biasa yang tidak layak untuk Tuhan, namun Tuhan telah memberikan anugerah-Nya dengan menebus dosa saya melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Dalam kasih-Nya yang luar biasa tersebut, Ia telah mengasihani manusia berdosa seperti saya yang sebenarnya tidak layak untuk Dia. Dan Tuhan juga mengasihi anda begitu rupa sehingga Dia rela mati untuk anda.... Dia tidak keberatan meskipun anda berkeras tidak mau mempercayai kebenaran yang begitu indah ini. Maukah anda mempercayai kasih Allah yang begitu luar biasa tersebut?

    Saya akan selalu berdoa untuk anda, meskipun saya tidak mengenal ataupun mengetahui nama anda.... May His Grace be always upon you.

    ReplyDelete
  14. Adakah yang bisa menghafal Injil ?

    ReplyDelete
  15. kenapa memangnya? kenapa anda bertanya begitu?

    ReplyDelete
  16. Bgmn anda bs yakin alkitab itu benar?
    Sdhkah anda mempelajari agama lain bukan dari sumber golongan agama kristiani?
    Keyakinan berasal dari kepercayaan yang dalam, dan kepercayaan yg dalam berasal akal sehat kt... Jgn sampai kt smua terjebak oleh dongeng yg bs sj dibwt oleh para pendahulu kt yg kemudian dibwt buku dan dikatakan sebuah kitab segala kitab... Pakai akalmu wahai saudaraku... Klo mau tau yg benar, pelajari dulu semua yg salah.dan bs melihat bukti2 yg ada...... .b

    ReplyDelete
  17. Terima kasih buat nasihat dan komentarnya, saudara cilbut. Saya akan menanggapinya.
    Pertama, perlu saya sebutkan dengan jujur bahwa saya sudah mempelajari agama-agama (khususnya islam dan budha) lain dari sumber non-kristiani. Bahkan saya pernah 2 kali menonton debat islam-Kristen yang resmi diselenggarakan. Yang 1 di univ muhammadiyah sidoarjo, yang 1nya lagi di univ merdeka malang.
    Kedua, kepercayaan yang dalam bukan berasal dari akal sehat kita, melainkan dari Tuhan Allah sendiri. Bagaimana kita bisa mengenal Allah dengan akal budi kita yang serba terbatas ini? Satu-satunya jalan adalah jika Allah sendiri yang berkenan menyatakan diri pada manusia. Jika memang kepercayaan yang dalam berasal dari akal sehat manusia, maka tiap orang bisa bebas membuat agama sesuka hatinya sejauh itu tidak bertentangan dengan akal sehat. Agama atau kepercayaan yang benar adalah yang berasal dari Tuhan, bukan berasal dari diri manusia sendiri.
    Ketiga, apakah saya terjebak oleh dongeng yang bisa saja dibawa pendahulu kita? Saya yakin tidak. Alkitab sendiri membuktikannya:
    1 Korintus 15:3-7
    "Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul."

    Pernyataan Rasul Paulus ini seakan mengatakan: "Kalau anda tidak percaya, silahkan buktikan sendiri kepada saksi-saksi yang saya sebutkan. Tenang saja, ada sekitar 500 saksi hidup untuk peristiwa ini".

    Kalau memang semua ini hanyalah dongeng, maka seharusnya akan muncul surat bantahan terhadap pernyataan Paulus ini. seharusnya akan ada yang mengatakan "Paulus, saya sudah menanyakan pada saksi-saksi tersebut namun mereka tidak mengatakan hal tersebut".
    Namun sampai saat ini tidak ditemukan satupun bukti arkeologis yang menunjukkan hal tersebut.

    ReplyDelete
  18. Skrng anda bandingkan proses penciptaan alam semesta antara Islam dan Kristen, mana yang menunjukkan kebenaran sesuai dgn penemuan sains saat ini? klo anda telah pelajari Islam, anda pasti tau jawabannya... Klo gk, belajar lg ya...!
    Perdebatan tdk akan memberikan dampak apa2, krn cara Islam dan Kristen memahami sang pencipta dasarnya beda... Satunya berdasarkan bukti kenyataan yang ada agar dianalisa melalui akal yang diberikanNYA, satunya memahami tuhan sampai tuhan berkenan menyatakan diri pada manusia itu sendiri krn katanya manusia serba terbatas... Mmg manusia itu ada batas nalar, tp bagi yang mau menggunakan akalnya mencari kebenaran itu msh bs dijangkau oleh nalar kt koq... Hati2 mempercayai sebuah kitab yang tdk terjaga keaslian dan kemurniannya, mengenai ke 500 saksi itu, siapa sj mereka? apakah anda telah mendengar sendiri kesaksian mereka? Hati2 bro... Bs saja telah ada bantahannya tp dihapus oleh pendahulu itu.. Hati2... Kebenaran hanya untuk orang2 yang mau berfikir...

    ReplyDelete
  19. Oia satu lg, selamat merayakan hari 25 desember!! Yang menurut keyakinan anda adalah hr natal (hr lahirnya siapa coba? Siapa yg bs buktikan tgl 25 itu kelahiran yesus?) Skrng gunakan akal sehat anda lagi... Knp para pendahulu itu memakai tgl 25 desember sebagai hr besar perayaan natal? ( Cari asal muasalnya tp sekali lg dari sumber yang terpercaya n objektif, mudah2an anda jd terbuka )

    ReplyDelete
  20. Menarik juga. Baiklah, saya akan menjawabnya satu demi satu ^^:

    Pertama, kata2 anda ini
    "Skrng anda bandingkan proses penciptaan alam semesta antara Islam dan Kristen, mana yang menunjukkan kebenaran sesuai dgn penemuan sains saat ini? klo anda telah pelajari Islam, anda pasti tau jawabannya... Klo gk, belajar lg ya...!"

    Saya sudah pelajari proses penciptaan tersebut. Pertama, perlu diingat bahwa Alkitab dimaksudkan bukan sebagai buku sains. Sains dan Alkitab keduanya berasal dari Allah, jadi tidak mungkin bertentangan, namun Alkitab bukan dimaksudkan sebagai buku panduan sains, jadi wajar jika tidak begitu sesuai dengan sains, tapi perlu diingat: keduanya tidak berkontradiksi.
    Justru dalam hal ini, kesannya anda yang baru belajar dari sudut pandang orang islam saja. Coba anda pikirkan secara objektif: islam mengakui bahwa Alkitab juga berasal dari Allah, mengakui taurat, hanya saja mengklaim bahwa Alkitab sudah diubah oleh Orang Kristen. Kalau begitu, kenapa Tuhan harus bersusah payah dua kali memberikan pewahyuan tentang penciptaan? Terlebih penemuan dead sea scroll menunjukkan bahwa tidak ada pengubahan di kitab Kejadian. Kalau begitu masa Tuhan bersikap plin-plan?
    Alquran itu muncul ketika sains sudah jauh lebih maju, isinya juga ada kesamaan dengan Alkitab. Jadi, akan jauh lebih masuk akal kalau disimpulkan: alquran menjiplak dari Alkitab, dan isinya disesuaikan dengan perkembangan sains saat itu. '

    Kedua, yang ini:
    "Perdebatan tdk akan memberikan dampak apa2, krn cara Islam dan Kristen memahami sang pencipta dasarnya beda... Satunya berdasarkan bukti kenyataan yang ada agar dianalisa melalui akal yang diberikanNYA, satunya memahami tuhan sampai tuhan berkenan menyatakan diri pada manusia itu sendiri krn katanya manusia serba terbatas... Mmg manusia itu ada batas nalar, tp bagi yang mau menggunakan akalnya mencari kebenaran itu msh bs dijangkau oleh nalar kt koq..."

    Wah, kalau anda belum menonton debatnya, belum tahu debatnya seperti apa, mohon jangan langsung bicara seperti ini dong.... wew

    Ketiga, yang ini:
    "Hati2 mempercayai sebuah kitab yang tdk terjaga keaslian dan kemurniannya, mengenai ke 500 saksi itu, siapa sj mereka? apakah anda telah mendengar sendiri kesaksian mereka? Hati2 bro... Bs saja telah ada bantahannya tp dihapus oleh pendahulu itu.. Hati2... Kebenaran hanya untuk orang2 yang mau berfikir... "

    Segala kemungkinan memang bisa saja terjadi. Tapi sampai saat ini memang tidak ada satupun bukti bantahan mengenai kesaksian tersebut. Untuk apa pendahulu menghapusnya? Kebanyakan ahli arkeologi itu bukan Kristen, untuk apa mereka bersusah payah melindungi Kristen? Dan kalaupun memang terjadi penghapusan, maka anda sebagai penuduh lah yang harus membuktikannya. Sama seperti halnya kalau saya tiba-tiba menuduh anda telah membunuh orang, saya yang harus membuktikan tuduhan saya tersebut, bukan anda yang harus membuktikan ketidakbersalahan anda. ^^

    ReplyDelete
  21. Keempat, yang ini:
    "Oia satu lg, selamat merayakan hari 25 desember!! Yang menurut keyakinan anda adalah hr natal (hr lahirnya siapa coba? Siapa yg bs buktikan tgl 25 itu kelahiran yesus?) Skrng gunakan akal sehat anda lagi... Knp para pendahulu itu memakai tgl 25 desember sebagai hr besar perayaan natal? ( Cari asal muasalnya tp sekali lg dari sumber yang terpercaya n objektif, mudah2an anda jd terbuka ) "

    Sederhana saja: aturan dari mana peringatan kelahiran Yesus itu harus tepat sesuai dengan tanggal lahir Yesus? Saya tahu sejarahnya, 25 Desember itu hari penyembahan dewa matahari kan? Dan memang dari analisis, hampir dapat dipastikan Yesus memang bukan lahir 25 Desember. Tapi sekali lagi: aturan dari mana peringatan kelahiran Yesus itu harus sesuai dengan tanggal lahir Yesus? Toh Alkitab tidak melarang hal itu.

    Seperti yang anda katakan, kebenaran itu hanya terbuka bagi mereka yang mau berpikir. Namun satu lagi: kebenaran itu juga hanya bagi mereka yang hatinya terbuka pada kebenaran itu. Kebenaran baru bisa diterima di otak apabila hatinya sudah lebih dulu mengakui kebenaran itu.
    Karena itulah, percuma saja kita berdebat terus seperti ini. Bagi saya sendiri, secara akal seharusnya sudah jelas banyak hal yang salah dalam teologi islam. Coba baca artikel lainnya di blog ini tentang analisis apakah Yesus tidak mati disalib. Alquran itu hanyalah penjiplakan dari Alkitab, sains, dan kitab-kitab lain. Coba anda selidiki tentang kisah pengangkatan muhammad ke surga di alquran, bandingan dengan kisah serupa yang juga muncul di kitab suci agama zoroaster. Para kritikus terus memperdebatkan apakah kisah zoroaster itu dipinjam oleh islam. Dan tentang kemunculan muhammad sebagai nabi terakhir itupun sebenarnya juga penjiplakan dari injil barnabas yang merupakan injil palsu.

    Saya menyarankan anda terlebih dahulu berdoa pada Tuhan supaya menyatakan kebenaran bagi anda. Berjanjilah dulu pada Tuhan bahwa anda akan siap meninggalkan iman islam anda jika memang Tuhan mengatakan Kristen yang benar. Barulah kemudian anda akan bisa menerima kebenaran tersebut.

    Terakhir, terima kasih banyak buat ucapan selamat 25 Desember nya, i really appreciate it ^^

    ReplyDelete
  22. Anda blum baca Alquran klo begitu bro... Lihat sejarah Alquran,kapan adanya, kata siapa sains telah maju pada saat Al quran ada? Hati2 ngomong klo gk ada bukti bro... Gini ajaaa... pelajari proses penciptaan alam semesta didalam Alquran, anda akan kaget sendiri... Lihat penemuan sains yg baru - baru ini ditemukan... Alquran telah tertulis proses penciptaan alam semesta dimana sains n teknologi pada saat itu gk mungkin bs menemukan hal tersebut apalagi yg namanya muhammad n para pengikutnya, maka jelaslah Alquran bukanlah berasal dari manusia maupun nabi... Alquran adalah penyempurna petunjuk Allah sebelumnya... Kitab2 Allah diturunkan berdasarkan kemampuan daya manusia sesuai zamannya... (Seperti contoh tdk mungkin pengetahuan teknologi wi fi diberikan ketika manusia belum menemukan listrik bukan?) Mudah2an setelah anda mencari tau sendiri kebenaran ini, terbuka pikiran anda n tau mana yg benar n salah... Mana agama yg sering mengada ada dan mana agama yg penuh dengan bukti2...

    ReplyDelete
  23. Sangat tepat sekali kata-kata anda bahwa saya belum pernah membaca alquran. hahaha.
    Namun, jika anda beralasan saya belum membaca alquran, saya juga bisa beralasan bahwa anda sendiri belum pernah membaca alkitab kan? Kalaupun pernah, pasti tidak keseluruhan kan? Hanya secuplik ayat-ayat tertentu kan? Saya juga demikian, saya pernah membaca secuplik ayat-ayat dari alquran.

    Mengenai argumen anda tentang alquran sudah menulis proses sains dll, saya akan menanggapinya sebagai berikut:
    Pertama, saya tahu pasti tentang sejarah alquran. Alquran ditulis sekitar abad-6 Masehi kan? Saya juga tau perkembangan sains saat itu. Namun kesimpulan anda ini:
    "maka jelaslah Alquran bukanlah berasal dari manusia maupun nabi... "
    dapat saya bantah dengan mudah. Pertama, Alkitab di kitab Yehezkiel juga menyebutkan bahwa bumi itu bulat, 1 abad sebelum Pythagoras pertama kali berspekulasi bahwa bumi itu bulat.
    Yehezkiel 40:22 "Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman!"
    Kitab Yehezkiel ditulis sekitar tahun 600 SM, sementara pythagoras baru lahir 1 abad setelahnya.
    Dan selain itu, Alkitab pun banyak memberikan bukti-bukti nubuatan lain. Kalau anda mau bicara bukti, sangat banyak sekali bukti yang menguatkan kebenaran Alkitab. Saya akan menyebutkan beberapa di antaranya:

    Nubuat Yesus bahwa Bait Allah akan diruntuhkan di Matius 24:2 benar-benar terbukti beberapa puluh tahun setelah Kitab Injil Matius tersebut ditulis.

    Penemuan kitab-kitab Dead Sea Scroll membuktikan bahwa kitab-kitab Perjanjian Lama disalin dengan sangat akurat. Lebih dari itu, ditemukan bahwa orang-orang Yahudi di Qumran juga sudah mempunyai perkembangan pemikiran bahwa keselamatan adalah melalui iman, bukan perbuatan.

    Penemuan Tulisan-tulisan Josephus dan Philo membuktikan peristiwa penyaliban dan kebangkitan Yesus.

    Sejarah Yahudi membuktikan bahwa kubur Yesus benar-benar kosong.

    Penemuan kota-kota zaman Perjanjian Baru yang letaknya sangat persis dengan yang disebutkan di Alkitab.

    Bukti-bukti rasio yang sudah saya sebutkan di artikel saya di atas.

    Kalau anda mau cari bukti tentang Kristen, baik dari sejarah, arkeologi, sains, psikologi, dan lain-lain, saya yakin dikhotbahkan selama 1 tahun pun bukti-bukti tersebut tidak akan habis. ^^ Sama sekali tidak bermaksud mengada-ada, namun kenyataannya memang begitu. Sampai-sampai, saat ini banyak arkeolog yang dulunya ateis akhirnya percaya menjadi Kristen.

    Kedua, tidak hanya Kristen dan islam yang mempunyai bukti sains sedemikian. Agama-agama lain pun juga banyak yang mempunyai bukti tersebut! Sebagai contoh, Nostradamus si peramal juga pernah meramalkan bahwa bumi ini bulat, saat semua orang masih percaya bahwa bumi ini datar. Kemudian sekte pythagoreans ciptaan pythagoras pernah mengemukakan bahwa planet-planet lain itu berputar, padahal mereka tidak punya teleskop atau apapun untuk bisa tahu hal seperti itu. Bagaimana anda menjelaskan semua fenomena itu? Bagi saya, mudah saja: kesesuaian dengan sains tidak bisa dijadikan patokan untuk menentukan benar-salahnya agama. Mudah saja bagi agama manapun untuk mengarang tentang penciptaan atau apapun, lalu belakangan ketika penemuan sains ternyata sesuai dengan ajaran agama tsb, lantas mengklaim "inilah bukti bahwa agama saya benar!". ^^

    Selain itu, ada baiknya anda belajar sedikit mengenai filsafat epistemologi, yaitu "bagaimana kita tahu bahwa kita tahu". Coba koreksi pola pikir anda itu. Anda menjadikan sains sebagai patokan untuk menentukan yang manakah yang firman Allah, Alkitab atau alquran. Jika demikian, sebenarnya yang anda tempatkan pada posisi paling tinggi itu yang mana: firman Allah atau sains?

    Semoga membantu ^^

    ReplyDelete
  24. untuk yang mendebat pauLus, benar itu saran pauLus:

    Selain itu, ada baiknya anda belajar sedikit mengenai filsafat epistemologi, yaitu "bagaimana kita tahu bahwa kita tahu"

    seharusnya semua sarjana fiLsafat mengerti haL ini ! ini adaLah haL dasar daLam berfiLsafat !

    ini juga berkaitan dengan pernyataan saya yang duLu:

    next question is : "how do you know that you're right and pauLus is wrong ???"

    coba Lah dibedakan antara irrasionaL dan transrasionaL.

    Mengenai sains dan kitab itu jelas tidak bertentangan, tetapi terkadang fiLsafat dari peneLiti itu sendiri yang menyesatkan :

    Misalnya begini, anda masuk ke suatu jurusan di situ dosennya jeLas mengajar dengan pandangan fiLosofisnya sendiri daLam mengajar. Lebih sifnifikan, jika anda masuk ke jurusan teknik, dosen di jurusan tersebut akan sering mengajarkan anda mengenai satu filsafat tertentu saja, yaitu : empirisme. FiLsafat ini mengatakan bahwa semua kebenaran harus dicoba (bedasarkan sesudah pengaLaman/posteriori). Pertanyaannya apakah semua masaLah harus diseLesaikan dengan empirisme ? Bagaimana jika anda mempunyai fiLsafat Lain daLam mengerti mata kuLiah anda ?

    Kadang empirisme sebaiknya tidak digunakan daLam memecahkan masaLah, misaLnya :
    apakah seseorang harus masuk ke koLam piranha hanya untuk membuktikan masuk ke koLam piranha itu mati atau tidak.
    Di sini ada baiknya fiLasafat rasionaLisme menjadi pecah masaLh bagaimana anda berpikir dengan memperhitungkan kemungkinan2 yang ada secara rasionaL.

    yg ingin saya tekankan di sini bahwa daLam sains, kadang fiLsafat seorang peneliti menjadi kecurigaan sendiri daLam peneLitiannya, dan akhirnya ia menarik kesimpulan yang kurang sempurna...

    seperti diketahui, bahterah nuh yang ditemukan di puncak gunung ararat diperkirakan berusia 4800 tahun, artinya peradaban manusia seharusnya tidak sampai berjuta2 tahun seperti yang ada dalam sains modern. Peradaban manusia seharusnya hanya berkisar ribuan atau maksimaLnya mungkin hanya ratusan ribu tahun.

    Jadi ?
    Persoalan sains dengan kitab suci itu seharusnya tidak bertentangan, tetapi para peneLiti terkadang berpikir sesat. Mungkin itu karena fiLsafat mereka sendiri.

    Apakah anda berpikir bahwa teori darwin itu sudah benar ? beLum ! Hal itu belum perna dibenarkan

    Apakah teori tentang penciptaan aLam smesta itu pasti benar ? seperti di daLam buku2 paket fisika sma ? tidak! ada beberapa pendapat yang bertentangan atau sedikit ketidaksetujuan teori antara iLmuwan yang satu dengan yang Lain dan semua itu iLmuwan2 besar. Einstein-Oppenheimer-Hawking-HoyLe.
    semuanya ilmuwan besar dan 1 hal mereka masih meneLiti bahakan sampai meniggaL dan beLum pernah mengatakan SELESAI daLam peneLitiannya !

    ApaLagi perseteruan Fred Hoyle - Stephen Hawking, itu adalah saLah satu yang paLing mencolok bahwa betapa tipisnya manusia di antara kebenaran dan tidak. Sewaktu teori yang satu dianggap benar, muncul teori Lain yang digagas oleh ilmuwan Lain yang di kemudian hari DIANGGAP PALING MENDEKATI kebenaran.

    so ?
    waiting for the end Like Linkin Park's song ???
    Let's do the phiLosophy
    Let's pray

    ReplyDelete
  25. Astaga... Miskin skali ilmu anda...coba belajar lglah... Pengetahuan Bumi bulat itu dah basi... Dalam Alquran tertulis itu jg krn Alquran penyempurna kitab2 sblumnya, jd kami percaya jg ma namanya injil yg asli... Yg aq maksud penciptaan alam semesta bukan bumi doank... Kasian banget... Makanya Belajar Alquran dulu, ntar kamu tergoncang sendiri dgn kebenaran yg kamu bs buktikan sendiri... Hmmm... Bwt teguh, baca Alquran jg ya... Didalamnya sains tdk pernah bertentangan! Asalkan anda memakai akal dalam menilai kebenaran sains tersebut... Knp sy menggunakan akal dlm mencari kebenaran agama, krn itulah yg membedakan sy dgn binatang... Bwt paulus, klo anda menanyakan pilih mana? sains ato firman Allah, geli skali rasanya anda bertanya seperti itu... Krn firman Allah dlm Alquran terbukti dalam sains... (Klo dlm alkitab sepertinya anda pertanyakan sendiri lwt pertanyaan anda pilihmana sains ato firman Allah) belajar lg ya..... Sy sdh baca alkitab tp yg versi bahasa indonesia sj, sy mencari ayat yg bs membenarkan kebenarannya tp yg benar2 terbukti kebenarannya ada jg dalam Alquran, sementara kebenaran dalam Alquran yg baru terbukti saat ini lwt sains khususnya penciptaan alam semesta tdk tertulis dalam alkitab, imanilah sesuatu krn anda berfikir, klo hanya karena kata hati smua agama bs jd benar krn smuanya membawa kebaikan... Percayalah bro... Tuhan itu ada bagi manusia yg mau berfikir...

    ReplyDelete
  26. Haha, ilmu saya miskin sekali ya?
    aduh, coba tanyakan ke ilmuwan manapun deh. saya berani taruhan brapapun. Zaman dahulu itu semua orang berpikir bahwa bumi itu datar. Semua orang tanpa kecuali. Sampai akhirnya pythagoras berspekulasi bahwa bumi itu bulat pun, tetap aja semua orang tidak percaya. Baru ratusan tahun kemudian terbukti bahwa bumi itu bulat, baru semua orang percaya. Tanyakan pada ilmuwan manapun deh, zaman 600 tahun sebelum masehi itu apakah sudah ada orang yang tahu kalau bumi itu bulat. Semua ilmuwan akan menjawab: tidak ada. Hanya Yesaya saja yang tahu, sehingga ia menuliskannya di Alkitab, karena Tuhan sendiri yang memberi tahu dia.

    Dan kata-kata anda yang terakhir ini juga memperlihatkan bahwa bagi anda sains itu di atas firman Allah. Anda mengatakan sains membuktikan kebenaran alquran. Nah, sekarang coba pikir. Standard kebenaran itu firman Allah, bukan sains. Sains bisa salah, manusia bisa salah. Tapi firman Allah tidak mungkin salah. Kalau anda mengatakan sains membuktikan kebenaran alquran, berarti alquran bukan firman Allah. Karena seharusnya firman Allah yang menjadi standard/pengukur kebenaran. Seharusnya dibalik: firman Allah yang membuktikan kebenaran sains. Sepanjang sejarah, sudah terbukti berulang kali sains ternyata salah. Dan mungkin di masa depan pun akan ada kesalahan lain dalam sains. Tapi firman Allah selamanya tidak akan salah. Kalau anda mengatakan sains membuktikan kebenaran alquran, berarti posisi alquran berada di bawah sains, dan bahkan alquran bergantung kepada sains; padahal sains itu sendiri belum tentu benar.

    Semua agama membawa kebaikan? Tidak juga. coba pelajari lebih dalam deh semua agama yang ada di dunia. Sebagai contoh, agama hindu mengajarkan sistem diskriminasi kasta-kasta. Kasta sudra dianggap tidak layak menerima perlakuan baik sedikit pun. Apakah itu baik?

    Dan kalau anda sering membaca buku-buku perbandingan agama, dan juga sering menonton debat lintas agama, anda akan mendapati bahwa semua agama itu ada tokohnya yang pintar dan serius mencari kebenaran. Jangan berpikir bahwa yang mau berpikir dan pintar itu hanya orang islam saja; itu pikiran yang sungguh sempit dan arogan. Nyatanya, dalam banyak perdebatan lintas agama, ustad islam sudah sering dikalahkan pendeta Kristen. Bahkan artikel http://paulusteguh.blogspot.com/2010/05/benarkah-yesus-tidak-mati-disalib.html ini pun sampai sekarang tidak ada orang islam yang bisa memberikan bantahan terhadap artikel tersebut. Dan kalau bicara bukti, sebenarnya sekarang sudah terbukti pula bahwa kisah pengangkatan muhammad ke surga di surah 17.1 sebenarnya hanya meminjam dari kisah legenda agama zoroaster; istri muhammad sendiri mengatakan bahwa muhammad berada di sisinya sepanjang malam dan tidak pernah meninggalkannya secara fisik.
    Ali Dashti, seorang penulis Iran, muslim yang taat, mengakui bahwa kesalahan dalam alquran begitu banyak sehingga aturan-aturan gramatikalnya harus diubah untuk mencocokkan dengan klaim bahwa alquran tidak bercacat. Ia memberikan banyak contoh tentang kesalahan ini dalam bukunya "Twenty-three years: The life of the prophet mohammed".
    Dan akhir-akhir ini para skolastikus telah mulai menyelidiki quran dan mengajukan banyak pertanyaan yang serius mengenai asal-usul dan kompilasinya. Ini membuat para skolastikus islam berjuang habis-habisan untuk mendapatkan jawabannya.

    ReplyDelete
  27. Saya percaya; baik agama budha, kristen, islam, hindu, yahudi, dan lain-lain, semuanya mempunyai tokoh agama intelek yang menyelidiki dengan baik setiap agama. Namun kenapa semua tetap pada iman masing-masing? Bukan karena mereka kurang pintar, namun karena memang benar apa yang dikatakan Alkitab: natur manusia adalah menolak kebenaran, bukan menerima kebenaran.

    Roma 3:11 "Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah."

    Kunci sebenarnya bukanlah kepintaran manusia, melainkan maukan manusia tersebut taat kepada kebenaran. Seorang pendeta ahli perbandingan agama pernah berkata, "saya sudah pernah berdialog dengan para ustad. Meskipun saya sudah memberikan begitu banyak bukti bahwa Yesus memang mati disalib, yang mereka tidak bisa bantah, tetap saja mereka tidak mau percaya. Padahal mereka tergolong ustad yang pintar. Tapi kenapa mereka tidak mau percaya? Karena mereka tidak mau taat pada kebenaran".

    Agama kristen mempunyai 1 kelebihan dibanding semua agama lainnya: hanya agama Kristen yang mengajarkan bahwa Allah sendiri begitu mengasihi manusia berdosa sampai rela menderita dan mati bagi manusia. Ini kontras dibanding islam yang Allahnya hanya sekedar mengutus nabi-nabi tanpa mau turun sendiri ke dalam bumi. Alquran mengatakan "toleransi musuhmu", Alkitab mengatakan lebih lagi "kasihilah musuhmu".

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya begitulah natur manusia bro, menolak kebenaran, kamu juga manusia kan?? kecuali kamu setan :-s

      Delete
  28. Maaf saya ikut nimbrung. Saya ingin tanya sdr. Cilbut : anda mengatakan bahwa injil itu dipalsukan itu sumbernya dari mana ? apakah ada bukti otentik secara ilmiah atau hanya hipotesa anda ? Coba refleksi dengan kitab suci anda sendiri, bolehkah saya mengatakan bahwa kitab suci anda juga bisa diselewengkan oleh penulisnya, (krn menurut sepengetahuan saya kitab suci sunni dan syiah ada perbedaan mendasar karena kitab suci yang asli hilang). Kalo kami mengatakan bahwa Alkitab itu asli karena memang ada pembuktian ilmiahnya (penemuan dead sea scroll). Setahu saya sst itu dikatakan benar jika banyak orang ketika meliaht suatu fakta mendapatkan persepsi yang sama. Itu baru namanya obyektif. Ketika surat Perjanjian baru ditulis, terdapat banyak tulisan yang sama (manuskrip yg sama) tentang isinya, kedua ketika tulisan tersebut ditulis, saksi mata masih hidup (berdasarkan pembuktian karbon tulisan PB yg asli berasal dari akhir abad 1 dimana saksi hidup masih banyak yang hidup). Ini membuktikan bahwa kitab suci kami tidak dipalsukan. Berapa banyak manuskrip yg dimiliki kitab suci anda ?

    ReplyDelete
  29. bagi yang mendebat pauLus :

    ehm betuL saya akui saya ga perna baca aLquran
    oke betuL ga tau tentang teori penciptaan alam semesta oLeh isLam...

    nah bisa tolong dijeLaskan ?
    dan apakah bedanya dengan kristen ?

    sudahkah dicek dengan teori sains yang diyakini ?

    ReplyDelete
  30. UNTUK MENJAWAB STATEMENT KMU TENTANG KONSEP ALLAH TRITUNGGAL..!!!

    Jika demikian anak Allah itu sangat banyak jumlahnya.
    Bukan Yesus saja tapi seluruh orang Kristen yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

    bukankah setiap orang Kristen dapat memanggil Allah sebagai Bapanya. Kebanyakan orang Kristen adalah “Kristen Keturunan.” Mereka masuk agama Kristen karena orang tuanya Kristen. Yang lain masuk agama Kristen dengan mendaftarkan diri di gereja atau pindah agama. Orang ini bukan Kristen yang sungguh mempunyai Allah sebagai Bapa.

    Hanya orang Kristen yang “lahir baru” dan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadi dapat memanggil Allah sebagai Bapanya. Minoritas kecil orang Kristen sudah “lahir baru.

    Kami minta Saudara memperhatikan ayat suci sbb: "Semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya pada nama-Nya.” . . . “Jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah . . . . tidak dapat masuk kerajaan Allah. (Injil, Rasul Yohanes 1:12; 3:3, 5)

    Maka engkau harus berkata kepada Firaun : Beginilah firman TUHAN : Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung; sebab itu Aku berfirman kepadamu: Biarkanlah anak-Ku itu pergi, supaya ia beribadah kepada-Ku- Perjanjian Lama : Kitab Keluaran 4 : 22-23

    Aku akan memimpin mereka ke sungai-sungai, di jalan yang rata, di mana mereka tidak akan tersandung; sebab Aku telah menjadi bapa Israel – Perjanjian Lama : Kitab Yeremia 31 : 9

    Bila kita pelajari lebih jauh dari alKitab, maka kita akan memperoleh data bahwa Bangsa Israel sama sekali tidak pernah menganggap Tuhan itu merupakan bapak mereka dalam pengertian yang sebenarnya :

    Pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan menjadi Allah segala kaum keluarga Israel dan mereka akan menjadi umat-Ku- Perjanjian Lama : Kitab Yeremia 31:1

    Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi. – Perjanjian Lama : Kitab Amsal 3:11-12

    Oleh karena itu apabila umpamanya memang benar Yesus (Nabi ‘Isa al-Masih) menyebut Tuhan dengan istilah Bapa, maka kita juga harus mengembalikan maksud ucapannya itu sebagaimana yang umum dikenal oleh masyarakat Israel pada jamannya, sebab Nabi ‘Isa sendiri merupakan orang Israel dan agar dakwahnya diterima oleh bangsanya, diapun harus mengikuti kaidah bahasa yang ada dimasyarakat setempat.

    Dalam ilmu Psikolinguistik, ada yang disebut dengan istilah Prinsipel Kooperatif, yaitu suatu cara manusia untuk bisa berkomunikasi terhadap manusia lainnya dengan memahami maksud suatu kalimat yang bisa saja artinya tidak sama persis dengan kalimat yang diucapkan oleh sipembicara, dan ini yang ada pada bangsa Israel saat itu.

    ReplyDelete
  31. Meski demikian, Nabi ‘Isa tampaknya sudah mengkhawatirkan kemungkinan terjadinya perubahan makna pada bahasa yang beliau pakai, karenanya seperti yang bisa kita baca dalam Alkitab, pada kesempatan yang berbeda Nabi ‘Isa menerapkan model Psikolinguistik maksim cara (manner) yaitu mengungkapkan pemikirannya secara jelas dengan jalan memberikan penegasan maksud dari pemakaian istilah “anak ALLAH” dalam ayat-ayat berikut :

    Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, katanya :… Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. – Perjanjian Baru : Kitab Injil Matius 5: ayat 2 dan 9

    Tetapi semua orang yang menerimanya diberinya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namanya – Perjanjian Baru : Kitab Injil Yohanes 1:12

    Dengan demikian istilah “Anak ALLAH” ditujukan bagi orang yang senantiasa membawa perdamaian ditengah masyarakat dan orang yang beriman kepada Tuhan dan Rasul-Nya, lebih jauh dia juga memaknainya bukan dalam arti hubungan darah atau jasmani biologis, akan tetapi hanya sebagai simbol kedekatan Tuhan dengan para hamba-Nya.

    Perhatikan kutipan ayat Injil berikut :

    Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam aku dan aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus aku Dan aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan yang Engkau berikan kepadaku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti kita adalah satu Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam aku supaya mereka sempurna menjadi satu agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi aku. – Perjanjian Baru : Kitab Injil Yohanes 17 : 21-23

    Ayat-ayat Injil diatas jelas sekali menceritakan kepada kita bahwa Nabi ‘Isa berkeinginan agar para sahabatnya memiliki hubungan yang dekat kepada sang Maha Pencipta sebagaimana kedekatan dirinya terhadap Tuhan dan pada kesempatan lain, beliau juga memberi penegasan bahwa dirinya hanyalah seorang Rasul Tuhan dan bukan Tuhan itu sendiri.

    Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata : … Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. – Perjanjian Baru : Kitab Injil Yohanes 17:3

    Jawab Yesus: Hukum yang terutama ialah : Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa. – Perjanjian Baru : Kitab Injil Markus 12:29

    Oleh karena itu, kita semua tidak perlu terburu-buru menghakimi pola bahasa yang digunakan oleh ‘Isa al-Masih didalam kitab Perjanjian Baru mengenai pemakaian istilah Bapa untuk Tuhan. Sebab memang telah terbukti kalau ‘Isa al-Masih tidak pernah mengajar diluar konsep Monotheisme (Tauhid).

    Sementara penggunaan istilah Bapa kepada Tuhan bila kita kaji dari kacamata sufi sendiri pada hakekatnya tidaklah dimaksudkan untuk menunjukkan pada status biologis sebagaimana terjadi pada bapak dan anak dalam kehidupan manusia. Zat Tuhan tidak dapat diketahui oleh siapapun, tidak terjangkau pengetahuan manusia karena zat itu bebas dari hubungan dengan nama-namaNya, satu-satunya yang mengetahui zat Tuhan adalah Tuhan sendiri. Dari segi dirinya, zat Tuhan tidak mempunyai nama, sebab nama-nama itu berfungsi untuk pemberitahuan dan pembedaan kepada makhluk-makhlukNya agar mereka kenal dan bisa memanggil-Nya.

    ReplyDelete
  32. SAYA ADA SEDIKIT PERTANYAAN BUAT ANDA

    apakah benar orang suci di kalangan kristen seperti pastur itu apabila meminum racun gak akan mati?

    'Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh" (Markus 16: 17-18).
    apakah ini bisa di buktikan?

    Alkitab Berkata Yesus hanya diutus untuk Bani Israel;

    Matius 15:24 Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” Dan Yesus hanya berdoa untuk umat Israel saja dan bukan kepada umat selainnya;

    coba anda fahami maksud dari ayat di atas!!!!!!

    apakah yesus di utus untuk semua umat? termasuk indonesia???

    ReplyDelete
  33. ANDA =>hanya agama Kristen yang mengajarkan bahwa Allah sendiri begitu mengasihi manusia berdosa sampai rela menderita dan mati bagi manusia.

    SAYA => kalau menderita dan mati itu bukan Tuhan Bro.

    ReplyDelete
  34. @vadly: kita harus memahami ayat tersebut seperti ini.
    Pertama, umat Yahudi sebagai umat pilihan ALlah memang mendapat hak istimewa untuk mendapatkan Mesias. Yahudi mendapat keistimewaan karena Mesias diutus untuk mereka dulu.
    Namun dalam perkembangan pelayanan Yesus, Ia mengembangkan pelayanan-Nya tersebut. Mulai dari bangsa Yahudi dulu, kemudian kepada bangsa-bangsa lain.
    Perhatikan 2 ayat ini:
    Yohanes 4:22 "Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi."
    Matius 28:19 "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus"

    Dan mengenai tuduhan anda bahwa Yesus bukanlah Tuhan itu sendiri, seperti yang sudah saya katakan dalam komentar saya sebelumnya, perhatikan saja ayat ini.
    Yohanes 13:13-14 "Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;"

    Ayat di atas adalah kata-kata dari Tuhan Yesus sendiri.

    @anonim: koreksi kembali konsep anda tentang Tuhan. Apakah dalam pikiran anda Tuhan itu hanya sejenis makhluk yang hanya bisa berdiam di surga tanpa bisa turun ke bumi, tidak bisa menjadi manusia, dan sebagainya? Jika memang Tuhan itu mahakuasa, tentu perkara mudah bagi-Nya untuk membatasi kuasa-Nya sendiri dan menjadi manusia. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan kan?
    Mengenai TUhan mati, perhatikan bahwa Tuhan di Kristen tidak hanya mati, namun juga bangkit. Kalau Tuhan mahakuasa dan bisa apa saja, tentu mudah bagi-Nya untuk membatasi diri-Nya sehingga bisa mati bagi manusia.
    Namun tentu saja sebagai pencipta hidup, Ia tidak akan selamanya mati. Bagaikan pisau membelah air, air itu hanya akan terbelah sementara lalu segera kembali normal. Begitu pula Tuhan tidak akan selamanya mati.

    Kalau Allah yang dalam pikiran anda, Allah yang cuma berdiam di surga, berfirman kepada manusia, mengutus nabi, mencipta dan sebagainya.... Mudah sekali untuk memahami Allah seperti itu. Padahal Allah yang tidak terbatas tidak mungkin bisa dipahami manusia yang terbatas.

    Inilah perbedaan konsep Allah Kristen dan Islam: Allah di Kristen benar-benar mahakuasa sejati, tidak bisa dipahami akal. Ia bisa menjadi manusia, Ia mempunyai 3 pribadi-1 hakikat, Ia bisa membatasi kuasa-Nya sendiri, dan sebagainya. Sedangkan Allah di islam sangat mudah dipahami rasio manusia, alias tidak mahakuasa.

    ReplyDelete
  35. Oh ya, tambahan untuk Vadly
    Mengenai Markus 16:17-18,
    ayat tersebut sebenarnya tidak ada di Alkitab mula-mula. Jadi ayat tersebut seharusnya dibuang karena bukan ayat yang asli.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini lah namanya kitab dengan ayat karet, bisa berubah2..

      Delete
  36. 1)jangan saLah persepsi ANAK ALLAH dan ALLAH ANAK

    2)konsep trinitas ga dibuat2 Yesus sendiri, tapi suda ada sejak perjanjian Lama:

    Kejadian 1: 26
    Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

    argumen : kata KITA menunjukkan pLuraLitas daLam diri ALLAH, karena tidak mungkin manusia diciptakan menurut gambar makhLuk Lain seLain ALLAH.

    yesaya 63:10 Tetapi mereka memberontak dan mendukakan Roh Kudus-Nya; maka Ia berubah menjadi musuh mereka, dan Ia sendiri berperang melawan mereka.

    argumen :terdapat Lebih dari 1 pribadi ALLAH, perhatikan kata Roh Kudus dan Nya. di sini terLihat adanya hubungan antara pribadi yang satu dengan pribadi yang Lain.

    3)betuL kata pauLus, seharusnya ALLAH tidak mudah dipahami.

    SebetuLnya memahami ALLAH secara sepenuhnya adaLah mustahiL, sebab ALLAH adaLah PENCIPTA, dan manusia adaLah CIPTAAN.

    jadi konsep ALLAH daLam Kristen tidak hanya dipahami secar kuasa, power, dLL
    tetapi juga memiLiki inteLektuaL yang Lebih tinggi dari manusia

    jika saja inteLektuaL manusia sebagai CIPTAAN dapat memahami inteLektuaL ALLAH secara sepenuhnya sebagai PENCIPTA...
    maka seharusnya dipertanyakan apakah ALLAH yang dipahami adaLah ALLAH yang benar ?
    apa bedanya ALLAH yang dipahami dengan superman, huLk, ataupun superhero Lainnya.

    oke2 ?

    ReplyDelete
  37. Konsep keTuhanan anda kok mirip dengan Budha atau Hindu Sieee, Yaitu Tuhan yang bisa menjelma.
    Gimana penejelasannya Bro?

    ReplyDelete
  38. Dalam artikel lain di blog saya, saya sudah pernah membahas bahwa budha adalah agama non teis. Budha bukanlah agama yang menganut konsep teisme, apalagi monoteisme.
    Selain itu, ada perbedaan mencolok dalam riwayat Yesus dibanding gautama.
    Yesus= Tuhan menjadi manusia
    gautama= manusia menjadi budha

    Yesus= sudah mengetahui segala sesuatunya sejak awal.
    gautama= pergi ke hutan untuk mencari tahu, setelah mendapat pencerahan barulah ia "tahu".

    Mengenai hindu, agama hindu adalah agama politeisme (mempercayai 3 Allah terpisah) atau panteisme. Jelas berbeda dengan konsep monoteisme tritunggal Kristen.

    ReplyDelete
  39. Apa alasan Tuhan untuk menjelma menjadi manusia lalu menderita terus akhirnya mati dan setelah itu bangkit kembali?

    Jika Anda sangat memahami Tuhan.
    Pernahkah Anda berfikir sekarang Tuhan sedang Apa Bro?

    ReplyDelete
  40. Tuhan menjelma jadi manusia untuk menyelamatkan manusia yang sudah jatuh dalam dosa. Kita semua. Pikirkanlah: Bisakah manusia yang serba terbatas dan sudah jatuh dalam dosa mencari dan memahami Tuhan? Tidak bisa. Harus Tuhan sendiri yang turun ke dalam dunia untuk menyelamatkan manusia, untuk menyatakan diri-Nya pada manusia.
    Kita semua tanpa kecuali pasti pernah berbuat dosa kan? Upah dosa ialah maut. Kita semua seharusnya masuk neraka. Namun Tuhan turun dalam dunia untuk menanggung hukuman yang seharusnya ditujukan manusia, supaya manusia selamat.
    Manusia berusaha berbuat baik supaya selamat, itulah agama-agama selain Kristen. Tujuannya berpusat pada diri sendiri. Sedangkan Kristen, berbeda: Tuhan yang berinisiatif menyelamatkan manusia, sedangkan kita berusaha berbuat baik untuk membalas kebaikan Tuhan. Inilah Kristen. Tujuannya berpusat pada Tuhan.

    Anyway, saya tidak pernah mengklaim diri sangat memahami Tuhan. Saya hanyalah manusia biasa yang sangat terbatas dan banyak berbuat dosa. Saya hanya mengerti Tuhan sejauh yang Dia katakan di Alkitab.

    ReplyDelete
  41. Anda=>Kita semua tanpa kecuali pasti pernah berbuat dosa kan?
    Saya sependapat dengan perkataan anda di atas.
    Namun kenapa Tuhan tidak langsung mengampuni manusia saja,tanpa Dia harus menjelma lalu menderita dan mati.
    Bukankah dia maha pengampun Bro selain maha kuasa?
    Anda=>kita berusaha berbuat baik untuk membalas kebaikan Tuhan.
    Apakah ini berarti manusia berhutang pada Tuhan Bro? jika iya sampai kapan manusia membalas kebaikan itu...?

    ReplyDelete
  42. selain Tuhan mahakuasa & mahakasih, namun jangan lupa bahwa Tuhan juga maha adil. jika Tuhan mengampuni manusia begitu saja, itu menyalahi natur-Nya sendiri yg maha adil.

    benar, manusia memang berhutang terlalu besar. sangat besar. kita tidak akan pernah bisa melunasinya, & kita memang tidak harus melunasinya. kita selalu butuh Tuhan, sedang Tuhan tidak butuh kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. manusia berhutang pada Tuhan, kenapa harus ciptakan manusia.
      Kalau tidak diciptakan tidk ada utang pioutang antara manusia dan Tuhan

      Delete
    2. Tuhan maha kuasa? hmmm bisa ga Tuhan menciptakan batu yang tidak bisa diangkatnya?

      Delete
  43. kita didorong oleh ketulusan hati untuk membalas kebaikan Tuhan tersebut, bukan didorong oleh kewajiban melunasinya seperti dalam konsep karma agama budha.
    begini analoginya: saat anda kecil hingga dewasa, anda dibesarkan oleh orang tua anda. untuk membalasnya,anda merawat orang tua anda sampai mereka tua & meninggal.namun apa anda pernah berpikir untuk menghitung satu per satu biaya yang mereka keluarkan untuk membesarkan anda, lalu merawat mereka dengan biaya yang sama supaya hutang anda lunas? tidak kan

    ReplyDelete
  44. Anda=>hanya agama Kristen yang mengajarkan bahwa Allah sendiri begitu mengasihi manusia berdosa sampai rela menderita dan mati bagi manusia.
    Saya=>Ini kan artinya Tuhan tidak Adil atau bertentangan dengan prinsip keadilan Bro? Lawong manusia yang berdosa kok malah Tuhan yang menderita sampai mati.

    Anda=>Tuhan itu mahakuasa, tentu perkara mudah bagi-Nya untuk membatasi kuasa-Nya sendiri dan menjadi manusia. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan kan?
    Saya=> dengan maha kuasanya juga berarti hari ini atau kapan saja Tuhan bisa saja jadi manusia kan...?, bisa menjadi Anda bisa menjadi saya bisa menjadi Artis atau apalah begitu. atau sekarang Tuhan menjelma jadi siapa lagi Bro?
    Ada penjelasan Bro?

    ReplyDelete
  45. Selalu ada penjelasannya dong ^^

    Pertama, tentang keadilan Tuhan. Dalam hal ini, Tuhan tetaplah adil. Sebab, hukuman atas akibat dosa tersebut tetap dijalankan, sekalipun bukan atas manusia sendiri. Sebagai contoh: saya berbuat salah korupsi sehingga di pengadilan didenda 100 juta. Karena saya tidak sanggup membayar, maka saudara saya memberikan uang kepada saya untuk membayar denda tersebut. Itu tetap adil kan?
    Memang, dalam konsep penebusan Allah ini, yang terjadi bukanlah keadilan yang "strict". Anda mau adil yang strict? Kalau gitu, semua orang masuk neraka semua, itu baru adil. Nanti di neraka ada tingkatan-tingkatan sendiri sesuai banyaknya dosa masing-masing, tapi yang pasti tidak ada yang masuk surga. Itu yang anda mau?

    Kedua, Tuhan bisa saja menjadi manusia saat ini, besok, ataupun 100 tahun lagi. Bisa saja. Tapi tentu sebelum Tuhan datang, Tuhan sudah memberikan nubuatan terlebih dahulu supaya manusia bisa mengenali-Nya. Kedatangan Yesus sudah berulang kali dinubuatkan di Perjanjian Lama, yang paling jelas adalah ini:
    Yesaya 9:6 "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai."

    Jadi tentu saja saat ini Tuhan tidak menjadi manusia lagi, sebab penebusan Yesus sudah cukup 1 kali untuk selamanya. Dan selain itu, di Alkitab tidak pernah ada nubuatan yang mengarah ke situ.

    Sebaliknya, bagaimana dengan konsep ketuhanan anda sendiri? Apa konsep anda tentang Tuhan itu sama saja seperti si raksasa dalam dongeng jack dan pohon kacang, yang mana raksasa itu hanya bisa diam di atas langit membiarkan barang-barangnya dicuri karena badannya terlalu besar untuk turun ke bumi?

    ReplyDelete
  46. Anda=> penebusan Yesus sudah cukup 1 kali untuk selamanya.
    Berarti Orang-orang nasrani selalu masuk surga? apakah seperti itu?
    Apakah setiap kelahiran Nabi-Nabi selalu ada Nubuat?
    Betulkah Tanda pemerintahan diatas bahu, menunjuk pada Nabi Isa, disitu tidak menyebut nama Nabi Isa.
    Bagaimana Anda mengatakan kalau Tuhan saya diam? adakah didalam kitab suci Anda kalau Tuhan saya diam? atau Anda mempelajari kitab suci saya dan menemukan bahwa Tuhan saya diam?

    ReplyDelete
  47. sekalian disini ya Bro..
    dalam tulisan anda yang berjudul "kenapa Tuhan tidak bisa dilihat?
    Anda=>Justru kalau Tuhan bisa dilihat, berarti Tuhan itu terdiri dari materi, itu bukan Tuhan namanya.
    Anda kok mengingkari Tuhan Anda sendiri sieee.
    Saat Tuhan Anda menjelma menjadi Al-Masih, berarti Tuhan Anda materikan? atau beranikah Anda mengatakan saat Tuhan menjelma menjadi Al-masih saat itu Dia tidak menjadi Tuhan Lagi atau Al-masih saat itu bukan materi yang tidak kelihatan, begitu?
    Adakah penjelasan didalam kitab suci Anda tentang penciptaan Ruang dan waktu Bro? bisa dijelaskan pasal-pasalnya.

    ReplyDelete
  48. 1. Orang-orang Kristen--yang benar-benar Kristen, bukan hanya KTP--memang PASTI masuk surga, karena dosanya sudah ditebus Yesus. Syaratnya adalah: apakah mereka sungguh-sungguh percaya pada penebusan Yesus, dan tergerak untuk tulus membalas kebaikan Tuhan. Setelah itu mereka pasti masuk surga. Inilah perbedaan Kristen dengan agama-agama lainnya: KRisten mempunyai jaminan keselamatan.
    2. Kelahiran nabi memang jarang dinubuatkan. Tapi ingat, Yesus BUKAN hanya nabi. Yesus adalah Tuhan. Kelahiran Tuhan pasti ada nubuatnya.
    3. Maksud lambang pemerintahan di ayat ini adalah: Yesus akan memerintah untuk selamanya, yaitu setelah akhir zaman nanti.
    4. Di alquran, tidak pernah disebutkan satu kalipun Tuhan turun dari surga. Yang ada cuma Tuhan mengutus nabi atau berfirman atau menegur nabi, tapi tidak pernah satu kalipun Tuhan turun dari surga. Ini menunjukkan Tuhan di alquran tidak ada bedanya seperti raksasa dalam dongeng Jack dan pohon kacang.
    5. Tuhan yang dalam wujud sebenarnya memang tidak bisa dilihat, namun Tuhan yang menjelma menjadi manusia pasti bisa dilihat. Justru salah satu tujuan Tuhan turun ke dunia adalah supaya manusia bisa melihat Dia. Kalau Yesus tetap tidak kelihatan, berarti TUhan gagal mencapai tujuan-Nya. Masa Tuhan bisa gagal?
    6. Penciptaan ruang dan waktu tidak ada di Alkitab, karena Alkitab memang bukan buku panduan sains. Kalau Alkitab disuruh menceritakan sains, sekalian saja tanya: ada gak penciptaan planet mars, pluto, yupiter dll di ALkitab? Ada gak penciptaan alfa centaury, nebula spiral, kuasar, lubang hitam, dll di Alkitab? Itu sih di alquran pun juga gak akan ada. Di tripitaka atau yang lain juga gak ada. Adanya ya di buku pelajaran sains ^^

    Anyway, anda tidak menjawab satu kalipun pertanyaan saya dan Teguh: apa bedanya Tuhan di alquran dengan raksasa dalam dongeng jack atau superman?
    Dan juga, kenapa agama islam begitu antroposentris (berpusat pada diri sendiri), masing-masing orang berusaha berbuat baik demi kepentingannya sendiri?

    ReplyDelete
  49. Anda=>Tuhan yang dalam wujud sebenarnya memang tidak bisa dilihat, namun Tuhan yang menjelma menjadi manusia pasti bisa dilihat. Justru salah satu tujuan Tuhan turun ke dunia adalah supaya manusia bisa melihat Dia. Kalau Yesus tetap tidak kelihatan, berarti TUhan gagal mencapai tujuan-Nya. Masa Tuhan bisa gagal?
    Saya=> Pada saat Tuhan Anda menjelma menjadi manusia berarti Tuhan Anda menjadi materi kan?
    Butuh ruang dan waktu kan?
    Anda=> Justru kalau Tuhan bisa dilihat, berarti Tuhan itu terdiri dari materi, itu bukan Tuhan namanya.
    Saya=> atau saat Dia menjelma menjadi manusia Dia bukan Tuhan lagi, atau Isa Almasih sendiri itu sebenarnya bukan Tuhan tetapi Anda menganggapnya Tuhan ataukan begitu padahal dia manusia karena dia jelas-jelas materi.
    Jangan memberi keterangan yang kontradiktif lho Bro?

    ReplyDelete
  50. Oh yaa Bro ada yang terlewat.
    Anda=> anda tidak menjawab satu kalipun pertanyaan saya dan Teguh: apa bedanya Tuhan di alquran dengan raksasa dalam dongeng jack atau superman?
    Saya=> Saya tidak perlu menjawab pertanyaan itu Bro, karena saya tidak mengeluarkan stetemen tentang Tuhan yang seperti raksasa atau tidak seperti raksasa. Anda sendiri kan yang mengatakannya.

    ReplyDelete
  51. sama sekali tidak ada yg kontradiktif dalam argumen saya bro, coba perhatikan analogi ini:
    ada statemen "daun pasti warnanya hijau, kalau tidak hijau ya bukan daun namanya"
    lalu kemudian saya melumuri daun saya dgn cat putih, sehingga daun itu jadi putih. tapi daun itu tetap daun kan? hanya saja saya menjadikan dia putih

    analogi lagi:
    "mobil itu harganya mahal, kalau tidak mahal ya bukan mobil namanya"
    suatu kali karena saya kasihan pada pembeli, saya memberi harga super murah padanya.

    ReplyDelete
  52. mobil memang harganya pasti mahal, tapi pemiliknya bisa menjadikannya murah. dan memang pasti warnanya hijau, tapi pemiliknya bisa menjadikannya putih. begitu pula dengan Tuhan: Dia pasti tidak bisa dilihat, tapi Dia bisa menjadikan diri-Nya kelihatan. Dia bukan materi, tapi Dia bisa menjadikan diri-Nya materi. Dia tidak butuh ruang-waktu, tapi Dia bisa masuk dalam ruang-waktu. apanya yg kontradiktif di sini?

    ReplyDelete
  53. Lhooo,kontradiktifkan jawabannya,pemisalan anda ini lho bro yang kontradiktif.
    Anda=>"daun pasti warnanya hijau, kalau tidak hijau ya bukan daun namanya"
    lalu kemudian saya melumuri daun saya dgn cat putih, sehingga daun itu jadi putih. tapi daun itu tetap daun kan? hanya saja saya menjadikan dia putih.
    kontradiktif dengan
    Anda=>Dia pasti tidak bisa dilihat, tapi Dia bisa menjadikan diri-Nya kelihatan. Dia bukan materi, tapi Dia bisa menjadikan diri-Nya materi. Dia tidak butuh ruang-waktu, tapi Dia bisa masuk dalam ruang-waktu.

    Saya=>Daun menjadi putih karena Anda yang melumuri daun dengan cat warna putih tetapi tidak dengan sendirinya daun menjadi putih.

    Tuhan Bisa dilihat karena Dia bisa menjadikan diriNya kelihatan dan Dia bukan materi, tapi Dia bisa menjadikan diri-Nya materi. Dia tidak butuh ruang-waktu, tapi Dia bisa masuk dalam ruang-waktu.Apakah Anda yang menjadikan Tuhan kelihatan, menjadi Dia materi yang tentunya membutuhkan ruang dan waktu.
    Atau Anda ingin menjadikan Tuhan yang maha kuasa sebagai alasan Bro?

    ReplyDelete
  54. Jadi masalah dengan analogi saya cuma masalah subjek-objek nya bukan diri saya sendiri?
    Okelah kalau gitu, saya beri analogi berikutnya

    Ada pernyataan "manusia itu bertangan dua"
    Nah kalau saya potong 1 tangan saya, tangan saya tinggal 1 kan? Tapi saya tetap manusia; hanya saja, saya bisa menjadikan tangan saya tinggal 1.

    Ada pernyataan "manusia itu bisa berbicara".
    Nah kalau saya potong lidah saya, saya tidak akan bisa berbicara. Tapi saya tetap manusia kan?

    Ada sanggahan lagi?

    ReplyDelete
  55. Berarti saat Dia bisa menjadikan diri-Nya materi saat itu juga Dia adalah materi.
    Iyaaaa, kaaan ?

    ReplyDelete
  56. Anda=> Justru kalau Tuhan bisa dilihat, berarti Tuhan itu terdiri dari materi, itu bukan Tuhan namanya.

    Saya=>Dia adalah materi?
    Anda=>iya bener, kenapa memangnya?

    Saya=> meminjam kalimat Anda saja, Justru kalau Tuhan bisa dilihat, berarti Tuhan itu terdiri dari materi, itu bukan Tuhan namanya.

    ReplyDelete
  57. Intinya adalah:

    Tuhan tidak bisa dilihat.
    Tapi Tuhan yang menjadi manusia, yang menjadikan diri-Nya kelihatan, bisa dilihat.

    ReplyDelete
  58. Memangnya Anda Tahu kalau saya tidak menggunakan Otak Yaaaaa.
    Jangan marah dong Bro, maaf ya Bro, mungkin Anda perlu untuk merenungkan lagi konsep ketuhanan Anda. Secara tersirat Anda selalu mengandalkan Ke Maha Kusaan Tuhan sehingga stetemen Anda yang banyak kontradiksinya tertutupi oleh Kemaha KuasaanNya. sekalipun Tuhan memang Maha Kuasa.

    Semoga kita selalu diberi petunjuk oleh Tuhan yang benar-benar Tuhan. Amiiin.
    Gak papa kan Bro aku mendoakan Aku dan Anda. he...,he....sekali lagi mohon maaf yaaa.
    ini komen saya yang terakhir.
    terima kasiiiiiih.

    ReplyDelete
  59. Maaf deh bro...
    saya bukannya marah, saya cuma jengkel aja karena anda mengulang-ulang pertanyaan yang sama sementara saya sudah bersusah payah terus menjawabnya....
    Baiklah kalau kita tidak mencapai titik temu dalam hal ini. Saya pribadi tidak merasa ada yang kontradiksi dalam statemen saya. Tapi no problem kalau anda menganggapnya banyak kontradiksi ^^
    Maafkan saya... ^^
    Terima kasih mau mendoakan saya, saya sendiri juga sudah mendoakan anda sejak beberapa hari yang lalu ^^

    Feel free untuk membaca artikel-artikel saya dan berkomentar di blog ini.... ^^

    Thank u very much

    ReplyDelete
  60. Silahkan baca dan renungkan..Sesungguhnya Allah memberukan petunjuk kepada siapa saja yang diinginkannya..

    Allah Azza wa Jalla telah menceritakan proses penciptaan manusia di dalam Al-Qur’an secara rinci.

    Allah berfirman dalam surat Al-Mukminun (Orang-orang Beriman);

    وَلَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ مِنْ سُلالَةٍمِنْ طِينٍ. ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ.
    ثُمَّ خَلَقْنَاالنُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَعِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَفَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

    “Dan sesungguhnya Kami telahmenciptakan manusia dari suatu saripati dari tanah. Kemudian Kamijadikan saripati itu air mani dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.” Qs.23 Mukminun: 12-14

    Dari arti kata-kata, paling kurang ada 3 mukjizat yang telah dibuktikan:

    1. Penciptaan manusia dari saripati tanah
    2. Rahim yang kokoh, telah dibahas dalam posting hari-hari lalu
    3. Urutan perkembangan Janin, telah dibahas di posting hari-hari lalu

    Ini belum termasuk mukjizat kata, sastra, jumlah huruf, nomor ayat, nomor surat dan lainnya.

    Dokter kandungan paling terkemuka di dunia membuktikan bahwa semua yang disebutkan didalam Al-Qur’an dan hadits-hadits Rasululullah saw tentang proses penciptaan manusia adalah sesuai dengan yang ditemukan pada ilmu modern.

    Inilah cendikiawan paling terkemuka dalam ilmu kandungan, doktor Kanada, Keith Moore. Dia memiliki sebuah buku yang diterjemahkan ke dalam delapan bahasa; dipelajari dikebanyakan universitas-universitas dunia. Dia menyampaikan pidato dengan tema, “Keselarasan Ilmu Kandungan dengan sesuatu yang Terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunah” diUniversitas al-Malik Faishal.

    Dia berkata, “Sesungguhnya ilmu pengetahuan ini, yang terdapat dalam Al-Qur’andatang kepada Muhammad dari sisi Allah, sebagaimana juga memberikan bukti kepadaku bahwa Muhammad adalah pasti seorang rasul yang diutus dari sisi Allah.”

    Dia juga berkata dalam pidatonya, “Manusia ketika pertama kalidiciptakan dalam perut ibunya berbentuk segumpal darah, kemudian setelah itu ciptaannya meningkat menjadi segumpal daging, kemudian berubah menjadi tulang-belulang, dan kemudian dibungkus dengan daging,. “Semua yang kami dapatkan dalam penelitian-penelitian kami, maka kami mendapatkannya tertera didalam Al-Qur’an.”

    Seorang doktor Amerika, professor dalam bidang ilmu kandungan berkata pada muktamar yang diselenggarakan oleh Kerajan Arab Saudi di Riyadh, “Nash-nash Al-Qur’an memaparkan rincian yang lengkap bagi proses pertumbuhan manusia, dimulai semenjak tahap setetes mani sampai tahap pertumbuhan menjadi tulang dan tubuh.”Dan katanya, “Belum ada dalam sejarah manusia, ditemukan paparan tentang prosespertumbuhan manusia yang gamblang seperti ini.”

    Professor Keith Moore memeluk Islam setelah membaca ayat ini, ialah mantan Rektor Universitas & Mantan Ketua Dokter Bedah di Kanada. Setelah memeluk Islam, beliau aktif dalam siaran TV di Kanada tentang Qur’an & Ilmu Pengetahuan Modern.

    Semoga ini menjadi renungan bagi semua terutama bagi mereka yang murtad hanya karena dunia.

    APA BUKTI ISLAM BENAR???
    Sangat penting untuk ribuan new member yang join tiap hari,tolong klik:

    http://www.facebook.com/pages/-ISLAM-TERBUKTI-BENAR-/298400792751?v=info

    ReplyDelete
  61. dear anonim,

    argumen anda tersebut terjawab tuntas di artikel ini

    http://paulusteguh.blogspot.com/2011/01/ilmu-pengetahuan-sains-islam-apakah-al.html

    selain itu, ada kelemahan mendasar jika anda menggunakan sains untuk membuktikan kebenaran agama anda.

    1. Sains itu tidak mutlak benar. Selain itu, jika memang alquran adalah firman Allah lebih tinggi daripada sains, maka seharusnya alquran yang membuktikan sains, bukan sains yang membuktikan alquran. Sama seperti guru yang lebih pintar yang akan menentukan jawaban siswanya benar atau salah. Jika alquran dibuktikan oleh sains, berarti alquran bergantung pada sains. Bukan hanya itu. Sains itu tidak mutlak, sepanjang sejarah beberapa kali sains mengalami perubahan. Maka itu berarti seakan-akan alquran itu bergantung kepada akar lapuk.

    2. Jika memang kebenaran alquran dibuktikan melalui sains, lalu bagaimana dengan orang-orang yang tidak bisa memperoleh pendidikan sains memadai? Bagaimana dengan orang-orang yang hidup sebelum sains modern ditemukan? Apakah mereka semua akan binasa/masuk neraka--hanya karena tidak tahu bahwa alquran itu terbukti benar secara sains? hmm?
    Seperti yang saya paparkan di http://paulusteguh.blogspot.com/2010/02/keselamatan-apakah-hanya-melalui-yesus.html , dari segi pembuktian, hanya Kristen sendiri yang mempunyai hak untuk mengklaim diri sebagai satu-satunay agama yang benar.

    ReplyDelete
  62. Sorry aku aninim yang lain
    Anda=>Sains itu tidak mutlak benar.

    Saya=>Saya sependapat jika sains tidak mutlak benar dan saya yakin Al-Qur'an Mutlak benar.

    Anda=>jika memang alquran adalah firman Allah lebih tinggi daripada sains, maka seharusnya alquran yang membuktikan sains, bukan sains yang membuktikan alquran.
    Saya=> Logika Anda terbalik Boos, mestinya sains yang membuktikan Al-Qur'an. Anda selalu menjawab dengan memisalkan (sering ituuu ternyata).
    Logikanya begini Lhoooo, Jika Anda belum tahu kalau cabe itu pedas maka saat anda pertama memakan cabe saat itu juga cabe menurut Anda pedas yaa kan, tetapi cabe memang sudah pedas dari dulunya. Sehingga Anda membuktikan dan menyimpulkan apabila cabe itu pedas. logikanya seperti itu brooo mestinya.

    Anda=>Sama seperti guru yang lebih pintar yang akan menentukan jawaban siswanya benar atau salah. Jika alquran dibuktikan oleh sains, berarti alquran bergantung pada sains.
    Saya=>Al-Qur'an tidak bergantung pada sains, sekalipun sains telah membuktikan kebenaran Al-Qur'an karena Al-Qur'an bukan Kitab Sains sehingga tidak perlu Sains membuktikannya, karena sesuatu yang mutlak benar gak perlu dibuktikan oleh sesuatu yang kebenarannya relatif, kalau toh ternyata sains membuktikan benar Al-Qur'an itu menunjukkan bahwa Al-Qur'an faktanya memang benar yaaaa kaaaaaaaaaN?

    ReplyDelete
  63. haha, ternyata banyak anonim ya di blog saya ini?

    Menurut saya analogi anda tidak tepat. Dalam analogi tersebut, jelas bahwa lidah anda berada di posisi lebih tinggi daripada cabe, sebab lidah tersebut yang bisa menentukan dan menyatakan, cabe tersebut pedas atau tidak. Sedangkan cabe tersebut tidak bisa menyatakan dirinya pedas atau tidak. Dalam analogi tersebut, yang menjadi pengukur kebenaran tersebut adalah si lidah. Pertanyaannya, apakah sains yang tidak mutlak tersebut pantas dijadikan standar kebenaran?

    Mengenai yang ini:
    Al-Qur'an bukan Kitab Sains sehingga tidak perlu Sains membuktikannya, karena sesuatu yang mutlak benar gak perlu dibuktikan oleh sesuatu yang kebenarannya relatif, kalau toh ternyata sains membuktikan benar Al-Qur'an itu menunjukkan bahwa Al-Qur'an faktanya memang benar yaaaa kaaaaaaaaaN?


    Yang ini saya setuju. Namun yang membuat saya heran adalah, kenapa begitu banyak muslim seperti cilbut dan anonim satunya itu yang mengatakan bahwa alquran benar karena dibuktikan oleh sains, seolah alquran itu bergantung pada sains.

    Anyway, seperti yang sudah dikupas di artikel lainnya di blog ini: sains ternyata sama sekali tidak membuktikan kebenaran alquran, justru banyak bagian alquran yang bertentangan dengan sains. Silahkan dibaca sendiri.

    ReplyDelete
  64. Akhirnya Anda setuju juga kalau Al-Qur'an itu mutlak benar.
    sesuatu yang mutlak benar tidak perlu dibuktikan, dan jika dalam Al-qur'an banyak bagian yang bertentangan dengan sains(kata Anda) berarti yang perlu dikoreksi adalah sainsnya karena Al-Qur'an mutlak benar.

    Terima kasih Broo, Anda telah setuju kalau Al-Qur'an mutlak benar.

    ReplyDelete
  65. yang saya setuju bukan "alquran itu mutlak benar". yang saya setuju adalah "alquran bukan buku sains sehingga sains tidak perlu membuktikannya"

    ReplyDelete
  66. ternyata crita Muhammad yg prna ke Surga itu rpanya crita tiruan dri Zoroaster yg udah mau punah..

    ReplyDelete
  67. Sebelum adanya agama kristen, semua orang berpikir bahwa, Allah itu 1 pribadi, 1 hakikat. Dan pemikiran tersebut yang menjadi salah satu dasar bagi sebagian besar agama lain. .... dst

    Seandainya ajaran kristen itu berasal dari hasil pemikiran manusia, tidak mungkin ajaran kristen mempunyai konsep bahwa Allah itu terdiri dari 3 pribadi, 1 hakikat.

    >>>>>>>> ini lho bukti kristen .....

    http://www.youtube.com/watch?v=Ri9pm0vtm3A

    ReplyDelete
  68. dan ini kelengkapan lanjutannya

    http://www.youtube.com/watch?v=I2-Cmb7-Mn0

    ReplyDelete
  69. bro, apanya yg aneh dgn doktrin tritunggal? mnurutku itu biasa aja. kalo kita tarik banding ke sejarah yg lebih tua dri alkitab, doktrin tritunggal itu konsep yg gak aneh koq. coz sejak jaman animisme dst, ada konsep2 yg lbih beragam n unik d pedalaman.

    "Seandainya ajaran kristen itu berasal dari hasil pemikiran manusia, tidak mungkin ajaran kristen mempunyai konsep bahwa Allah itu terdiri dari 3 pribadi, 1 hakikat. Seandainya ajaran kristen itu berasal dari hasil pemikiran manusia, tentunya kristen pasti mengajarkan bahwa Allah itu terdiri dari 1 pribadi, 1 hakikat. Namun ternyata, kekristenan mempunyai konsep yang sangat berbeda seperti ini, bahkan terkesan tidak masuk akal, ini membuktikan bahwa kekristenan memang berasal dari Allah sendiri. Seandainya Yesus bermaksud menciptakan agama berdasarkan hasil pemikirannya sendiri, tentunya Yesus akan menciptakan konsep yang lebih masuk akal mengenai Allah, yaitu bahwa Allah itu 1 pribadi, 1 hakikat"

    pemikiran apa itu bro? mnurutku, sah2 aja klo seorang manusia berpikir bhwa allah tu 3 pribadi 1 hakikat. apa iya, konsep yg beda n terkesan gak masuk akal itu ngebuktiin klo kristen emg berasal dri allah sndiri? ada banyak kepercayaan pedalaman yg lebih beda n lebih ga masuk akal dri kristen.

    ReplyDelete
  70. ini sesuai ama fakta bahwa allah ga bs dipahami? apa ada yg mengharuskan n memfaktakan klo allah ga bs dipahami? spa tau ada org yg paham, tp dia males ngasih kesaksian, coz trnyata allah itu jauh berbeda dri semua kepercayaan di muka bumi, dripada dia diprotes seluruh umat beragama dunia, dimaki dibilang sesat, mending dia diem2 aja.
    lagian biarpun allah itu 1 pribadi 1 hakikatpun, tetep aja sulit dipahami perilakunya. misal, knp allah ga lgsung muncul aja secara ajaib diatas langit biar kita semua yakin 100% sekaligus biar kita tau allahnya siapa yg fakta, siapa yg sekedar konsep belaka. ad yg blg tuhan sngaja ga muncul buat nguji keyakinan kita. tpi perilaku menguji itu ga sinkron ama sifat tuhan yg maha tau. udah maha tau koq tetep aja pake uji2 sgala. trus sifat maha tau ini jg ga sinkron ama sifat murka, pencemburu, menyesal. untuk apa murka, cemburu, bahkan nyesel, klo sejak awal semua skenario ada di tanganNya, n sejak awal sudah tau apa yg bakal terjadi hingga tak terhingga waktu kedepan bahkan sampe kedipan mata tiap org pun bs dihitung. cb merenung bro. bayangkan kita ini tuhan. sejak awal, ga ada kehidupan kcuali tuhan, bener2 ga ada apa2. hanya ada tuhan. bengong2 aja. klo pke konsep tritunggal, ya brrti ada allah, putra, n roh kudus. setiap hari mereka cm ngobrol2 aja bertiga, misalnya mreka ngobrol selama 999 juta triliun taun, bersenda gurau, brcanda2, mreka bgitu mnikmati khidupan mreka sepanjang waktu. kadang klo sudah bosan ngobrol, mreka diem2an selama 999juta triliun taun, saling cuek2an. entah udah brpa lama mreka begitu. trus tb2 nyiptain kehidupan n sgala isinya. teolog pada sibuk nanya: ngapain nyiptain smua ini?

    ReplyDelete
  71. ada yg jawab: loh justru harus brsukur, kita diciptain biar kita bs ngarasain nikmat n indahnya khidupan
    teolog: hmm.. jwaban itu nyentuh hati bgt..
    teolog: kita? lu aja kale.. wkwk (kidding)
    teolog: kita? kita itu spa? sjak awal kn gak ada yg namanya "kita", sejak awal ga ada siapa2 yg pengen ngerasain nikmatnya khidupan, ga ada yg pengen, kosong melompong semuanya, batu pun gak bergeming.
    spintas pandangan ini emg trkesan dingin, hampa, gak indah, sepisunyi item tanpa matahari. terkesan. jgn lupa, kesan2 itu timbul karna kita udah hidup. perasaan kitalah yg berinterpretasi kyk gitu. cb tanya ama batu, apa batu itu bakal nanggep itu pandangan yg dingin n gak indah.. jelas engga.. coz sblum ada khidupan, smua kyk batu aja. sebelum ada khidupan, anggaplah kita ini batu. smakin kita bs bayangin klo kita ini batu, kita bakal makin paham, kondisi sebelum adanya khidupan. sjak awal, ga ada yg minta kehidupan. sejak awal, ga ada yg dikasih khidupan.. khidupan itu ssuatu yg gak diperlukan saat itu. alasan : supaya bs merasakan indahnya hidup, supaya bs bersukur,n semacemnya, itu alasan yg muncul SETELAH ada hidup, oleh makluk hidup (manusia). itu jwban yg pke prasaan. tpi, untuk mnjwb alasan SEBELUM ada hidup, kita ga bole pke prasaan, coz prasan itu blum ada waktu itu. inilah bukti, bhwa tuhan itu tetaplah ssuatu yg ga bs dimengerti, terlepas dri apakah konsepnya 1 pribadi 1 hakikat, ato 3pribadi 1 hakikat.

    ReplyDelete
  72. tiap ada masalah, org2 nenangin diri pke kata2 ini: tuhan pasti uda nyiapin rencana terbaiknya buatku, maka harusnya aku ngliat sisi positif dri msalah itu, coz disitu bisa kliatan betapa indah rencananya. pdhal, semua kejadian itu PASTI ad positif negatifnya, trgantung cra pandang masing2, mau nonjolin yg pos ato yg neg. tpi msa dpan cnderung jdi lbih baik klo kita nonjolin yg positif.. itu prmainan sderhana bro, klo mw paham lbih dalem, blajar psychological human brain behaviour aja.
    klo kita mw sdikit buka diri n kreatifitas, sbnernya bs aja bikin konsep dasatunggal. coz ga ada yg ga mungkin. imajinasi manusia itu sip lho. imajinasi manusia itu gak terbatas sejak manusia tau klo imajinasi manusia itu ada batasnya. kenapa? coz pmikiran bhwa ada suatu yg diluar batas nalar manusia, itu kn ide manusia sndiri. artinya imajinasi manusia udah nyampe disana (diluar batas). cra kerjanya gni: knowing the limit, over the limit, become new limit, knowing the new limit, over the new limit, become new limit, dst. ilmu jepang kagebunshin no jutsu, kira2 gitulah banyak pribadi yg punya kehendak sndiri2, tpi hakikatnya cm 1, coz biarpun bunshin2 itu gerak sendiri2 sesuai khendak masing2, pengalaman yg mereka serap tu trakumulasi jadi 1, saling mengetahui. bunshin A makan apel, bunshin2 lainnya otomatis bakal paham rasa apel tanpa perlu makan apel. ato conto kembar siam kepala deh.. fisiknya dua, tpi kehendaknya 1.
    lagian konsep dua pribadi satu hakikat itu kan idenya marcellus waktu jamannya uskup2 ribut di nicaea.kan si arius blg klo yesus ama allah itu haruslah pribadi yg beda n masing2 punya kehendak sendiri, dasarnya yohanes 14:28 ama matius 10:33. dulu itu kn masih bnyk yg anut agama romawi kuno, nah pas kristen muncul dgn konsep tuhan esa itu jadi daya tarik tersendiri, tapi waktu itu lgi pada bingung ama status yesus. klo di blg nabi, "kerendahan". klo d blg tuhan, eh malah jdi bingung koq duoteisme (yesus+allah). makanya lahir ide dwitunggal, supaya status yesus bs tetep tuhan, bareng2 ama allah, tpi juga tetep menjaga konsep tuhan esa yg notabene jdi salah 1 daya tarik kristen. trus lahir deh tritunggal (+rohkudus). klo mnurutku, itu solusi cerdas lah.

    ReplyDelete
  73. tpi ada hal yg masih jdi prtanyaan bagiku. knp kita harus prcaya klo alkitab itu firman allah.. pdhal alkitab itu kan kumpulan kitab2 yg udah terbukti banyak mngandung kesalahan geografis n anakronisme, n masalah sinkronisasi n kontradiksi, plus problem nubuat. mskipun ga salah semua. terlalu bnyak kemungkinan klo alkitab itu uda ditulis2 sembarang ama banyak orang. ambil conto aja kitab taurat, ada bnyk kesalahan sejarah d kitab itu. klo kita pratiin, taurat tu punya 4 gaya penulisan dgn ciri khasny masing2. n trnyata masing2 gaya penulisan tu adalh milik klompok2 trtentu (A,B,C,D). d taurat jg ada kisah yg ditulis dobel, tpi dgn gaya penulisan yg beda, ada yg pake gaya A, ada yg gaya B. intinya, taurat yg kita kenal ini ga ditulis ama nabi musa, jdi isinya boleh diragukan. tpi itu conto yg masih kalem. mau conto yg lbih baru n lbih bermasalah? klo mw nnti aku posting. nih ada hal lain, aku kutipin dri buku the light of reason ya:

    perjanjian baru tidak murni ditulis oleh murid-murid yesus ataupun orang2 yg hidup pda jaman itu. ketika perjanjian baru disusun (th397), bapa gereja mengumpulkan semua tulisan yg dapat dijumpai oleh mereka, dan mengaturnya sesuka mereka. mereka memutuskan dengan jalan voting mengenai kitab mana yg merupakan firman tuhan atau bukan. yg dianggap firman akan dimasukkan kedalam kanon, dan yg bukan firman akan dibuang.

    nih kutipan lainnya:
    setelah kematian yesus, terjadi banjir kitab yg katanya telah difirmankan oleh tuhan. perdebatan mengenai mana yg benar terjadi selama berabad abad dengan kondisi saling bunuh membunuh antar kelompok. sangat kejam kondisi saat itu. akhirnya pada abad 4 dilakukan konsili oleh pemimpin gereja, dgn metode voting untuk menentukan mana kitab yg merupakan firman tuhan, dan mana yg tidak. keseluruhan 66 kitab yg membentuk alkitab dinyatakan firman tuhan dengan skor voting 568 VS 563 suara.

    ReplyDelete
  74. nih kutipan dri buku evidence that demands a verdict:
    kita tidak mengetahui kriteria apa yg dipakai oleh gereja awal dlm menentukan kitab mana yg boleh termasuk dalam kanon alkitab, dan mana yg tidak.

    hal ini termasuk soal gak diakuinya apokrifa. pdhal ga ada 1 argumenpun yg cukup pantes n kuat buat jadi alasan knp apokrifa ama pseudepigrafa itu gak diakui (ama protestan).


    soal nubuat, ada artikel beginian :
    Setiap ada perubahan dalam gejolak politik Timur Tengah, orang-orang Kristen yang fundamental akan segera membuka Alkitab dan berkata dengan lantang bahwa krisis terbaru yang terjadi ini telah dinubuatkan sebelumnya. Nubuat-nubuat itu dijadikan buah pembicaraan untuk sementara waktu kemudian dilepaskan secara diam-diam ketika nubuat itu tidak terjadi seperti yang diramalkan untuk terjadi.
    Orang-orang Kristen mengklaim bahwa banyak dari kejadian-kejadian yang terjadi di dunia ini pada jaman sekarang, telah dinubuatkan jauh sebelumnya di dalam Alkitab. Ketika seseorang bertanya untuk melihat "nubuat-nubuat yang luar biasa" ini, seseorang bisa melihat bahwa nubuat itu sangatlah luas dan umum sehingga nubuat itu bisa saja diartikan ada hubungannya dengan kejadian-kejadian yang terjadi.

    Salah satu contohnya adalah, mereka akan mengatakan dunia ini akan segera berakhir karena Alkitab menubuatkan pada hari terakhir,"Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang." (Matius 24:6.) Masalahnya adalah nubuat ini bisa saja dihubungkan dengan jaman apa saja dalam sejarah, karena selalu ada peperangan di dalam sejarah dunia karena selalu ada perang di salah satu bagian di dunia.
    Orang-orang Kristen juga mengklaim bahwa semua kejadian dalam kehidupan Yesus telah dinubuatkan di dalam Alkitab jauh sebelum Yesus dilahirkan. Dan semua yang dinubuatkan itu terjadi, maka Yesus pastilah seorang Mesias. Maka marilah kita bersama-sama melihat nubuat-nubuat tersebut dan buktikan apakah ada kebenaran dalam klaim tersebut. Di kitab Yesaya di Perjanjian Lama tertuliskan:
    "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai." Yesaya 9:5

    ReplyDelete
  75. Ayat di atas seharusnya merupakan nubuat yang meramalkan kelahiran Yesus. Tapi apakah benar? Selain kejadian dilahirkan, tidak ada satupun nubuat yang tercantum di ayat itu yang terjadi kepada Yesus. Lambang penguasa tidaklah berada di bahunya, Yesus tidak pernah dipanggil maupun memanggil dirinya sendiri dengan gelar yang ada di ayat tersebut, dan tidak ada bukti bahwa dunia lebih aman sesudah kelahiran Yesus dibandingkan sebelum kelahirannya. Ini adalah satu contoh "nubuat luar biasa" yang mana orang Kristen selalu mendasarkan agamanya. Sebelum kelahiran Yesus, seorang malaikat dikatakan seharusnya telah menubuatkan bahwa:
    "Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerjaan-Nya tidak akan berkesudahan." (Lukas 1:32-33)
    Akan tetapi jika apa yang dikatakan Alkitab itu benar, Daud tidaklah mungkin menjadi nenek moyang dari Yesus, karena Tuhanlah, bukan Yusuf, ayah Yesus yang sebenarnya. Lagipula, Daud adalah raja dalam arti politik, sedangkan Yesus tidak pernah menjadi raja dalam arti politik maupun dalam arti apapun yang mirip dengan Daud. Akhirnya, para keturunan Yakob (orang-orang Yahudi) tidak pernah menerima Yesus sebagai raja mereka, secara politik maupun secara spiritual ataupun dalam arti yang lainnya - dan orang Yahudi pun menolak untuk menerima Yesus bahkan sampai hari ini. Maka seperti nubuat sebelumnya, nubuat di atas juga terbukti tidak bisa dibenarkan.

    ReplyDelete
  76. Sekali lagi di dalam kitab Yesaya tercantum:
    "Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah." (Yesaya 53:3-5)
    Ayat diatas seharusnya menubuatkan tentang ketika Yesus diserang oleh lawan-lawannya, Yesus tidak akan membalas. Akan tetapi di dalam ajaran Kristen Yesus digambarkan sebagai seorang yang secara tegas membela dirinya sendiri terhadap kritik dan dengan lantang mengutuk musuh-musuhnya. Dia mengutuk dan mengkritik orang-orang Farisi ketika mereka melawannya dan menurut Yohanes 18:33-37, Yesus tidak pernah diam ketika sedang diadili.
    Ketika prajurit-prajurit Romawi mensalibkan orang, mereka akan memaku mereka di atas salib, membiarkan mereka tergantung di salib untuk beberapa saat dan akhirnya mematahkan kaki mereka, sehingga menambah penderitaan korban dan akhirnya kesakitan itu membunuh mereka. Menurut Alkitab, ketika prajurit-prajurit Romawi datang untuk mematahkan kaki Yesus, Yesus sudah meninggal sehingga mereka tidak jadi mematahkan kakinya (Yohanes 19:31-34). Ayat di atas menjadi contoh nyata bagi orang Kristen fundamental bahwa nubuat Alkitab telah terjadi. Karena di Mazmur 34:20-21 dikatakan Tuhan tidak akan membiarkan satu tulangpun di tubuh Mesias untuk patah (remuk). Sayangnya orang-orang Kristen telah lupa untuk menyadari bahwa meskipun tulang di kaki Yesus tidak patah, tulang-tulang di telapak kaki Yesus pastilah telah remuk. Ketika paku itu ditancapkan ke dalam kaki Yesus, paku itu pastilah telah meremukkan setidaknya satu atau beberapa dari tulang telapak kaki Yesus. Masalah lain yang muncul adalah sebelum Yesus meninggal, dia berpaling kepada kedua orang jahat yang disalibkan bersamanya dan berkata,"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."(Lukas 23:43). Jadi menurut nubuat, Yesus akan bangkit dari mati setelah tiga hari; menurut ajaran agama, Yesus bangkit setelah satu hari dan satu malam; dan menurut perkataan Yesus sendiri, dia bangkit dari mati dan pergi ke surga dihari dia meninggal. Akan tetapi bukan saja nubuat yang dibuat tentang Yesus yang salah, nubuat yang dibuat oleh Yesus sendiri juga salah. Orang-orang Kristen yang fundamental selalu berkata bahwa akhir jaman telah akan tiba. Darimana mereka dapatkan ide buruk seperti ini? Mereka dapatkan ide buruk ini dari Yesus. Yesus percaya dan dengan lantang mengajarkan kepada dunia bahwa dunia ini akan berakhir pada masa dia masih hidup atau secepatnya setelah dia meninggal.

    ReplyDelete
  77. "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi." Lukas 21:25-33.
    "Angkatan ini" yang diucapkan tentunya Yesus sedang mengacu kepada orang-orang yang dia ceramahkan. Di kesempatan yang lain, dia kembali mengatakan kepada orang-orang yang waktu itu berdiri mendengarkan ucapan Yesus bahwa beberapa dari mereka masih akan tetap hidup ketika akhir dunia ini datang.
    "Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu mengunjungi kota-kota Israel Matius, Anak manusia sudah datang." 10:23
    Dalam setiap aspek yang dinubuat oleh Yesus, semuanya terbukti salah. Orang-orang yang hidup pada jaman Yesus hidup sudah jelas telah mati selama 2000 tahun dan buktinya dunia ini belum juga berakhir. Yesus juga belum datang kembali seperti yang dia nubuatkan sendiri. Murid-murid Yesus berhenti mengunjungi semua kota di Israel dalam beberapa tahun setelah kematian Yesus dan Yesus juga belum kembali.
    Bukti ini dan beberapa contoh lain telah membuktikan bahwa nubuat-nubuat tentang dan oleh Yesus adalah tidak benar.
    Bahkan ketika satu nubuat kelihatannya benar, ini tidak berarti bahwa nubuat itu benar. Bisa dibuktikan bahwa siapa saja yang menulis Alkitab telah dengan sengaja membuat kejadian-kejadian itu terjadi sesuai yang dinubuatkan supaya nubuat itu terlihat benar.
    Kita akan meneliti satu contoh yang cukup terkenal. Beberapa ratus tahun sebelum Yesus, Perjanjian Lama diterjemahkan dari bahasa Ibrani ke dalam bahasa Yunani, bahasa pada waktu itu. Ketika sebuah ayat di Yesaya mengatakan Sang Mesias akan dilahirkan oleh seorang wanita muda (almah), dengan salah telah diterjemahkan menjadi seorang perawan (parthenas). Hal ini telah mempengaruhi nubuat. Ketika para pengarang Injil Perjanjian Baru membacanya, mereka berpikir bahwa untuk bisa menjadi Mesias, ibu Yesus haruslah seorang perawan sehingga mereka mengarang-ngarang tentang perawan yang melahirkan bayi Yesus. Kenyataannya adalah cerita ini perlu dikarang karena adanya salah pengertian. Jadi bukanlah nubuat yang telah diramalkan sebelum kelahiran Yesus, tetapi kejadian-kejadian yang telah dikarang sedemikian rupa sehingga sesuai dengan nubuat-nubuat itu.

    ReplyDelete
  78. klo kmu banyak blajar agama2, harusnya kmu tau ada agama2 yg semua nubuatnya bner2 tepat, gak kyk alkitab yg penuh kontroversi, ada yg kebukti ada yg enggak. kmu blg banyak bukti2 yg dikotbahin 1 taunpun ga akan habis. ya kondisinya jg sama, bukti2 kesalahan n kegagalan alkitab juga gak kalah banyak. arkeolog yg ateis jdi kristen banyk. tpi arkeolog kristen pindah ke agama lain atopun jadi ateis juga gak sedikit. arkeolog yg nemuin kesalahan fatal alkitab jg ga kalah banyak.
    soal pindah2 agama tu, bagi agama kristen, org yg masuk kristen brrti udah terpanggil jiwanya buat msuk k jalan yg bener. sdangkan org yg kluar dri kristen, sangat disayangkan, coz ud kluar dri jalan kbenaran. kata2 itu kliatan keren. tpi bs jdi bomerang. bagi non-kristen, justru msuk kristen tuh ssuatu yg disayangkan, kluar dri jalan kbenaran, n masuk non-kristen tu adlh panggilan ilahi k jalan kbenaran.
    ada juga pndapat bhwa: yah wajar klo org2 sulit nerima kbenaran sejati (kristen), n berada d jalan yg ga bener, coz emg kbenaran tu trtutup bagi org2 gak prcaya. n juga kbenaran itu kdang sulit dterima, bhkan ditolak mentah2 bgi org yg pikirannya blum trbuka. karna itu wajar klo kbenaran itu ditolak, bahkan ditentang n diserang
    tapi bro, pndapat itu juga bs dipake ama kaum non-kristen. d mata non-kristen, justru kaum kristen yg pikirannya trtutup, ga mw buka hati, trjebak dlm godaan iblis yg hadir bumi dgn konsep yg nyentuh hati, coz iblis tau, manusia gmpang disentuh klo pake hal2 yg mgharukan, jdi dibikinlah konsep penanggung dosa. kaum kristen bgitu atos buat nerima ajaran kebenaran sejati (non-kristen).
    lepas dari semua itu, ngapain kmu banggain arkeolog yg masuk kristen? apa dengan msuknya arkeolog jadi kristen itu bs jadi tambahan kekuatan untuk kebenaran kristen? brrti kristen itu juga butuh dukungan org2 pinter sekelas arkeolog donk (ilmuwan) buat ngedukung kebenaran ajarannya. pdhal kmu blg wajar kalo alkitab ga sesuai ama sains. tpi di sisi lain kmu bangga bhwa ada org sains yg masuk kristen.

    ReplyDelete
  79. kesesuaian trhadap sains tentu bs jadi patokan kebenaran suatu agama asalkan agama itu ga melakukan revisi2 trhdap ilmu sainsnya, alias konsisten. yg namanya kitab suci, ya ga perlu di rubah2 ato revisi jg bakal tetep ga akan kemakan waktu n jaman. tpi tentu hrus cari kitab yg bermakna apa adanya, ga bermakna kias, untuk mghindari jurus nge-les. knp kmu blg ga bs berpatokan ama sains? apa karna alkitab sebegitu gagalnya bersahabat ama sains? yah mau gimana lagi.. emg bgitu kondisinya, ya mestinya diterima aja. tpi klo iman udah diatas kebenaran, 1+1 = 3 juga tetep dipertahankan. mana yg ditempatkan posisi paling tinggi, firman tuhan ato sains? tentunya firman yg selaras n sejalan ama sains lah.. bukan salah satunya aja. memang hrus disadari klo sains kita belum sempurna, namanya juga lagi berkembang. tpi inget bro, ga smua bagian dri sains itu relatif. ada bagian yg udah fixed lah. ironisnya, sains yg ngebantah alkitab itu bukanlah sains yg tinggi2 n kompleks kyk teori evolusi, big bang, dll... melainkan sains yg simpel2 aja. bagi agm2 trtntu, sains tuh emg nyebelin n jdi momok. tp mw gmn lgi. sains tu ilmu yg brusaha ngungkapin fakta n kbenaran.
    ada prnyataan pesimis ttg sains: apaan tuh sains, makin bnyk diteliti koq malah mkin bnyk prtanyan baru yg aneh2 n ga ada abis2nya nih ilmu.

    jgn lupa, biarpun kyk gtu, biarpun mslah mkin kompleks n rumit, tetp aja sains tu dah ngungkap hal2 baru, n koleksi fakta n wawasan ttg alam smesta ini nambah terus kan dbanding jaman dulu. lgian yg blg mkin rumit tuh kn org2 non-sains. ya mklum soalny org non-sains kn ga update ilmu2 sains smentara ilmu sains tu makin lma makin nambah terus

    ReplyDelete
  80. mnurutku sih, klo mau sdikit lebih paham soal allah, kita bs narik ke sejarah. jgn cm kena euforia lingkungan n famili langsung jdi nurut2 bgitu aja.. kita tau kan kristen itu konsepnya monotheisme tritunggal. alias tuhan esa. mari tengok masa lampau. dari sejarah, kita bakal tau klo sbnernya ada evolusi konsep tuhan, sedari dulu perjanjian lama smpe jaman skrg.bermula dari el (elohis > ewlloh > allah) and yahwe yg mrupakan ketuhanan awal jaman israel purba. sebelumnya, el adlah dewa bangsa kanaan purba yg dipuja ama para bapa leluhur yahudi (misal abraham, ishak, yakub). abraham ngliat el sbagai tuhan yg lembut. belakangan kemudian, belahan lain, bangsa israel nemuin tuhan berbeda, yg disebut yahwe. awalnya, yahwe itu dewa para prajurit perang, dewa gunung berapi, dewa yg disembah di midian (yordania). seiring waktu, yahwe ini makin ngetop n mendominasi agama yahudi kuno. trus, yahwe dijadiin satu, ato disetujui untuk dianggap sama dengan el, oleh org2 jaman itu. sifat yahwe digambarin di keluaran 15:3, keluaran 20:5, ulangan 6:4++, 1 samuel 15:18, bilangan 31:17-18 (israel).
    nah, el ama yahwe ini merupakan akar tuhan, yg trus brkembang nyesuaikan ama kebutuhan jaman, smpe kyk skrg ini. ada juga lukas 14:23, yg menginspirasi para misionaris untuk merekrut umat sebanyak mungkin. pas jaman perang, dibutuhin sosok tuhan yg bs membakar semangat para prajurit. seperti yahwe itu. tpi d jaman yg makin maju (sadar makna perang), konsep tuhan masing2 suku mulai kerasa gak relevan, coz kyknya lbih masuk akal klo ada 1 hakekat yg mnciptakan keseluruhan semesta.

    ReplyDelete
  81. penjelasanmu ttg konsep kasih karunia terkesan dramatis bro, aku pun dapat tersentuh. syarat dri kasih tuhan kan ada di keluaran 20:6. org yg sungguh2 percaya ama penebusan, pasti melakukan hal2 yg memuliakan allah. brrti syarat awalnya "sungguh2 percaya". soal perbuatan baik itu otomatis.
    kasih karunia kebalikan dari kasih bersyarat. brrti kasih yesus tuh bukan kasih karunia, coz keselamatan itu ada syaratnya. ini syaratnya:

    "Orang-orang Kristen--yang benar-benar Kristen, bukan hanya KTP--memang PASTI masuk surga, karena dosanya sudah ditebus Yesus. Syaratnya adalah:"
    kita hanya menjadi noda: spa suruh nyiptain noda?
    kita ga punya apapun yg layak untuk dikasihi: spa suruh bikin makluk idup model kyk kita ini?
    tuhan rela menebus.. mngkin ada rasa haru. tpi sebenernya itu cm skenario dramatis yg nyentuh hati aja. tuhan yg bikin ulah penciptaan sendiri, trus tuhan yg nebus2 sendiri. beda halnya klo si A bikin ulah ama C, trus si B berkorban demi C. itu baru keren, n aku bakal nyembah si B.
    yg indah belum tentu bner. cewek itu indah pas dipesta, tpi sbenernya itu cuma dibuat indah pake make up.
    hal yg gak masuk akal jg bukan brrti bener. konsep kasih karunia ga masuk akal, so pasti bukan hasil pemikiran manusia? gak juga. klo kmu brgaul ama sutradara science fiction, banyak yg lebih keren dari konsep ini. nih contoh hal yg ga masuk akal: klo kita kencing diruangan yg udah dikasih asap ikan panggang, maka kencing kita akan naik ke atas langit2, bukan ke kloset. ga masuk akal kan? tpi itu hasil pikiran manusia.

    ReplyDelete
  82. soal kesaksian para rasul, emg knp klo mereka rela mnderita smpe segitunya? apa karna kebenaran? klo iya, brrti kmu ga boleh maki2 sodara2 kita yg bom bunuh diri bro. mreka dulunya pengecut, soleha, tp akhirnya mreka ga prnah ragu2 atas apa yg mreka percayai. bgitu mngalami perubahan, sampe2 rela mati demi imannya. satu2nya pnjelasan yg masuk akal mengenai hal ini adalah apa yg mereka percayai memang merupakan kebenaran.
    soal sudut pandang terhadap dosa yg paling realistis, jgn ngutip si yancey donk. dia kan org fanatik, ya jelas bilang paling realistis lah. soal pamrih dalam berbuat baik, ato soal org berbuat baik demi surga, apa kmu yakin semua agama ngajarin kyk gitu.. hahaha. blakangan aku bru tau klo ada agm yg gak kyk gitu. soal pamrih ato engga tuh trgantung orangnya. soal brbuat baik demi surga, tu jg trgantung msing2 org. sekali wktu, jalan2lah "keluar" bro, kmu bkal tw ad org brbuat baik tnpa ngarepin surga. n org itu ga kenal konsep2 apapun ttg itu.
    konsep kristen cuma menggeser rasa pamrih pake rasa sungkan. agama lain berdaya2 aja, biarpun tanpa kristus. mereka punya hero masing2, mereka jadi brdaya dgn hero mreka masing2. soal brdaya ato engga dlm mnghadapi problem hidup itu cm permainan psikologis aja. sejak awal sosok super hero itu dibuat untuk menyokong mental manusia yg scara alami butuh perlindungan. soal bom atom ato porno, wah repot juga ya, soalnya kan tuhan yg nyiptain itu, semua dari tuhan. klo tuhan ga berkehendak, situs porno ga akan jadi ngetop. dripada kita bahas unisoviet yg menghancurkan gereja, mending kita tengok kerusakan2 yg dibuat oleh kaum kristen. wktu jepang tsunami, warga jepang tanpa dihimbau pun udah bahu membahu bahkan rela mati demi saling tolong, pdhal, kultur di hati mereka sama sekali non-kristen. klo dibilang kristen berhasil tumbuh di tengah kesulitan, ada yg lebih mengharukan lho. ada yg bahkan sempat hampir ilang dri muka bumi, n akhirnya berkmbang pesat.
    sudut pandang yg berhasil mengatasi kegagalan manusia, itu ada banyak, klo kmu paham cara kerja pikiran, kmu bkal tau klo itu cm permainan yg simpel. lgian smua itu cm konsep2 aja. entah faktanya sesuai konsep apa engga

    ReplyDelete
  83. "Kalau begitu, kenapa Tuhan harus bersusah payah dua kali memberikan pewahyuan tentang penciptaan? Terlebih penemuan dead sea scroll menunjukkan bahwa tidak ada pengubahan di kitab Kejadian. Kalau begitu masa Tuhan bersikap plin-plan?"
    kmu sndiri bilang klo tuhan itu ga bs dipahami spenuhnya pke nalar, klo gtu emang knpa klo tuhan itu plinplan? sejak awal emg uda ga sinkron. tuhan itu kan maha tau, harusnya tau lah apa yg bakal trjadi smpe tak terhingga waktu kedepan, n udah masuk dlm planingnya. tpi trnyata bisa nyesel juga, smpe nyuruh noah bikin bahtera, coz "game" bumi ini uda kacau, jdi playstation mau di "restart" dulu, tpi bagian yg bagus di "save" dulu di "memory card" bahtera biar ngulangnya ga kejauhan. hal2 yg dilakuin ama tuhan mnurut alkitab nunjukin seolah tuhan ga tau apa yg bkal trjadi

    ReplyDelete
  84. klo diliat dri sejarah yg kukasi tau diatas, sulit jg klo alkitab di blg firman allah. isinya bermasalah. misal kitab kejadian deh. siang malem lebih dulu dripada matahari n bintang2. ini kan konyol. tpi berhasil dibuatin argumen yg mantep : siang itu bukan siang, tpi kebaikan, malem itu bukan malem, tpi keburukan, jdi hri kedua itu bumi leibih layak jadi tempat tinggal dripada hari pertama. dari gelap menuju terang (lebih layak) walopun kliatan nge-les, but its oke lah. tpi yg namanya kesalahan fatal itu pasti ada aja celahnya. mending selamatin alkitab dulu dripada selamatin orang, coz alkitab itu firman tuhan. klo sumber penyelamatanya ga bs diselamatin, gmn mau nyelamatin orang2..
    matahari n bintang itu hari ke 4. pdhal umur matahari itu jauh lebih tua dari bumi. trus tumbuhan muncul di hari ketiga, nah ini gawat juga nih. logikanya matahari tuh blom prnah ada sbelum hri k 4. jdi, tumbuhan itu bakal mati seketika bro. pertimbangan suhu, cahaya fotosintesis, n pelepasan unsur kimia. bs dibayangin kan seberapa suhu di lingkup tata surya tanpa ada matahari.
    pda hari kedua jadilah cakrawala yg memisahkan air menjadi 2. cakrawala itu dinamakan langit. berdasarkan alkitab, cakrawala itu kyk lapisan padat yg memisahkan air yg ada diatas, n air di bawah (laut). tau gak bro? teori cakrawala sbgai lapisan pemisah air atas ama air bawah itu adalah teori yg umum diyakini ama bangsa timur tengah kuno di masa itu. sbelum kemajuan teknologi tentu teori itu top bgt. so, prnah brpikir ga klo kitab kejadian itu dibuat ama sseorang/sekelompok, dgn mengikuti pngetahuan d jaman itu? hal semacem itu jg yg bikin nasib galileo jadi naas.
    dri pnjelasanku ini, hrusnya kita sulit mewajarkan alkitab, yg gak begitu sesuai ama sains. sikap mewajarkan itu koq kesannya kyk: yah maklumi lah kesalahan ini, toh cm salah dikit, please.
    gini, andai itu bukn firman tuhan, sluruh dunia bkal memaklumi dgn tulus koq.

    ReplyDelete
  85. alkitab ama sains, keduanya ga berkontradiksi? spa blg? uda jelas bertentangan kan ama sains.
    kmu boleh berargumen klo al-quran munculnya belakangan so bs jiplak sains yg lbih maju. tpi uda bca veda ama tripitaka blum? katanya kmu banyk belajar agama, jgn2 cm kulit2 ato kontradiksinya doang. veda itu, trlalu tua klo kmu bandingin ama perjanjian lama. tp hebatnya, kosmologi veda sesuai ama sains modern. tripitaka jg demikian. yah emg ada bbrp poin yg blum bisa dibuktiin ama sains, misal khidupan d planet lain. bagi veda n tripitaka, khidupan d planet lain itu hal biasa. so, posisi veda ama tripitaka itu "menunggu" prkembangan sains. ayo tebak, veda itu jiplak sains darimana? ajaib kan?
    klo soal yehezkiel 40:22, emg knp dgn bumi bulet? kmu mau pake yehezkiel ini buat penyelarasan antara sains ama alkitab? kan banyk tuh kegagalan alkitab yg udah kukasih tau diatas. n kmu cuma baca yehezkiel ini sepotong. tuh d bawahnya masih ada kain kemah. ini kn pandangan org2 timur tengah kuno mengenai bentuk bumi. so, langit itu dianggap kyk mangkok kebalik gtu (tenda/kemah). soal kain kemah ini paling2 kmu bakal blg itu cuma makna kiasan.. tpi biar gimanapun, alkitab bs bertahan smpe skrg karna umatnya pake jurus kias mengkias. tiap bait maknanya ada A n B, ketika A dipatahakan, maka makna B yg dipakai. beda ama bbrapa agama yg isinya bener2 tanpa kias mengkias, isinya relevan n apa adanya. hati2 ama kias mengkias, suatu saat itu bakal jadi boomerang. contohnya, apa kmu yakin klo bulat yg dimaksud yehezkiel itu bulat 3 dimensi? huruf "o" ini bulat lho. org2 jaman itu juga pake kata bulat untuk huruf "o".. huruf "o" kan bulat lempengan datar. persis kyk gambaran bumi menurut teori timur tengah kuno yg uda kujelasin tadi.

    ReplyDelete
  86. "Mudah saja bagi agama manapun untuk mengarang tentang penciptaan atau apapun, lalu belakangan ketika penemuan sains ternyata sesuai dengan ajaran agama tsb, lantas mengklaim "inilah bukti bahwa agama saya benar!". ^^"
    masa sih mudah? klo ngarang2nya sih oke lah, mudah. semisal ada agama X, punya 10 konsep yg masuk ranah sains. klo itu cm karangan, probabilitasnya pasti gak besar. ketepatan hasil karangan itu kn cuma hokinya si pengarang. paling2 dri 10 itu, cm 3 ato 4 yg tepat. ga mgkin 100%.. eh, tpi ada lho agama yg sainsnya tuh tepat 100%,, wah repot jg klo gini. ajaib
    jaman sebelum 600SM ga ada yg tau bumi bulat? cm yesaya yg tau? dalam veda, pengetahuan bumi bulat itu cm hal kcil. dikala kmu banggain bumi bulatnya yesaya, veda itu udah ngungkap kosmologi: tatasurya, bhkan smpe galaksi dgn detail. n kmu tau lah umur veda itu terlalu jauh dibanding sejarah alkitab. soal diskriminasi kasta, harap kmu hati2, mana yg ajaran hindu, mana yg veda, mana yg ulah brahmanisme.
    promosi mukjizat tour kliling indonesia. mnurutku sih, ksembuhan yg ajaib itu adlh ksembuhan yg ga prlu keyakinan. coz ksembuhan dgn kyakinan tuk smbuh itu hal lumrah di dunia psiko-biologi. buktinya kasus bocah batu celup yg pernah tampil luas di indonesia. org kampung percaya penuh, tersugesti, n mreka sembuh oleh batu. tpi susah klo mengklaim ini mukjizat yesus, coz bocah itu muslim. lgian ngapain show mukjizat kyk bgitu? d agm lain jg banyak mukjizat lho, tpi ga pamer2. d agm lain jg bnyak pnglaman2 se hari2 yg krasa tpat ama kitab agm masing2 lho..

    ReplyDelete
  87. dari sejarah kanonisasi alkitab, yg udah aku ceritain di awal, plus banyaknya ksalahan2, wajar2 aja klo itu bukan firman tuhan. n klo isinya ga bener, yah smua argumen kamu ttg ketuhanan yesus n semua argumen yg berbasis alkitab, gugurlah sudah.. dripada ribut, ak kasi 1 contoh kesalahan ya (the bible unhearted):
    pembuktian keberadaan para bapa leluhur (misal abraham, ishak, yakub) bener2 gagal total, karena tidak satupun kurun waktu sejarah alkitab yg bener2 cocok ato bersesuaian dgn latar belakang kisah2 yg terdapat dalam alkitab. mnurut perhitungan alkitab, para bapa leluhur hidup 2100SM, namun sejarah n arkeologi membuktikan bahwa kondisi jaman itu bner2 bertolak belakang dgn kondisi yg digambarkan alkitab. misal kejadian 37:25, yusuf dijual oleh sodara2nya untuk jadi budak, unta digambarkan sebagai hewan yg digunakan untuk membawa beban dalam karavan saat itu. tapi ternyata unta baru digunakan untuk fungsi tersebut pada taun 1000SM. demikian juga muatan2 yg dibawa oleh unta2 tsb harusnya baru ada pada abad 7SM.

    "Bisakah manusia yang serba terbatas dan sudah jatuh dalam dosa mencari dan memahami Tuhan? Tidak bisa. Harus Tuhan sendiri yang turun ke dalam dunia untuk menyelamatkan manusia, untuk menyatakan diri-Nya pada manusia"
    klo soal ini, bs ato enggaknya manusia dlm mencari n memahami tuhan, kn relatif. klo mnurut konsep yg kmu pake, ya jelas gak bs. tpi mnurut konsep lain, belum tentu.
    klo soal buang2 ayat, kukasih contoh markus 16:17-18. yah udah tradisi alkitab dalam membuang buang ayat yg gak relevan. sejak dari kanonisasi aja udah ga jelas kriteria apa yg dipake nentuin asli palsunya firman tuhan, malah pake voting, jelas subjektif bgt lah hasilnya. lagian skor votingnya gak mutlak. itu uda nunjukin klo sejak awal emg kacau.
    hmm sekedar buat +an wawasan, cb pelajari ttg yom kippur, cocok dah, yesus itu masuk ke ritual, jadi kurban yg sempurna. kyk ritual agama2 kuno buat penebusan dosa.

    ReplyDelete
  88. saudara ari,

    terima kasih atas tanggapan anda. Saya senang bertemu dengan orang yang sangat banyak pengetahuan dan suka belajar seperti anda. Saya sangat senang atas kesediaan anda meluangkan waktu untuk memberikan feedback yang begitu banyak di blog saya ini ^^
    Tanggapan-tanggapan anda cukup menarik, namun sangat banyak... -.-"
    Begini saja, silahkan anda sebutkan 1 atau 2 dulu pertanyaan atau argumen anda yang anda ingin saya tanggapi, nanti saya akan tanggapi. Setelah yang 1 atau 2 itu beres, baru kita lanjutkan ke yang lain. ^^

    ReplyDelete
  89. lazarus the immortal27 May, 2011 15:20

    "Oh ya, tambahan untuk Vadly
    Mengenai Markus 16:17-18,
    ayat tersebut sebenarnya tidak ada di Alkitab mula-mula. Jadi ayat tersebut seharusnya dibuang karena bukan ayat yang asli. "

    Lah kalo ada ayat ga bisa dibuktikan dibilang tidak ada dikitab mula2 dan dengan gampangnya dibuang. Kalo segitu gampangnya
    ayat dari kitab ditambah dan buang apa masi pantes kitab kyk gini disebut firman Tuhan. Saya rasa anda merendahkan Tuhan anda sendiri.

    ReplyDelete
  90. @lazarus: Markus 16:17-18 itu memang sudah terbukti tidak ada di Alkitab mula-mula. Salinan ALkitab tertua seperti codex sinaiticus dan codex vaticanus yang belakangan ditemukan tidak memuat ayat ini sama sekali. Ini menunjukkan bahwa ayat ini baru ditambahkan belakangan.

    Kenapa bisa terjadi penambahan seperti itu? Karena zaman dulu Alkitab ditulis di kertas papirus yang tidak bisa tahan lama. Jadi mereka harus menyalinnya terus-menerus ke papirus-papirus lain. Dalam proses penyalinannya ini, ada penyalin-penyalin yang menambahkan cerita-cerita tentang Yesus yang mereka dengar dari tradisi saja ke dalam salinan Alkitab tersebut. Selama berabad-abad terjadi penyalinan-penyalinan terus-menerus sehingga terjadi beberapa perubahan di Alkitab.

    Memang Alkitab telah sedikit berubah, namun kenapa saya tetap mempercayai Alkitab sebagai firman Allah? Karena penelitian menunjukkan bahwa sekalipun Alkitab telah sedikit berubah, tidak ada satupun doktrin Kristen yang terancam. Secara esensi, Alkitab yang kita miliki sekarang sama persis dengan Alkitab mula-mula, meskipun secara isi sedikit berbeda.

    ReplyDelete
  91. lazarus the immortal02 June, 2011 22:06

    Tolong diberikan sumber yang akurat dan terjamin kreadibilitasnya mengenai masalah kertas ini. Walaupun masalah seperti ini sulit saya percaya juga karena sebagai salah satu agama terbesar didunia banyak memiliki dana untuk merekayasa penemuan2 semacam ini.

    Mengenai masalah kesalahan dalam proses penyalinan memang benar saya akui. Kesalahan penyalinan dan penerjemahan itu lazim terjadi. Yang menjadi masalah alkitab yang anda baca misalkan bahasa indo sudah disalin 2x. Kemungkinan maknanya berubah. Anda baca yang inggris pun sudah banyak versinya. Dengan kata lain sudah disunting, harus dihapus, diubah sesuai dengan kondisi politik dan lain sebagainya untuk mendukung menurut raja yang bertahta saat itu.

    Selain itu masalah esensi. Pemahaman masing2 orang akan berlainan bahkan walaupun dibaca dari kitab yang sama. Apalagi dari kitab yang memiliki isi berbeda2. Dari mana bisa dikatakan esensinya sama persis. Itu kan hanya pendapat anda sendiri.

    Btw saya menunggu anda membalas tanggapan sodara ari selama berhari2 ini. Dengan mencantumkan ilmiah2 dengan jelas seperti itu menarik untuk disimak diskusi anda berdua.

    Salam.

    ReplyDelete
  92. Kekristenan memang seharusnya punya dana untuk merekayasa masalah seperti itu namun saya yakin mereka tidak akan melakukannya ^^
    Ravi Zacharias dalam biografinya mengatakan: Perbedaan terbesar antara umat islam dan Kristen adalah: Jika keyakinannya diserang, orang Kristen akan tetap tenang dan mencari jawabannya, karena yakin bahwa kebenaran akan berdiri kokoh. Sedangkan orang islam cenderung menjawabnya dengan amarah dan kerusuhan.

    Ini sumbernya: http://bibleblog.multiply.com/journal/item/24

    mengenai masalah esensi: jadi anda mengatakan esensinya pasti berbeda? Sama saja, itu juga pendapat anda sendiri kan?

    mengenai tanggapan saudara ari, saya sudah mengajak untuk memfokuskan diskusi pada 1 atau 2 inti persoalan dulu supaya bisa terjadi debat yang terfokus dan bukan debat kusir tapi tidak ada tanggapan

    ReplyDelete
  93. jadi bingung yang satu yakin alkitab sudah tidak asli karena sudah dirubah, yang satu menganggap tetap asli walau sudah ada perubahan...

    ReplyDelete
  94. jadi bingung juga yang satu yakin alkitab tidak asli karena tidak sesuai sains, yang satu menganggap sains bukan faktor yang bisa membuktikan kebenaran alkitab ....

    ReplyDelete
  95. Alkitab tidak mungkin mengandung kesalahan dari segi sains. Dan selama ini penemuan-penemuan sains semakin membuktikan kebenaran Alkitab. Namun bukan berarti Alkitab membutuhkan sains sebagai pembuktian. Saya percaya Alkitab seandainya tidak ada bukti sains sekalipun. Pembuktian Alkitab secara sains itu hanya untuk mereka yang ragu-ragu atau sulit percaya.
    Bagaimana dengan argumen islam bahwa alquran lah yang terbukti benar secara sains? Hal itu sudah terjawab dengan luar biasa tuntas di artikel ini
    http://www.answering-islam.org/Bahasa/Quran/SainsIslamikbi.html

    ReplyDelete
  96. jadi bingung yang satu yakin alkitab tidak asli karena blog yang ada diskusinya, yang satu menganggap alkitab asli karena situs tanpa sarana diskusinya...

    ReplyDelete
  97. Jadi bingung karena anda tidak menyelidikinya sungguh-sungguh, malah membahas tentang perbandingan situs yang ada diskusi dan yang tidak ada diskusinya....

    ReplyDelete
  98. jadi bingung yang satu menganggap alkitab asli dihasilkan dari ketok palu.. yang satu yakin kitab yang lain seperti kitab wedha juga alquran asli tidak pernah diketok palu...

    ReplyDelete
  99. “…apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak”, Jawab Yesus: “…kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa….” [Matius 26:63-64]



    Yesus dan murid-murid-Nya bersama-sama di Galilea, Ia berkata kepada mereka: “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia”[ Matius 17:22]



    Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.[Matius 12:40]

    [b]Ternyata Anak manusia tidak

    Lain dan tidak bukan Adalah Yesus! Jika Alkitab sudah mengatakan

    demikian, Lalu siapa yang berani membantahnya ?[/b]

    ReplyDelete
  100. jadi yesus bukan mesias bukan pula anak allah tapi anak manusia yang duduk disebelah kanan yang maha kuasa....

    ReplyDelete
  101. lazarus the immortal05 June, 2011 22:21

    yap anda sebagai kristen yakin tp apa agama lain bisa seperti itu. tp oke lah kita sebagai orang awam dengan duit secukupnya untuk hidup tentu susah ngadakan penelitian sendiri buat bongkar itu semua. yang kaya pun juga mungkin nganggap itu kurang kerjaan bongkar2 urusan orang. jadi anggap aja kalo ada pembuktian ilmiahnya itu benar. balik ke masalah ari anda ajak 1 per satu untuk bahas. bagaimana kalo anda bahas bagian ini dulu. bgmn penjelasannya? saya akan berusaha jd pendengar yang baik dan tentu saja netral.

    "bro, apanya yg aneh dgn doktrin tritunggal? mnurutku itu biasa aja. kalo kita tarik banding ke sejarah yg lebih tua dri alkitab, doktrin tritunggal itu konsep yg gak aneh koq. coz sejak jaman animisme dst, ada konsep2 yg lbih beragam n unik d pedalaman.

    "Seandainya ajaran kristen itu berasal dari hasil pemikiran manusia, tidak mungkin ajaran kristen mempunyai konsep bahwa Allah itu terdiri dari 3 pribadi, 1 hakikat. Seandainya ajaran kristen itu berasal dari hasil pemikiran manusia, tentunya kristen pasti mengajarkan bahwa Allah itu terdiri dari 1 pribadi, 1 hakikat. Namun ternyata, kekristenan mempunyai konsep yang sangat berbeda seperti ini, bahkan terkesan tidak masuk akal, ini membuktikan bahwa kekristenan memang berasal dari Allah sendiri. Seandainya Yesus bermaksud menciptakan agama berdasarkan hasil pemikirannya sendiri, tentunya Yesus akan menciptakan konsep yang lebih masuk akal mengenai Allah, yaitu bahwa Allah itu 1 pribadi, 1 hakikat"

    pemikiran apa itu bro? mnurutku, sah2 aja klo seorang manusia berpikir bhwa allah tu 3 pribadi 1 hakikat. apa iya, konsep yg beda n terkesan gak masuk akal itu ngebuktiin klo kristen emg berasal dri allah sndiri? ada banyak kepercayaan pedalaman yg lebih beda n lebih ga masuk akal dri kristen.

    1. ini sesuai ama fakta bahwa allah ga bs dipahami? apa ada yg mengharuskan n memfaktakan klo allah ga bs dipahami? spa tau ada org yg paham, tp dia males ngasih kesaksian, coz trnyata allah itu jauh berbeda dri semua kepercayaan di muka bumi, dripada dia diprotes seluruh umat beragama dunia, dimaki dibilang sesat, mending dia diem2 aja.

    2. lagian biarpun allah itu 1 pribadi 1 hakikatpun, tetep aja sulit dipahami perilakunya. misal, knp allah ga lgsung muncul aja secara ajaib diatas langit biar kita semua yakin 100% sekaligus biar kita tau allahnya siapa yg fakta, siapa yg sekedar konsep belaka?

    3. ad yg blg tuhan sngaja ga muncul buat nguji keyakinan kita. tpi perilaku menguji itu ga sinkron ama sifat tuhan yg maha tau. udah maha tau koq tetep aja pake uji2 sgala. trus sifat maha tau ini jg ga sinkron ama sifat murka, pencemburu, menyesal. untuk apa murka, cemburu, bahkan nyesel, klo sejak awal semua skenario ada di tanganNya, n sejak awal sudah tau apa yg bakal terjadi hingga tak terhingga waktu kedepan bahkan sampe kedipan mata tiap org pun bs dihitung. cb merenung bro. bayangkan kita ini tuhan. sejak awal, ga ada kehidupan kcuali tuhan, bener2 ga ada apa2. hanya ada tuhan. bengong2 aja. klo pke konsep tritunggal, ya brrti ada allah, putra, n roh kudus. setiap hari mereka cm ngobrol2 aja bertiga, misalnya mreka ngobrol selama 999 juta triliun taun, bersenda gurau, brcanda2, mreka bgitu mnikmati khidupan mreka sepanjang waktu. kadang klo sudah bosan ngobrol, mreka diem2an selama 999juta triliun taun, saling cuek2an. entah udah brpa lama mreka begitu. trus tb2 nyiptain kehidupan n sgala isinya. teolog pada sibuk nanya: ngapain nyiptain smua ini?

    silahkan bro paulus menjawab. sy antusias untuk belajar dan menjadi pembaca yg baik.

    ReplyDelete
  102. lazarus the immortal05 June, 2011 22:27

    buat bro joe.

    "“…apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak”, Jawab Yesus: “…kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa….” [Matius 26:63-64]

    Yesus dan murid-murid-Nya bersama-sama di Galilea, Ia berkata kepada mereka: “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia”[ Matius 17:22]

    Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.[Matius 12:40]

    [b]Ternyata Anak manusia tidak

    Lain dan tidak bukan Adalah Yesus! Jika Alkitab sudah mengatakan

    demikian, Lalu siapa yang berani membantahnya ?[/b] "

    ga sepatutnya dalam sarana diskusi umum seperti ini anda menggunakan standar kebenaran alkitab sebagai dasar. karena standar menurut agama masing2 itu hanya benar menurut umat agama tersebut saja. baiknya dalam sarana diskusi umum seperti ini menggunakan sains sebagai sarana penjelasan dan pembuktian karena sains standar kebenaran merupakan standar umum dan merupakan fakta yang sulit dibantah. walaupun saya katakan tadi dapat saja ada rekayasa tertentu, namun akan lebih dapat diterima oleh umat lain secara umum.

    siapa berani membantah? bukankan sudah banyak yang membantahnya dari atas? silahkan bro joe membaca tanggapan2 dari pengunjung blog lainnya.

    ReplyDelete
  103. Terima kasih saudara Lazarus,
    saya sangat senang bertemu orang yang berniat berdiskusi dengan damai dan mempunyai keinginan belajar seperti anda. Saya benar-benar salut dengan orang seperti anda ^^

    Baiklah saya akan menjawabnya,

    1. Benar bahwa dulu memang sangat banyak agama politeisme, namun tetap saja konsep tritunggal ini adalah sesuatu yang unik. Kenapa?
    Pertama, karena di seluruh agama politeisme pada zaman itu, tidak ada satu agamapun yang mengklaim dewa atau tuhannya terdiri dari beberapa pribadi tapi satu hakekat. Semua agama politeisme mengajarkan tuhan itu ada beberapa. Entah itu 3, 5, atau ratusan atau berapapun. titik. Tidak ada tambahan "ratusan pribadi tetapi 1 hakikat".
    Kedua, konsep ini semakin unik apabila melihat bahwa kekristenan berakar dari Yahudi. Pada zaman munculnya kekristenan, semua orang Yahudi percaya bahwa Allah itu esa; lebih daripada itu, mereka sangat meyakini bahwa ajaran tentang keesaan Allah itu memang berasal dari Allah sendiri, karena sejarah bangsa mereka membuktikan itu. Orang-orang Yahudi mutlak berpegang pada Allah yang esa, yang merupakan keunikan agama Yahudi dibandingkan agama-agama kafir lainnya. Apa mungkin para orang Yahudi seperti Petrus, Paulus, Yohanes dan lain-lain, yang dibesarkan dalam lingkungan yang 100% Yahudi, bisa kepikiran tentang konsep Allah yang baru seperti ini (3 pribadi 1 hakikat)? Terlebih lagi, apa mungkin mereka berani menanggung siksaan dan tekanan di mana-mana, bahkan mati sebagai martir, demi mempertahankan keyakinan mereka tersebut? Dalam sejarah agama Yahudi atau yudaisme, muncul berbagai tambahan peraturan-peraturan dari pada rabi Yahudi, seperti misalnya peraturan tentang hari sabat dan menghormati orang tua; namun tidak ada yang berani mengutak-atik konsep keesaan Allah. Hanya Kekristenan yang memunculkan konsep yang unik ini.

    Berikutnya, sepertinya anda mengalami masalah dengan konsep ketuhanan anda. Tuhan adalah pencipta ruang dan waktu, tidak mungkin Dia sendiri terikat oleh ruang dan waktu. Dialah pencipta waktu itu. Karena itu konsep anda tentang "misalnya Tuhan hidup 999 triliun tahun" itu mengandung masalah besar. Dan konsep anda tentang Tuhan yang ngobrol 1 sama lain itu sepertinya bukan konsep tritunggal (TUhan adalah 3 pribadi 1 hakikat), itu adalah konsep politeisme (Tuhan ada 3)

    Dan sepertinya saya melihat bahwa anda berpikiran "Tuhan itu 1 pribadi 1 hakikat, makanya supaya TUhan gak bosen, TUhan menciptakan manusia", apa benar demikian?

    ReplyDelete
  104. to paulusteguh
    @
    2. Yang saya maksud dengan tidak akan muncul nabi lain setelah Yesus adalah nabi yang diutus Allah secara langsung.

    >>>>>> jadi ada 2 model nabi ... yang diutus Allah langsung dan ada juga nabi yang tidak diutus secara langsung ???? pernyataan ini dari pendapat anda sendiri ataukah ada landasannya dari alkitab ???

    lalu yang mengutus langsung Yudas, Silas dan Agabus itu siapa ??? ....

    baru kali ini saya mendengar pernyataan ada nabi yang diutus langsung dan tidak langsung

    =======
    @
    namun saya tidak percaya bahwa setelah Yesus akan muncul nabi-nabi lain yang merupakan utusan Allah langsung.

    >>>>>>
    sayangnya "ketidakpercayaan" anda bertentangan dengan alkitab anda sendiri ... yang justru menceritakan bahwa murid murid Yesus malah membantu nabi nabi yang ada bersama mereka ...dan tidak pernah sekalipun keluar dari mulut mereka yang menyatakan bahwa Yudas, silas dan Agabus adalah nabi yang tidak langsung diutus Allah
    ======
    @
    Yesuslah nabi terakhir yang diutus Allah langsung, Dialah Putra Tunggal Allah sendiri seperti yang dikatakan dalam perumpamaan itu

    >>>>>> lalu kenapa Yesus tidak mengajarkan risalahnya sampai final, kenapa dia katakan "MASIH BANYAK HAL (yang tidak disampaikannya)" ...

    Yohanes 16:12 MASIH BANYAK hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya

    =====

    ReplyDelete
  105. to paulusteguh
    @
    Begitu pula dengan "nubuatan-nubuatan tentang muhammad di Alkitab" yang anda sebutkan; bisa saja itu sebenarnya bagian yang tidak valid kan?

    ========
    Nubuatan tentang Muhammad saya kutipkan dari Ulangan 18:18-19 jauh sebelum ada injil yang diulang lagi dalam Kisah 3:22-23 ...dan hanya Muhammad yang ternyata menggenapinya ... Yesuspun tidak bisa menggenapi nubuat nabi yang seperti Musa ... apakah Yesus adalah nabi SEPERTI Musa ??? tentu saja tidak ...lihatlah perbedaannya

    anda menyatakan Yesus adalah Nabi sekaligus Allah ... sedangkan Musa hanya sekedar nabi saja ... sama dengan Muhammad

    Musa tidak mati terbunuh ...anda menyatakan Yesus mati di salib .... Muhammad tidak mati terbunuh ...

    Musa adalah nabi sekaligus pemimpin pemerintahan sekaligus panglima perang .... Muhammad adalah nabi sekaligus pemimpin pemerintahan sekaligus panglima perang ...Yesus tidak ...

    Musa mengalami periode hijrah ... Muhammad mengalami hijrah... Yesus tidak

    Musa memenangkan perjuangannya ... Muhammad memenangkan perjuangannya ...Yesus malah kalah dan dihukum salib

    Musa membawa syariat baru .. Muhammad membawa syariat baru... Yesus tidak (cuma menggenapi syariat Musa)

    Yang tidak mendengarkan nabi itu akan dibasmi ... tergenapi oleh Muhammad ... sedangkan justru yang mendengarkan perkataan Yesus semuanya terbasmi ( semua murid Yesus justru mati terbunuh )

    Kalau diartikan dibasminya nanti sesudah mati .... maka semua umat yang tidak mendengar perkataan nabi nabi siapapun pastilah akan dibasmi pada hari penghakiman nanti ...

    ReplyDelete
  106. lazarus the immortal09 June, 2011 22:00

    Terima kasih saudara paulus. Saya menanggapi dari bawah dulu.

    1. Pertama2 itu bukan pendapat saya pribadi seperti bro paulus ketahui. Saya hanya tergelitik dengan kata2 bro Ari yang nyeleneh seperti itu. Tapi menurut saya pribadi adakah alasan yang masuk akal tuhan menciptakan manusia? Menurut saya tidak karena walaupun manusia dibilang paling sempurna karena memiliki akal budi namun tetap masih banyak kekurangan. Saya masuk ke sains sedikit. Bgmn dengan pristiwa2 aneh mengenai mahkluk planet lain yang sepertinya dianggap lebih canggih dari manusia dan mungkin saja bbrp lebih sempurna tentunya mereka tidak mengenal tuhan yang anda kenal. bgmn bro paulus menjelaskan pristiwa2 tersebut menurut agama anda?

    2. Saya akui konsep tritunggal itu unik. Namun apakah unik selalu benar? Bgmn dengan agama lain yang memiliki konsep lain yang juga unik seperti yang memiliki tujuan jauh lebih rumit tidak sekedar hanya menggapai kesenangan disurga? Anda tentu tau yg saya maksud. Namun tidak perlu membahas itu karena pertanyaan saya apakah dengan keunikannya itu lantas dapat dikatakan benar?

    3. Anda belum menjawab no 2 mengenai mengapa tuhan tidak langsung muncul apabila ada dan harus menyebabkan kebinggungan dan perpecahan dimana2 hanya karena orang2 meributkan dia? Dapat dilihat sangat sering diberita2 hal2 mengenai kasus2 seperti ini yang tentunya bro paulus sering mengetahuinya.

    4.Silahkan jg bro paulus jelaskan mengenai no 3. Masalah tuhan yang maha tau kenapa harus pake acara uji2an ke manusia? konsep seperti ini menyebabkan tuhan seperti main2 dengan manusia. Coba anda bayangkan misalkan anda menguji peliharaan anda sendiri dengan membuatnya menderita dan melihat apakah dia masih setia atau mengigit anda balik? Atau anda memberi makan peliharaan anda sampai kekenyangan dan senang lalu melihat apakah dia berterimakasih atau tidak? Saya tidak bermaksud kasar hanya menyatakan perumpamaan saja. Silahkan ditanggapi.

    ReplyDelete
  107. Terima kasih lazarus, sekarang saya melihat anda benar-benar orang yang sungguh-sungguh ingin belajar dan mencari kebenaran ^^

    1. Kenapa Tuhan menciptakan manusia?
    Menurut saya pertanyaan ini sama saja dengan pertanyaan "Kenapa edison menciptakan bola lampu, kenapa dia tidak menciptakan komputer saja?" atau pertanyaan "kenapa bill gates menciptakan komputer, kenapa tidak menciptakan playstation saja?"
    Mengenai pertanyaan anda tentang makhluk dari planet lain alias alien itu, silahkan anda cari informasi lebih banyak tentang ada tidaknya alien. Sampai saat ini para ilmuwan masih terus mencari-cari tanda-tanda keberadaan alien di planet-planet dan bintang-bintang lain tapi masih belum ada tanda-tanda keberadaan alien.
    Kisah-kisah mengenai orang yang bertemu dengan alien, tentang orang yang diculik UFO dll itu cuma rekayasa semuanya. Kenapa saya berani mengatakan ini? Karena saya cukup banyak membaca mengenai kisah-kisah tersebut dan cerita-cerita itu terkesan tidak masuk akal. Anda boleh coba menelusurinya sendiri.

    2. Nah, jika memang konsep tritunggal itu unik, bagaimana bisa orang-orang Kristen mempunyai konsep seperti ini, bahkan rela mati demi mempertahankan imannya tentang konsep ini? Saya yakin jawabannya adalah karena konsep ini bukan hasil karangan mereka sendiri, namun memang berasal dari Allah sendiri.
    Apakah hanya ini satu-satunya kemungkinan? Tidak. Para skeptis bisa saja menjawab dengan berbagai spekulasi mengenai munculnya konsep tritunggal ini.
    Namun apakah berarti bukti yang saya berikan tidak valid? Tidak. Di dunia ini, tidak ada bukti yang 100% mutlak memastikan kebenaran. Jika anda menonton sidang-sidang pengadilan, anda akan melihat bahwa seperti apapun bukti yang diajukan, semua bukti itu tidak ada yang 100% mutlak valid; si terdakwa akan selalu punya alasan untuk membantah bukti yang disodorkan.

    3. Ya saya tahu.... dalam banyak perdebatan ateis vs teis, seringkali pihak ateis mengatakan "kalau Tuhan itu ada, suruh Dia datang ke sini, maka nanti saya akan percaya sama Dia". INi adalah argumen yang konyol. Kenapa? Karena Tuhan itu mutlak, berdaulat, melebihi manusia. Kalau Tuhan menuruti kemauan orang tersebut untuk datang ke dia, maka pada saat itu Tuhan sudah menjadi pihak yang lebih rendah daripada manusia; karena bisa disuruh-suruh oleh manusia. Tuhan itu jauh melebihi manusia; TUhan juga tidak butuh manusia; Tuhan tidak butuh manusia percaya kepada-Nya. Sebaliknya, manusialah yang butuh Tuhan.

    4. Saya agak bingung dengan pertanyaan anda ini. Analogi anda ini sama seperti "kenapa anda menyalakan lampu kalau sudah tau lampu tersebut akan nyala jika anda nyalakan?".
    Atau analogi lain "kenapa anda mengobati orang sakit padahal anda tau suatu saat dia pasti akan mati?"

    ReplyDelete
  108. oh ya, ada tambahan lagi untuk no.1
    1. Kalau anda bertanya "jika TUhan itu ada tritunggal, kenapa menciptakan manusia?", pertanyaan anda itu sama saja dengan analogi berikut: sebuah keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan 10 orang anak. Suatu kali si ayah memutuskan memelihara anjing, si ibu bertanya "buat apa memelihara anjing, rumah ini kan sudah sangat ramai, ada 10 anak kita?".
    Dan kalau anda bertanya kenapa TUhan menciptakan manusia yang sangat terbatas ini, saya ingin bertanya pada anda: jadi ciptaan seperti apa yang seharusnya anda ciptakan? ciptaan yang sempurna? Kalau anda maunya TUhan menciptakan yang sempurna, berarti TUhan harus menciptakan Tuhan (bukan manusia) dong?

    ReplyDelete
  109. lazarus the immortal13 June, 2011 10:54

    1. Menurut saya ciptaan yang bisa memelihara ciptaannya yang lain. Yang tidak saling bunuh untuk meributkan tentang dia. Yang tidak merusak alam seperti yang kita lakukan sekarang. Yang tidak perlu dia sesali sampe datangkan air bah menurut agama anda. Lalu kenapa manusia?
    Dan mengenai alien memang belum dapat dibuktikan. Tp dari sudut pandang sains sangat mungkin. Sebegitu luasnya alam semesta. Bermiliar2 tata surya lain. Dan dengan adanya itu maka akan ada tak terhitung lagi planet dengan syarat2 kehidupan seperti bumi. Probabilitasnya sangat2 mungkin. Tidak perlu alien mungkin terlalu jauh. Bagaimana dengan suku2 pedalaman? Mereka tidak mengenal tuhan yang anda kenal. Kalau tidak mengenal tuhan anda pasti masuk neraka lalu mereka seperti apa? tidak adil sekali tuhan anda mereka dari lahir hingga mati bahkan kesempatan untuk kenal tidak ada. Dan begitu mati disambut penjaga neraka "kamu msk neraka, sapa suruh km tidak kenal yesus." lalu mereka cmn melongo "sapa pula namanya yesus, dari lahir sampe mati dengerpun ga pernah. tiba2 saya mati masuk neraka gara2 ga kenal ne orang."

    2. benar tidak ada bukti yang 100% valid. tp kita manusia ttp terus mencari kebenaran kan? yah jika org kristen rela mati dapat dikatakan ajaran dari allah sendiri. lalu bgmn dengan ajaran lain yang lebih kuat bahkan sampe banyak yg melenceng? bgmn dgn istilah "jihad"? tolong diberi penjelasan yang membedakan dgn ajaran lain. Masalah unik banyak yg unik. masalah rela mati ada yg lebih parah juga. lalu apa?

    3. kalau menurut saya pernyataan anda lebih konyol. ada orang mau saling bunuh mendebatkan anda. anda bisa selesaikan hanya dengan menampakkan muka. apa dengan menampakkan muka anda malah jd lebih rendah? anda bisa membuat orang tidak jadi mati. kebaikan anda luar biasa dan tidak mungkin anda dianggap lebih rendah. ini bukan masalah perintah. yang dipertanyakan lebih kearah kasih.

    4. mengenai masalah no 4 jawabannya karena dengan melakukan itu ada manfaat baiknya. jadi terang dan jadi sembuh kalau dalam pertanyaan anda. namun ujian tuhan malah menyebabkan manusia saling bunuh. tidak ada manfaat baiknya. jika manfaat baiknya adalah iman jd kuat lalu kenapa kalau iman sudah kuat? anda jd peliharaan yang disayang?

    saya berterima kasih bt bro paulus yang masih mau menanggapi pertanyaan2 saya. masih begitu banyak yang belum terjawab dan saya sangat senang ada forum yang bisa menjawab pertanyaan2 saya tentang kristen dan faham2nya.

    ReplyDelete
  110. 1. Benar bahwa pada awalnya Tuhan menciptakan dunia yang bebas dari dosa. Namun kemudian bukankah Allah memberikan kehendak bebas pada manusia? Kehendak bebas inilah yang kemudian digunakan manusia untuk berbuat dosa. Satu-satunya cara bagi Tuhan untuk menciptakan dunia yang sempurna, tidak ada dosa, adalah dengan menjadikan manusia seperti robot, tidak memiliki kehendak bebas. Apakah itu yang anda inginkan?
    Mengenai alien, kita tahu pasti 1 hal: sampai saat ini belum ada alien yang ditemukan. Selain itu, dalam salah 1 seminar yang pernah saya ikuti, disebutkan bahwa peluang adanya kehidupan di planet atau bintang lain itu sangatlah kecil. Apalagi munculnya makhluk secerdas manusia, itu teramat sangat kecil, bahkan sampai-sampai dibutuhkan jutaan alam semesta seperti alam semesta kita ini untuk bisa menyeimbangkan peluang munculnya makhluk secerdas manusia dengan jumlah planet-bintang. (maaf kalau anda kesulitan memahaminya).
    Kemudian mengenai orang-orang yang tidak mengenal Yesus: di Alkitab ada 1 kisah tentang orang kafir bernama Kornelius yang rindu mengenal Allah yang sejati. Karena Tuhan melihat kesungguhan hatinya, Tuhan mengirim Petrus datang pada Kornelius untuk memberitakan Injil.
    Begitu pula, saya yakin orang yang mempunyai kerinduan untuk mengenal Allah yang sejati pasti akan ditolong Tuhan untuk bisa mengenal Yesus entah bagaimana caranya. Dan satu lagi, orang yang tidak mengenal Yesus akan masuk neraka bukan karena mereka tidak mengenal Yesus, melainkan karena dosa-dosa yang mereka perbuat sepanjang hidup mereka. Mereka bisa saja masuk surga tanpa Yesus kalau mereka tidak pernah bebrbuat dosa 1 kalipun sepanjang hidup mereka.

    2. Perhatikan perbedaannya: para rasul yang mati karena iman mereka pada Yesus, telah melihat sendiri segala sesuatu yang diperbuat dan diajarkan Yesus. Mereka sendiri yang telah melihat mujizat-mujizat Yesus, kematian dan kebangkitan Yesus. Mereka sendiri yang tahu pasti kekristenan itu benar atau salah karena mereka telah melihat dan mengalaminya langsung; apakah mereka akan bersedia disiksa sampai mati sebagai martir hanya demi kebohongan?
    Ini berbeda dengan orang-orang budha atau islam yang mati karena iman mereka; orang-orang budha dan islam tidak melihat sendiri, hanya mendengar saja.


    3. Pertanyaan anda ini dipikir-pikir agak lucu juga. Ini mengesankan seolah-olah manusia bisa menyandera manusia lain untuk memaksa Tuhan. Seolah-olah manusia bisa berkata pada TUhan "Tuhan, kalau Kamu tidak mau menampakkan diri kepadaku, akan kubunuh orang ini!". Kalau begitu konsep anda, maka semua orang akan berdoa pada Tuhan "Tuhan, buatlah aku kaya dan masuk surga, kalau tidak akan kubunuh orang-orang yang sangat Engkau kasihi ini!"

    4. Justru sebaliknya. Karena TUhan sudah tahu hasilnya, makanya Tuhan melakukan itu. Misalnya saja: anda punya anak yang sangat jenius, anda yakin dia bisa memenangi olimpiade matematika yang diadakan bulan depan. Anda tahu dia akan menang jika ikut. Lalu apa yang anda lakukan? Apakah anda akan tidak mengikutkan anak anda, karena anda tahu anak anda pasti menang? Justru anda pasti akan mengikutkan anak anda karena anda tahu anak anda akan menang. Begitu juga dengan Tuhan. Orang yang imannya sudah kuat, orang itu akan bisa merasakan keindahan surga nantinya; keindahan hidup bersama TUhan, menikmati Tuhan selama-lamanya. Orang yang imannya tidak kuat, tidak mengasihi Tuhan, tidak akan merasakan keindahan ini sekalipun dipaksakan masuk surga.
    Mungkin anda akan bertanya: lalu bagaimana dengan orang yang gagal dalam ujian iman tersebut? Sesuai dengan prinsip keadilan, Tuhan harus tetap menguji orang jahat maupun orang baik, orang yang imannya kuat maupun orang yang imannya tidak kuat.

    ReplyDelete
  111. lazarus the immortal15 June, 2011 12:28

    Kata2 anda sangat sederhana dan mudah dimengerti. salah tau nilai lebih anda menurut saya bro paulus bisa menulis hal2 astronomi menjadi sederhana. terima kasih sudah berusaha menyederhanakan walaupun apabila ada menulis dengan bahasa yang lebih tinggipun saya tetap bisa mengerti.

    1. kembali lagi anda balik ke pembuktian alkitab. alkitab bukan standar kebenaran saya seperti bro paulus ketahui. standar kebenaran saya adalah sains dan sejarah. juga mengenai berjuta2 planet-bintang. jika hanya berjuta2 untuk membuat satu maka kemungkinannya besar sekali. karena jumlah planet-bintang hingga miliaran bahkan tak terhitung dialam semesta.

    2. mengenai muslim saya tidak berkomentar. mengenai buddha tidak ada yang perlu mati demi ajaran. karena dhamma adalah kebenaran. anda mati atau tidak mati sama saja. anda percaya tidak percaya sama saja dhamma tetaplah kebenaran. itu menurut kepercayaan ajaran agama buddha. terlihat sekali anda kurang memahami bila hal sekecil ini saja tidak tau. tp kembali pada titik berat kita lalu apa bedanya? apa karena unik dan rela mati? masalah mukjijat juga sebenernya banyak kok yang hebat2 disini. hanya karena yang bikin dukun jd bukan mukjizat. kalo yg bikin yesus jd mukjizat? balik lg ke pertanyaan saya apa bedanya? dari kemarin2 juga jwban anda tidak ada yg menjelaskan dimana letak bedanya dan hanya berputar2 disana2 saja.

    3. titik beratnya tentang yang dibilang maha pengasih. pada kenyataannya tanpa ada yang menyandra dan disandra sudah pada bunuh2an dan maen rela mati rela matian. hal yang lucu menurut saya. maha pengasih dari mana apabila semua hal yang konyol ini dibiarkan saja seakan menonton pertunjukan. bahkan surga2an bisa saja hanya janji2 kosong. analogi anda tidak relavan dan tidak nyata.

    4. andalogi anda yang ini juga tidak relavan. tidak ada orang tua yang bisa tau dan selalu ada yang harus dibuktikan karena sebagai orang tua tidak MAHA pengetahu.

    wah bahasan yang hanya 1/3 dari bro ari saja sudah makan waktu berhari2. mungkin hanya perasaan saya tp tidak ada yang langsung dibuka dengan jelas. saya menggali tanah anda menutupi dengan tanah lagi. seakan2 supaya saya tidak bisa mencapai intinya. saya harap bro paulus bisa membantu memahami bukan hanya diputar2 menjawab pertanyaan dengan pertanyaan. langsung saja menurut ajaran kristen apa dan dibuktikan dengan cara bagaimana. jika belum bisa dibuktikan oleh sains / sejarah / nalar ya bilang saja demikian. karena setiap ajaran salah atau benarnya belum bisa secara keseluruhan ditemukan saat ini jadi wajar apabila ada penjelasan yang kurang secara sains / sejarah / nalar dan tidak perlu ditutup2i. bro paulus bilang saja secara kristen bagaimana dan saya akan berusaha memahami. apabila ada yg kurang tentunya akan saya tanya lagi.

    ReplyDelete
  112. knpa pada kitab injil kristen ada priode lama dan priode baru...? hrus nya kitab injil kan cma ssatu yaitu injil barnabas....
    di dalam islam di ceritakan bahwa yesus alias nabi isa a.s ataw isa al masih itu adalah seorang nabi dan rasull dan isa al masih menyatakan nya sendiri....
    masalah yesus yang di salib itu bukan isa al masih tetapi itu adalah pengikut isa al masih yang berkhianat dan memberitahukan di mna isa berada,ketika yudhas memberitahukannya dan para kafir menuju lokasi yudhas langsung keluar dri tmpt isa,dna sama allah tuhan yang satu tiada tuhan kecuali allah si yudhas di ganti dengan wujud isa al masih lalu di saliblah yudhas sedangkan nabi isa di angkat oleh allah ke langit dan isa akan diturunkan lagi pada hari akhir atau qiamat untuk membenarkan orang2 yang menganggap isa tuhan...
    agama KRISTEN dibuat oleh orang2 kafir pada zaman nabi isa

    qta akan buktikan nnti pada hari akhir ataw qiamat

    percaya tak percaya itu terserah anda
    saya hanya menyarankan anda untuk taubat dan menuju agama yang bnar agar anda tidak tersesat...
    masuklah agama islam dan pelajari lah lbih dalam tentang agma islam...
    didalam islam pun ada latar belakang terbentuknya agama kristen dan agama2 lain.

    ma'af saya tlah lancang ngomong seperti itu pada anda.......

    sekian dan terima kasih

    ReplyDelete
  113. coab buka situs islam download net insya allah complete klw mau lbih lgi tanyakan pada ulama2 di pesantren.

    ReplyDelete
  114. 1. Anda bisa melihat ulang bahwa yang saya sebutkan bukanlah "berjuta-juta bintang" melainkan "berjuta-juta alam semesta".
    Dan bagaimana mungkin anda bisa menggunakan sains sebagai standar kebenaran? Sains sudah banyak kali terbukti salah.... Misalnya teori aristoteles bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati... Sains adalah ilmu ciptaan manusia sendiri, mana mungkin bisa menjadi standar kebenaran?
    Begitu pula dengan sejarah. Sejarah adalah ilmu ciptaan manusia sendiri. Dan lagi, sejarah itu tidak objektif, melainkan subjektif. Sejarah itu dibuat berdasarkan versi pemenang. APa mungkin sejarah bisa dijadikan standar kebenaran?

    2. Anda yang tidak menangkap maksud saya di sini. begini saja, silahkan anda jelaskan: kenapa para rasul berani mati demi iman yang mereka pegang itu? Apakah ada penjelasan lain yang lebih meyakinkan daripada penjelasan bahwa mereka memang telah melihat dan mengalami sendiri mujizat-mujizat, dan melihat sendiri kebangkitan Yesus?
    Benar bahwa banyak dukun bisa membuat mujizat. Tapi; bangkit dari kematian setelah mengalami luka-luka yang luar biasa, adakah dukun yang bisa melakukannya?

    3. Persoalan yang ada di sini bukanlah masalah Tuhan tidak mau muncul. Persoalan yang ada di sini adalah keberdosaan manusia. Apakah anda kira jika Tuhan muncul maka lantas semua masalah akan beres?

    Lukas 16:31
    Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."


    Sejarah Israel sudah membuktikan itu; meskipun Tuhan berkali-kali menolong mereka dengan mujizat yang luar biasa, tetap saja mereka berpaling pada berhala-berhala.
    Meskipun Tuhan sudah menjelma menjadi Yesus dan melakukan mujizat di depan mata orang-orang farisi, mereka tetap saja menolak Yesus dan bahkan membunuh-Nya.

    Semua manusia telah jatuh dalam dosa dan selamanya akan selalu berbuat dosa seperti dikatakan Alkitab.

    4. Saya sudah katakan bahwa bayangkan anda adalah orang tua yang tahu pasti dalam 1 case saja, yaitu tentang kemenangan anak.
    Kalau anda bilang analogi yang relevan itu haruslah yang subjeknya maha tahu, maka tidak akan ada analogi yang bisa relevan di pikiran anda.

    ReplyDelete
  115. lazarus the immortal17 June, 2011 10:09

    1. Jika anda tidak menggunakan standar sains apa guna anda sekolah? bukannya dari dulu sampe sekarang anda tetap menggunakan sains sebagai standar. sains itu standar universal. teori aristoteles jelas sudah bukan lagi standar karena ada standar yang baru. didalam sains ada juga sains yang sudah fix atau masih berupa teori. tidak perlu sains yang masih teori atau rumit2 untuk menyangkal alkitab cukup sains yang sudah fix seperti 1+1 = 2. dari awal kitab kejadian saja sudah menentang sains yang sudah bisa dibuktikan. kitab kejadian mengatakan kalau matahari dibuat pada hari ke 4 (silahkan baca kembali kata2 bro ari diatas mengenai ilmu penciptaan bumi dibandingkan dengan kitab kejadian). padahal kita semua tau tanpa ada matahari tidak mungkin bumi bisa ada. sains yang ini siapa berani menyangkal. saya percaya saya masih bisa menyebutkan berapa sains sederhana yang bisa menyangkal anda. penjelasan anda saya yakin hanya menutup2i lagi karena saya yakin anda cukup terpelajar. bahkan terkesan kalo mengatakan alkitab sesuai dengan sains. tp nyatanya anda sendiri yang menyangkalnya sekarang.

    2. maaf kalo saya menyangkal bahkan sedikit tertawa membaca sangkalan anda ini. anda menutup mata dari sekeliling. terlalu banyak bukti didaerah saya dan daerah lain yang menunjukan pada orang sakti bisa bangkit dari kematian. bahkan setelah badannya terpotong2pun masi bisa tersambung dan bangkit secara ajaib. entah dengan bantuan siapa tp dari kacamata orang awam itu sama saja. hanya karena "terpengaruh" ajaran2 hal ini dibedakan mengenai mukjizat dan ilmu hitam. tp kan sama saja efeknya.

    3. permasalahan saya disini adalah cinta kasih tuhan. berkali2pun kalau tuhan "maha pengasih" tidak mungkin dibiarkan. lagi2 anda membawa kitab suci anda. apakah anda tidak belajar. dalam diskusi agama anda membawa alkitab tanpa didasari sains dan sejarah begitupula dengan agama lain maka kesimpulan tidak akan ketemu. karena itu saya belajar dengan titik berat standar universal sehingga saya menjadi tidak memihak satu agama. (silahkan dibaca lagi mengenai konsep karunia dari bro ari)

    4. mengenai hal ini kiranya anda tidak bisa menjelaskan lebih lanjut. saya akan berusaha memahami sesuai perkataan anda sebelumnya saja.

    lalu mengenai konsep tri tunggal bagaimana anda menjelaskan kata2 bro ari ini "mnurutku sih, klo mau sdikit lebih paham soal allah, kita bs narik ke sejarah. jgn cm kena euforia lingkungan n famili langsung jdi nurut2 bgitu aja.. kita tau kan kristen itu konsepnya monotheisme tritunggal. alias tuhan esa. mari tengok masa lampau. dari sejarah, kita bakal tau klo sbnernya ada evolusi konsep tuhan, sedari dulu perjanjian lama smpe jaman skrg.bermula dari el (elohis > ewlloh > allah) and yahwe yg mrupakan ketuhanan awal jaman israel purba. sebelumnya, el adlah dewa bangsa kanaan purba yg dipuja ama para bapa leluhur yahudi (misal abraham, ishak, yakub). abraham ngliat el sbagai tuhan yg lembut. belakangan kemudian, belahan lain, bangsa israel nemuin tuhan berbeda, yg disebut yahwe. awalnya, yahwe itu dewa para prajurit perang, dewa gunung berapi, dewa yg disembah di midian (yordania). seiring waktu, yahwe ini makin ngetop n mendominasi agama yahudi kuno. trus, yahwe dijadiin satu, ato disetujui untuk dianggap sama dengan el, oleh org2 jaman itu. sifat yahwe digambarin di keluaran 15:3, keluaran 20:5, ulangan 6:4++, 1 samuel 15:18, bilangan 31:17-18 (israel).
    nah, el ama yahwe ini merupakan akar tuhan, yg trus brkembang nyesuaikan ama kebutuhan jaman, smpe kyk skrg ini. ada juga lukas 14:23, yg menginspirasi para misionaris untuk merekrut umat sebanyak mungkin. pas jaman perang, dibutuhin sosok tuhan yg bs membakar semangat para prajurit. seperti yahwe itu. tpi d jaman yg makin maju (sadar makna perang), konsep tuhan masing2 suku mulai kerasa gak relevan, coz kyknya lbih masuk akal klo ada 1 hakekat yg mnciptakan keseluruhan semesta. "

    dikatakan tuhan "digunakan" oleh manusia sesuai dengan kebutuhan waktu itu. dan diliat dari segi sejarah "kelihatannya" memang seperti itu.

    ReplyDelete
  116. lazarus the immortal17 June, 2011 10:16

    untuk bro syukron ali.

    mohon maaf saya membela penulis blog. setidaknya penulis berusaha meliat bukti2 bukan hanya dari sudut pandang kitab semata.

    menurut saya tidak ada gunanya anda membahas kitab anda apabila tidak didasari dengan pembahasan yang memadai. bahas kitab anda saja bt menyangkal kitab lain sama dengan mukul batu dengan batu. yang ada malah muncul api.

    bila anda mau menyisihkan waktu dibaca mengenai posting2 diskusi yang banyak dibahas diatas dengan sikap mental ingin belajar dan bukannya dengan sikap ingin mencari kesalahan. sehingga bisa ikut belajar dan mengembangkan diri sendiri.

    ReplyDelete
  117. @lazarus:
    terima kasih buat tanggapannya. Terima kasih juga telah membela saya. hahaha... ^^

    1. Seperti yang sudah saya katakan bahwa sains itu ilmu buatan manusia sendiri. Bisakah manusia yang sangat terbatas ini memahami kebenaran absolut? Tidak mungkin bisa.
    Kenyataannya, masih banyak hal yang tidak bisa dijelaskan secara sains. Misalnya, teori big bang. Hampir semua fisikawan mempercayai teori ini; tapi mereka tidak mempunyai penjelasan yang memuaskan mengenai apa penyebab dari big bang tersebut. Bagaimana mungkin dari ketiadaaan tiba-tiba bisa muncul sebuah ledakan besar?
    Contoh lain, adalah moral di dalam diri manusia. Dari mana asalnya moral ini? Tidak ada ilmu biologi maupun fisika yang bisa menjelaskannya.
    Sains memang mengandung kebenaran yang sangat besar, sangat kaya dengan kebenaran, namun sains bukanlah kebenaran absolut itu sendiri, dan juga merupakan standar dari kebenaran. Pada saat anda mengatakan "sains adalah standar kebenaran", maka secara filosofis saya bisa menjawab: Kalau begitu, coba buktikan secara sains bahwa sains adalah standar kebenaran. Bisakah anda melakukannya?
    Mengenai pertentangan antara Alkitab dengan sains, silahkan anda jelaskan bagian mana saja yang bertentangan, dan saya akan menjawabnya satu demi satu. Memang Alkitab selalu mengalami banyak serangan mengenai hal ini, namun semuanya itu bisa dijawab oleh para pemikir Kristen. Bagian dari Kitab Kejadian yang anda serang itupun sebenarnya bisa dijawab. Silahkan baca penjelasan lengkapnya di http://www.gkri-exodus.org/image-upload/KEJADIAN%201%20ayat%206-19.pdf
    Saya akan berikan kutipannya:

    Salah satu persoalan krusial sehubungan dengan penciptaan matahari di hari 4 adalah keterkaitan dengan terang di hari 1. Sebagian penafsir mempercayai bahwa terang di hari 1 tidak memiliki keterkaitan apapun denga matahari. Apabila kita menyelidiki petunjuk yang disediakan oleh teks secara lebih teliti, kita akan melihat bahwa bukti-bukti yang ada mengarah pada kesimpulan lain. Terang di hari 1 adalah terang dari matahari, walaupun matahari baru muncul di hari 4.
    Berikut adalah beberapa argumen yang mendukung pandangan ini:
    1. Frase “langit dan bumi” di 1:1 sudah mencakup segala sesuatu (lihat pembahasan di 1:1). Jika ini diterima, maka matahari sudah termasuk yang diciptakan Allah sebelum hari 1.
    2. Kata kerja hāyā di 1:14 muncul dalam konstruksi kalimat yang berbeda dengan hāyā di 1:3 dan 6. Di bagian sebelumnya hāyā muncul sebagai predikat sederhana, sedangkan di 1:14 kata ini diikuti infinitif pelengkap yang menyiratkan satu tujuan. Konstruksi seperti ini sebaiknya diterjemahkan “biarlah benda penerang di langit memisahkan...”
    3. Penekanan pada hari 4 bukan terletak pada keberadaan matahari, tetapi fungsinya sebagai pengatur waktu dan musim yang tetap. Penekanan ini lebih tepat dipahami sebagai petunjuk bahwa sebelumnya matahari memang sudah ada, tetapi belum berfungsi sebagai pengatur. Bagian bumi yang gelap tetap gelap, sedangkan yang terang juga tetap terang (1:3-5). Dengan meletakkan matahari di langit sebagai pengatur waktu, maka terang dan gelap bisa mendatangi bumi secara bergantian dan teratur.
    6
    4. Semua proses penciptaan mengarah pada klimaks penciptaan manusia dan kesempurnaan semua ciptaan (1:31). Seandainya Allah menciptakan terang khusus di hari 1 yang selanjutnya digantikan peranannya oleh matahari, maka kisah di hari 1 akan menjadi satu-satunya proses penciptaan yang mubazir dan tidak sampai kepada klimaks.
    Seperti sudah sempat disinggung di atas, penekanan di hari 4 terletak pada fungsi benda-benda penerang. Fungsi ini diulang berkali-kali dan dalam sebuah struktur yang indah (A B C D
    D’ C’ B’ A’). Perhatikan kesejajaran berikut ini:
    1:14a untuk memisahkan siang dan malam (A)
    1:14b untuk mengatur musim dan waktu (B)
    1:15 untuk menerangi bumi (C)
    1:16a untuk mengatur siang (D)
    1:16b untuk mengatur malam (D’)
    1:17 untuk menerangi bumi (C’)
    1:18a untuk mengatur hari (B’)
    1:18b untuk memisahkan terang dan gelap (A’)

    ReplyDelete
  118. 2. Oh ya? Wah maaf, saya baru tahu ada hal seperti itu. Jujur saya tidak percaya adanya hal seperti itu; kalaupun ada, saya yakin itu hanya kabar burung atau rekayasa. Bisa anda berikan buktinya dulu?

    3. Jawaban singkat saya terhadap pertanyaan anda adalah ini: Seandainya Tuhan muncul dengan jelas disertai berbagai mujizat pun tidak akan menyelesaikan persoalan dosa-dosa manusia. Kenapa demikian? Karena Alkitab mengatakan itu. Anda mengatakan Alkitab tidak bisa menjadi bukti yang objektif? Okelah, mungkin saya tidak bisa memberikan bukti yang memuaskan bagi anda. Namun bagaimana dengan anda sendiri? Bisakah anda memberikan bukti bahwa "kemunculan Tuhan akan menyelesaikan semua masalah"? Saya rasa itu hanyalah perkiraan anda sendiri.

    4. Mengenai konsep Tuhan dari bro ari, saya akan menjawabnya sebagai berikut:
    Benar bahwa konsep Tuhan itu berkembang. Namun apakah jika berkembang lantas berarti konsep itu salah? Misalnya, ilmu matematika. Matematika sendiri juga mengalami perkembangan. Dulunya orang hanya mengenal bilangan asli. Lalu orang mulai mengenal bilangan bulat. Lalu mengenal bilangan rasional. Lalu mengenal bilangan irasional. dan akhirnya mengenal bilangan imajiner. Apakah lantas berarti matematika itu salah?

    Mengenai teori bahwa yahwe disembah bangsa lain sebagai dewa perang, dewa gunung berapi dan sebagainya, tolong bro ari menjelaskan dari mana sumbernya. Saya memang tahu bahwa konsep bangsa Yahudi ada beberapa kemiripan dengan konsep bangsa-bangsa kafir; namun intinya TIDAK SAMA. Dan justru sebaliknya; beberapa kemiripan tersebut muncul karena konsep Yahudi tersebut yang ditiru oleh bangsa-bangsa kafir. BUkan karena Yahudi yang ikut-ikutan bangsa-bangsa kafir.

    ReplyDelete
  119. oh ya, satu lagi.
    Seandainya teori bro ari bahwa konsep tritunggal itu merupakan hasil perkembangan/evolusi semata; dan juga bahwa perkembangan itu disesuaikan dengan kebutuhan zaman.... Saya mau tanya: memangnya konsep tritunggal itu sesuai dengan kebutuhan zaman abad pertama? Justru gara-gara konsep tritunggal itu, orang-orang Kristen jadi dimusuhi oleh orang-orang Yahudi... Dan kalau dari teori ari juga, maka harusnya "orang Kristen mempunyai suatu kebutuhan, makanya mengembangkan konsep ketuhanan menjadi monoteisme tritunggal untuk mengatasi kebutuhan itu". Nah, memangnya kebutuhan apa yang dihadapi oleh orang-orang Kristen? Justru orang-orang Kristen seakan-akan "cari mati" dengan dengan memegang teguh konsep tritunggal itu....

    ReplyDelete
  120. umat yahudi dibawah pimpinan nabi musa juga dimusuhin gara gara konsep allah ekhad nya... yang waktu itu mesir percaya pada dewa dewa lebih lebih waktu fir'aun ngaku ngaku jadi tuhan... heheh...

    ReplyDelete
  121. lazarus the immortal18 June, 2011 00:03

    Wah anda hebat sekali bro paulus. anda binggung menjelaskan anda tanya saya balik gantian saya yang binggung. padahal disini saya yang ingin mencari tau tentang kristen.

    1. bahasa alkitab bisa diputar2 yang jadi masalah. beberapa kali terjadi demikian dalam sejarah. galileo misalnya mengatakan bahwa kecepatan jatuh benda sesuai dengan massa benda dan bukan berat dari benda seperti yang dikatakan gereja dahulu. akhirnya dia dipenjara. namun saya yakin bro paulus jg punya pembelaan karena saya maklum ini kasus lama. yang baru saja banyak yang sudah dibela. tp sudah membuktikan bahwa alkitab salah ditafsirkan. davinci harus melakukan autopsi sembunyi2 karena takut oleh gereja. padahal tanpa catatan2nya mungkin manusia sangat terlambat dalam teknologi bedah dan masi banyak yang mati hanya gara2 usus buntu. kasus lama juga saya yakin sudah ada bantahannya. tp akan terus begitu sampai kapan? terbukti alkitab adalah karya yang begitu mudah disalah tafsirkan. hingga saya tidak yakin makna saat ini adalah makna yang benar. bisa saja salah tafsir lagi seperti yang sudah2. mending saya ngikut katanya bung karno yang tidak mungkin disalah tafsirkan "JANGAN SEKALI-SEKALI MELUPAKAN SEJARAH".

    manusia sangat hebat mencari alasan dengan imajinasi seperti kata bro ari. selain itu sains ada yang fix seperti 1+1 = 2 dan ada yang kontroversi seperti big bang. tentunya yang dapat dijadikan standar kebenaran adalah yang fix. saya rasa bro paulus jg setuju.

    anda mengatakan sains ilmu manusia sendiri. alkitab diklaim manusia sendiri sebagai kata2 allah. kata2 allah yang begitu mudah disalah tafsir? padahal yang tulis juga manusia yang katanya mendapat "ilham" dari allah. siapa yang tau kalo newton dan einstein juga bukannya berhasil melakukan penelitian sendiri tp ternyata mendapat "ilham" dari allah juga dalam melakukan penelitiannya. anda terlalu berfikir sempit jika melihat itu sebagai ilmu manusia atau ilmu allah. padahal jwban anda mengapa anda anggap alkitab dan faham kristen pasti benar saja tidak memuaskan dengan hanya mengatakan unik dan rela mati sehingga pasti benar. bgmn dengan galileo yang rela sampe dipenjara gereja gara2 membela yang ternyata terbukti kebenaran sekarang? mungkin saja dia dapat "ilham" dari allah juga karenanya berani membela ilmu yang disebarkannya.

    2. wah saya tidak berilmu sakti jd tidak bisa membuktikan. tp saya kenal banyak yang pernah melihat langsung. teman2 dari kampung halaman saya yang dari desa2. mungkin bro paulus berminat menyelidiki langsung biar saya mengatakan tempatnya?

    3. lagi2 anda menitik beratkan allah mengatakan. apakah anda tidak menyadari saya bahkan ragu tentang eksistensinya sebagai tritunggal makanya mencari dengan belajar ke anda dan anda jawab dengan berputar2 balik tanya ke saya? saya tanya anda de. kalau saya bilang bro ari punya anjing anda pasti ragu2 kan? wong saya ketemu aja tidak pernah. bahkan namanya saja belum tentu ari. tapi kalo bro ari muncul n bawa anjing + KTP yang tulisan namanya ari pasti anda percaya. kalo tidak percaya sepenuhnya paling ga ya lebih percaya. ya kira2 seperti itulah.

    4. matematika berkembang dengan terus menyempurnakan tidak saling bertentangan apakah demikian dengan ketuhanan? jelas tidak, karena konsepnya kan ditentang lagi oleh yahudi. seperti kata bro anonim diatas lagi. tp saya setuju dengan anda. saya ikut menunggu penjelasan bro ari lagi saja. saya tidak mau memihak. apabila tidak ada kejelasan tetap saya bela tentunya saya jadi memihak dan tidak netral.

    ah akhirnya diskusi ini jadi merembet kemana2. sepertinya sudah menjadi bagian dari diskusi agama. setelah ini ada baiknya nunggu bro ari yang tiba2 ngilang ini buat bales. saya kembali jd penyimak yang baik saja. oh ya saya jg ingin ucapkan terima kasih bt waktu bro paulus yang sudah setia balas dan berusaha menjelasan semampunya kepada saya.

    ReplyDelete
  122. Wah, terima kasih telah memuji saya hebat sekali. ^^

    1. Menurut saya, sangat wajar kalau Alkitab seringkali disalah tafsirkan. Bagaimana mungkin akal manusia yang sangat terbatas ini bisa mengerti kebenaran absolut? Karena akal manusia sangat terbatas itulah, wajar kalau manusia jadi salah tafsir terhadap Alkitab. Justru karena kebenaran Tuhan itu sangat besar, sangat absolut, maka wajar kalau manusia tidak bisa mengerti sepenuhnya dan menimbulkan salah tafsir.
    Benar bahwa tidak ada bukti absolut mengenai Alkitab sebagai firman Allah. Bukti-bukti yang saya berikan tidaklah absolut. Namun di saat bukti tidak mencukupi, di sanalah iman bekerja. Selalu ada ruang untuk iman. Kalau memang Kristen punya bukti absolut mengenai Alkitab sebagai firman Allah, maka iman tidak diperlukan lagi.
    Saya harus mengakui bahwa sepanjang sejarah, gereja telah melakukan begitu banyak kesalahan dan kekejaman. Di antaranya adalah ketidakadilan terhadap galileo. Selain itu juga ada inkuisisi, perang salib, dan banyak lagi lainnya. Tentu saja sebagai orang Kristen saya malu terhadap fakta sejarah ini; saya hanya bisa mengatakan bahwa Alkitab sebenarnya tidak pernah mengajarkan kejahatan seperti itu.

    2. Wah kalau cuma cerita dari kampung halaman dan desa-desa sih, saya sudah banyak mendengar kabar burung seperti itu. Saya juga dengar ada orang-orang sakti yang bisa menghilang, ada yang bisa berubah jadi binatang, bisa berubah jadi orang lain, bisa terbang, dan sebagainya. Yah, jujur saja saya tidak tertarik pada hal-hal demikian.

    3. Ya anda sendiri juga tidak bisa memberikan bukti kan bahwa kemunculan Allah akan menyelesaikan semuanya? Karena itulah iman diperlukan. Kalau anda memilih untuk tidak mau percaya, itu hak anda.

    4. Konsep tritunggal itu tetaplah merupakan konsep monoteisme. TIdak bertentangan dengan konsep Yahudi mengenai keesaan Allah. Orang yahudi menentang konsep tritunggal karena mereka membenci Yesus, bukan karena konsep tritunggal itu bertentangan dengan konsep mereka.

    Terima kasih juga buat tanggapan anda. ^^

    ReplyDelete
  123. lazarus the immortal18 June, 2011 23:56

    1. yah terima kasih anda sudah berfikir terbuka. memang bisa saja orangnya salah membuktikan. tp saya tau kitab yang lebih "to the point" maknanya jd tidak bs diputar balik. dan menurut saya itu tidak termasuk alkitab. seperti yang saya katakan diawal iman saya datang dari pembuktian dan pencarian kebenaran dan seharusnya semua bisa dibuktikan. buat apa tuhan kasi akal budi kalau ternyata dilarang dipakai. oh iya saya lupa kalo akal budi dateng dari dosa adam yang makan buah.

    2. yah sayang sekali karena cerita2 itu harusnya mengusik rasa ingin tahu orang seintelek anda karena sangat membuat mukjizat yesus jadi "biasa saja"

    3. bukankan saya sudah bilang analogi anjing peliharaan bro ari. itulah penjelasan dari saya.

    4. ah benarkan begitu coba diterangkan lebih lanjut. mengapa mereka membenci? dan mengapa mereka menganggap yesus tidak sesuai dengan nubuat di taurat seperti yang anda bangga2kan? mengenai nubuat yang dimaksud sudah dibahas bro ari diatas.

    iman tanpa didasari pembuktian bagi saya hanya percaya membuta. saya percaya bila tuhan yang kasi akal ke saya maka akan saya gunakan semaksimal mungkin untuk menguatkan iman saya termasuk untuk mencari kebenaran mengenainya sehingga akan jadi tidak bisa digoyahkan dibanding hanya dengan mendengar ocehan dan dongeng2 dari orang2 dan buku2.

    ReplyDelete
  124. 1. Justru karena Alkitab bisa disalahmengerti, makanya Tuhan memberi akal budi supaya kita terus berpikir dan mencari kebenaran. Kalau memang Alkitab tinggal dibaca satu kali langsung kita bisa tahu kebenarannya, maka akal budi kita ini jadi tidak ada gunanya. Tidak ada gunanya para ahli tafsir Alkitab berkutat berjam-jam dengan ayat-ayat Alkitab. Tidak ada gunanya lagi ahli-ahli teologi Kristen. Tidak ada gunanya lagi kita merenungkan ayat-ayat Alkitab siang dan malam, karena kita tinggal baca 1 kali langsung mengerti tafsiran yang paling benar.

    2. Kenapa para ilmuwan tidak ada yang tertarik menyelidiki kisah sedahsyat itu? Karena mereka sudah tahu itu cuma kisah bualan semata.

    3. analogi anda tidak tepat. Dalam konteks diskusi ilmiah, orang yang harus membuktikan adalah orang yang bersifat "aktif". Dalam analogi anjing tersebut, jelas bahwa ari yang bersifat "aktif" karena mengakui dirinya punya anjing, maka dia yang harus membuktikan. Namun dalam konteks sifat Allah yang kita diskusikan, kita sama-sama dalam keadaan aktif. Anda mengatakan kemunculan Allah akan menyelesaikan semuanya, saya mengatakan kemunculan Allah tidak akan menyelesaikan persoalan. Karena itu anda juga seharusnya wajib menyodorkan bukti. Saya bisa menyodorkan 1 bukti: kisah Israel di Perjanjian Lama. Memang anda bisa mengatakan ini bukti yang tidak valid, tidak objektif; namun ini jauh lebih baik daripada anda yang tidak mempunyai bukti apapun.

    4. Sederhana saja: karena mereka tidak mau taat pada kebenaran. Ini sama saja dengan pertanyaan: kenapa banyak remaja mengonsumsi narkoba padahal sudah tahu dilarang orang tuanya?

    5. Memangnya siapa yang bilang iman saya tanpa pembuktian? Emangnya artikel apa yang saya buat di sini? Justru karena saya percaya iman dan pembuktian harus berjalan beriringan, makanya saya membuat artikel ini. Dari mana asalnya tuduhan anda bahwa saya memegang iman yang membuta??

    ReplyDelete
  125. Saya anonim asal tanya saja.

    Kalau semua agama masing masing keluarkan ayat ayatnya,pasti mengatakan ayat alkitab saya benar udah dituliskan.
    Kalau saya bertanya berdasarkan logika menurut lohika saya , atau boleh dikatakan umum juga

    Kenapa Yesus harus mengorbankan diri dan di bunuh, lalu orang kristen menjawab untuk menebus dosa manusia melalui darahnya

    Lalu saya juga mau tanya pada jaman dahulu cerita bahela bahwa jaman dulu dulu juga orang suka mengorbankan manusia, apakah pandangan ini terinspirasi pandangan jaman bahela juga demi suatu penembusan atau upacara suatu suku tertentu.

    Seperti mengorbankan sapi,burung ,babi,domba sama tidak yaa...,saya takut pandangan pihak pengikut kristen di jaman dahulu juga berpandangan bergitu, sebab dahulu juga suka menggunakan darah,minyak sebagai upacara agama, benar tidak.

    ada lagi dahulu kala banyak pemimpin juga mengakui bahwa beliau adalah utusan Dewa/Tuhan

    di Jaman sekarang juga banyak seperti yang kita dengar pada abab ini,apalagi pemuka agama yang menyatakan dunia akan kiamat,setahu saya jaman dahulu alkitab juga mengatakan dunia akan kiamat,apakah ini suatu cara untuk menarik anggota,agar menjadi kelompoknya lebih jago dan kuat dalam dunia kekuasaan

    Saya sampai sekarang juga masih bertanya, kenapa kita harus ada setan,iblis, kalau tidak ada kan manusia tidak jatuh dosa menurut cerita,

    Kalau Yesus Tuhan kenapa harus bersudah paya,saya yakin kalau Yesus itu memang Tuhan pasti Beliu gampang melakukan sesuatu dan tidak usah disiksa kan beres bukan,seperti beliau yg dikatakan dalam alkitab Yesus menyembuhkan orang buta, gampangkan
    tinggal ngomong saja, Hai manusia mulai hari ini saya memperlihat engkau dan saya mengubah dunia ini kembali menjadi surga, anda tidak usah bersusah paya risau tentang kehidupan mu di masa ug akan datang.langsungku mengubah jiwa dan pikiran anda menjadi seperti kehendakKU,bersenang senanglah,aku tidak akan menyesalkan lagi

    Tuhan Itu sangat maha, Tahu Adil,bijak,benar,besar,kasih,pengayang dan sebagainya
    salam perkenalan ARI dan PT
    dari Hikmat

    ReplyDelete
  126. @anonim:
    saya akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan anda ^^

    1. Yesus harus bersusah payah menebus dosa manusia karena Tuhan adalah maha adil. Tuhan tidak bisa begitu saja mengampuni dosa semua manusia lalu lantas memasukkan mereka ke surga, karena Ia maha adil. Dosa tetaplah dosa, harus dihukum. Karena itulah Yesus menebus dosa manusia.

    2. Memang banyak orang mengaku sebagai utusan Tuhan, namun adakah orang yang mengaku sebagai satu-satunya jalan pada Tuhan? Adakah orang yang mengaku sebagai "jalan, kebenaran, dan hidup"? Adakah orang yang mengaku "Aku dan Bapa (Tuhan) adalah satu"? Hanya Yesus yang mengaku demikian.

    3. Konsep penebusan dengan pengorbanan yang dimiliki Kristen adalah penggenapan dari konsep Perjanjian Lama Yahudi. Dalam Perjanjian Lama, orang yang berdosa harus mempersembahan korban penghapus dosa, biasanya berupa domba. Korban penghapus dosa ini merupakan penunjuk pada Yesus yang mati menebus dosa manusia. Dan konsep Kristen ini jelas berbeda dengan konsep agama-agama dunia yang anda sebutkan. Agama-agama dunia menganggap bahwa kita harus terus-menerus mempersembahkan korban tiap kali dewa merasa marah, atau tiap kali dosa dunia ini semakin bertambah, maka semakin banyak korban yang harus dipersembahkan. Namun konsep Kristen mengatakan bahwa Yesus sudah menebus dosa seluruh umat manusia, sekali untuk selamanya.

    ReplyDelete
  127. @ Paulus Teguh

    what a wonderful blog!

    @ Anonim
    Yesus Kristus bukanlah manusia seperti manusia lazimnya. Dia ada bukan karena hasil persetubuhan. Dalam Alkitab TUHAN mengutuk orang2 yang mengorbankan manusia kepada dewa-dewa. Lalu apakah pengorbanan Yesus adalah sebuah bentuk ritual agama berhala???
    Tidak. Sebab seperti yg sudah saya jelaskan diatas. Yesus Kristus adalah manusia yg berbeda seperi manusia lazimnya. Mengapa???

    1. adakah manusia (sebelum & sesudah zaman Yesus) yg lahir tanpa dari pembuahan dari sel sperma dan sel ovum? Yesus berasal langsung dari Roh Kudus Allah sendiri.

    2. Adakah manusia (sebelum & sesudah Yesus) yang dapat tidak memiliki kesalahan sedikitpun? kalau anda sanggup tunjukan satu saja dosa Yesus kristus?

    3. Adakah manusia yang mati lalu bangkit dan kemudian naik ke surga?

    4. Yesus hanya memerlukan kurang lebih 3 tahun masa pelayanan ditengah2 masyarakat Yahudi dengan 12 murid untuk memiliki milyaran pengikut di seluruh dunia. Adakah seorang manusia yg sanggup melakukannya?

    5. Adakah manusia yg mampu berkata "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup."? Hanya Yesus yg bisa!

    Kematian Yesus di kayu salib adalah bentuk kasih Allah kepada umat manusia. Ke-Allah-an Yesus Kristus adalah yg membedakan-Nya dengan manusia pada umumnya.

    salam www.faithbookz.blogspot.com
    by Fajaryehuda

    ReplyDelete
  128. Allah SWT itu Maha segalanya, Allah SWT dapat merubah/menjadikan sesuatu sekehendak Allah SWT..Allah SWT dapat merubah diri-Nya jadi debu, tanaman, manusia, Ruh, atau jadi apapun atau jadi berapapun juga kalau Allah SWT BERKEHENDAK karena dia sang Pencipta alam semesta bro, seperti itulah logikanya..jadi memakai konsep Tritunggal itu sangatlah sempit dalam memandang Kuasa Tuhan..Kalau Yesus itu Tuhan kenapa dia masih berdo'a dan mendo'akan manusia,berarti masih ada kuasa diatas Yesus (Tuhan),benar tidak?...Allah SWT itu Multi Tasking pangkat tak terhingga jadi Allah SWT tahu apa yang kita pikirkan, kita lakukan dan yang akan kita lakukan..untuk apa Allah SWT yang menciptakan manusia bersusah payah berkorban bahkan rela menebus dosa-dosa manusia demi menunjukkan Kuasa-Nya, semiskin itukah Kuasa Tuhan dimata Kristen?
    Pernahkah bro Paulus mamahami kenapa AlQuran itu cuma ditulis dalam Bahasa Arab? kenapa tidak bahasa indonesia atau bahasa lain, AlQuran saja dengan bahasa Arab banyak yang salah dalam memahaminya/menafsirkannya (contoh:Bom bunuh diri yg terjadi sekarang,itu adalah konsep Jihad yang salah menurut AlQuran), Coba bayangkan jikalau AlQuran itu ditulis berbagai bahasa seperti Alkitab (injil kristen),wuihhh tambah kacau brooo..AlQuran itu berisi Segalanya, disitu ada Sains, sejarah, peraturan2 dsb...
    Memang kita manusia kalau sudah Percaya (Iman) pada sesuatu pasti akan memegang teguh iman itu seperti bro paulus berani membuat Blog ini, kalau bro paulus mau mencari kebenaran tentang Agama mana dan Tuhan mana dan Kitab mana yang paling benar coba bro paulus lakukan dengan berpindah2 agama, ga usah jauh2 agama yg ada di Indonesia saja, pelajari dalam2 setiap ajaran
    agama2 tersebut kemudian bandingkan dan buat keputusan agama mana yang paling lengkap dan paling benar menurut anda...
    Hehehe...
    Oh iya Maaf Bro Paulus jika kata-kata saya diatas menyinggung, saya cuma berbagi pemikiran saja...Salut buat Blog Anda...
    Apapun Agamanya yang penting minumnya teh botol sosro..iet salah..Apapun Agamanya yang penting Bhinneka Tunggal Ika untuk Indonesia..Hehehe..Hidup Indonesia!!!

    ReplyDelete
  129. Hidup Indonesia! Hahaha...

    Terima kasih buat komentarnya, saya sangat menghargainya.... Saya senang bertemu orang seperti anda meskipun hanya melalui internet ^^

    Mengenai usul anda untuk berpindah-pindah agama, saya tidak bisa melakukan itu, karena keterbatasan saya. Saya hanyalah mahasiswa yang masih terikat dengan tempat tinggal dan keluarga saya; saya tidak mungkin bisa bebas berpindah-pindah ke klenteng, masjid, gereja. Selain itu, saya tidak berpikir itu pilihan yang bijaksana. Sebagai contoh: orang Buddha harus menjadi rahib untuk bisa mencapai nirwana. Masa saya harus jadi rahib dan meninggalkan keluarga saya? Lalu juga: dalam hukum islam, orang islam yang murtad ke agama lain boleh dibunuh. Pikirkan saja akibatnya kalau saya mencoba masuk islam lalu kemudian berpindah ke agama lain lagi.

    Mengenai pertanyaan-pertanyaan anda tentang kekristenan, saya bisa menjawabnya sebagai berikut:
    Kenapa Yesus berdoa pada Bapa? Karena Yesus adalah Tuhan yang mengambil posisi seorang hamba. Ia mengosongkan diri dan menjadi sama dengan manusia, lalu menunjukkan ketaatan sampai mati kepada Bapa-Nya. Kenapa demikian? Untuk menjadi teladan yang sempurna pada manusia dan untuk menebus dosa manusia. Karena itulah Ia berdoa dan melayani Bapa-Nya; karena Ia telah mengosongkan diri.

    Kenapa Allah harus bersusah payah menebus dosa manusia? Karena Allah itu mahakasih sekaligus mahaadil. Dalam kasih-Nya, Ia ingin manusia-manusia bisa selamat. Namun dalam keadilan-Nya, manusia harus binasa karena telah berdosa. Bagaimana mengatasi masalah ini? Hanya ada 1 jalan: penebusan dosa.

    Mengenai alquran, saya tahu bahwa islam memandang alquran itu sempurna sehingga kita harus mempelajari bahasa arab untuk mengenal isi alquran. Namun justru itu yang membuat saya heran: kenapa muhammad yang dipandang sebagai nabi bagi dunia itu justru terbatas pada 1 bahasa saja? Kenapa alquran yang katanya merupakan mujizat terbesar muhammad itu ternyata hanya terbatas pada 1 bahasa saja?

    Kenapa Alkitab bisa diterjemahkan ke bahasa-bahasa lain? Saya mengerti bahwa proses penerjemahan pasti akan menyebabkan beberapa kekeliruan; namun tetap saja Alkitab adalah firman Allah yang sempurna. Coba pelajari filsafat komunikasi. Saat orang berkomunikasi, ia menggunakan media; entah itu tulisan, atau suara, atau internet, dan sebagainya. Begitu juga dengan Alkitab. Allah berfirman menggunakan sebuah media, yaitu tulisan dan bahasa. Apakah "tulisan" itu? Ciptaan manusia. Jadi saat terjadi kekeliruan dalam penerjemahan Alkitab, yang salah itu bukan firman Allahnya; yang salah itu medianya, yaitu tulisan dan bahasanya. Karena di dunia ini tidak ada media yang sempurna; semuanya terbatas, memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

    Salam damai :D

    ReplyDelete
  130. jika anda menganggap bahwa yesus mengosongkan diri dan mengambil posisi sebagai hamba untuk mengagungkan bapak seharusnya anda juga tidak bleh membatasi tuhan hanya pada diri yesus saja... karena bisa jadi sidarta dan pengikut budha pun seperti itu halnya dengan melakukan dhamma.... begitu pula nabi muhammad dan umat muslim dengan mencoba menafikan apapun demi tauhidnya... anda harus berfikir ebih luas dengan judul artikel ini..

    ReplyDelete
  131. lalu anda bertanya benarkah nabi muhammad saw nabi bagi seluruh ummat... anda harus memahami tentang ajarannya yang universal dan berusaha untuk mempersatukan seluruh ummat manusia... yaitu beliau mengajarkan bertuhan satu walau jika dijabarkan konsep ketuhanan muslim itu unik, berqiblat (arah tujuan) satu walau dijika diperjelas menghadapkan wajah kearah manapun disanalah wajah keagungannya (terdapat dalam alquran), berkitab suci satu dan anda keliru jika alquran tidak boleh dialih bahasakan semua itu dibolehkan asal disertakan bahasa aslinya demi menghindari pergeseran makna yang jauh,... semua itu agar tidak ada seorang manusiapun menyombongkan diri dan bersatu dibawah satu panji...

    ReplyDelete
  132. satu hal yang menggelitik hati saya anda menganggap yesus tuhan hanya karena ada kalimat yang berbunyi akulah jalan kebenaran dan aku dan bapak adalah satu.... dalam islam ada sebuah kalimat yang oleh sebagian muslim dianggap hadis qudsi tapi saya belum bisa memastikan apakah itu hadist qudsi atau bukan karena saya belum menemkannya dalam kumpulan hadist dan saya tidak mengetahui siapa yang meriwayatkannya mungkin karena keterbatasan ilmu saya... ini hanya sebagai tambahan bagi bung paulus kalimat itu berbunyi seperti berikut "ana 'arabbun bila 'ain wa ahmadu bila mim" yang artinya seperti berikut "aku suku bangsa arab tanpa huruf 'ain yaitu rabb yang bermakna tuhan, dan ahmad tanpa huruf mim yaitu ahad yang bermakna satu" dan setahu saya ada kalimat sidartapun mengajarkan hal yang sama namun itu bukan kompetensi saya... dan saya sebagai muslim seperti kebanyakan muslim yang lain tidak terlalu parno terhadap kalimat kalimat seperti itu...

    ReplyDelete
  133. Paulus Teguh paling pandai membolak balik debatan ,
    Tuhan memberikan akal budi untuk berfikir dan belajar, Segala sesuatu telah disiapkan oleh tuhan untuk manusia , tinggal manusia yang menemukan dan digunakan untuk kehidupan mereka ,maka dari Tuhan memberikan Otak dan Hati

    Kalau tidak percaya dengan pengetahuan, saudara Paulus tidak perlu sekolah dan tunggu dirumah hanya berdoa saja

    Pengetahuan selalu berubah menjadi lebih baik dan digunakan untuk manusia , tinggal manusia mau menggunakan dengan baik saja

    ReplyDelete
  134. 1. Memang benar bahwa bisa saja muhammad atau gautama itu juga adalah Tuhan, namun persoalannya di sini, alquran sendiri tidak pernah mengajarkan bahwa muhammad adalah Tuhan, dan tripitaka juga tidak pernah mengajarkan bahwa gautama adalah Tuhan. Sebaliknya, Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan yang mengosongkan diri. Kalau kaum islam saja tidak pernah mengatakan muhammad adalah Tuhan, kenapa saya harus memperhitungkan kemungkinan muhammad adalah Tuhan?

    2. Anda sendiri yang mengatakan bahwa alquran tidak boleh dialih bahasakan di komentar anda sebelumnya, ini kutipannya:

    "Pernahkah bro Paulus mamahami kenapa AlQuran itu cuma ditulis dalam Bahasa Arab? kenapa tidak bahasa indonesia atau bahasa lain, AlQuran saja dengan bahasa Arab banyak yang salah dalam memahaminya/menafsirkannya (contoh:Bom bunuh diri yg terjadi sekarang,itu adalah konsep Jihad yang salah menurut AlQuran), Coba bayangkan jikalau AlQuran itu ditulis berbagai bahasa seperti Alkitab (injil kristen),wuihhh tambah kacau brooo.."

    Well, ini kutipan dari pemikiran Ravi Zacharias:
    Untuk bisa mengerti alquran secara benar, seorang muslim tidak hanya diharuskan mengerti bahasa arab, namun juga harus menguasai bahasa arab dengan sangat canggih. Mengklaim bahwa muhammad adalah seorang "nabi bagi dunia" namun mujizatnya hanya terbatas pada bahasa arab saja merupakan suatu klaim yang sangat sempit.

    3. BUkti keilahian Yesus ada sangat banyak di Alkitab. Silahkan anda baca di http://paulusteguh.blogspot.com/2011/10/keilahian-yesus-kristus.html

    ReplyDelete
  135. Mengenai Yesus lahir dari perawan Bunda maria juga saya mau tanyakan
    Mungkin tidak Bunda maria juga berpacaran dengan Yusuf dan melahirkan Yesus pada waktu itu. seperti jaman dulu saya masih kecil ada orang hamil alasannya gara gara berenang di kolam renang

    Kematian Yesus kasih karunia dari Tuhan , itu menurut alkitab, tapi masih kurang sebab dalam alkitan juga menggambarkan Tuhan mahakuasa, Kalau dia mahakuasa dan anak TUhan beliau tidak perlu disiksa sampai mati dan menurut alkitab bangkit kembali,
    Kenapa Yeus tidak seperti Nabi musa ,yang mempunyai kekuatan yang luar biasa dalam cerita alkitab, ada versi lain yesus juga ada di tempat lain di bawa oleh muridnya

    Mengenai aku jalan dan kebenaran, seperti Tukang obat sekarang ini juga ada,kalau mau ingat kembali jaman dulu raja raja sering mewakili Tuhan atau dewa mengenai kekuasaanya

    Tapi ada agama tertentu tidak mau menyobongkan diri, segala sesuatu pasti bilang mudah mudahan di kabul oleh TUhan , kan tidak sombong dan rendah hati .

    Mamang dalam doa Kristen kalau ada orang sakit pasti kalimatnya bunyi "sekarang ini juga kamu telah disembuhkan dengan bilur bilur dan darahnya Yesus kristus "

    Kalau kita mau perhatikan tentang rencana TUhan juga yang di yakini oleh umat kristen, konsep di atas tidak diperlukan juga , karena sudah direncanakan sebelumnya , tinggal kamu menunggu saja RENCANA TUHAN Yang dijanjikan ,apalagi tentang ciptaan alam semesta ini sampai adam dan hawa gugur semua.,maka dari itu makin membuat orang makin malas dan tidak mau bersusah paya. semua tunggu saja.lupa pada kodrat manusia yang sesunggunya yang harus bekerja dan berfikir dab belajar.

    Maaf saya ada sedikit kasar, Saya percaya Yesus adalah sosok manusia yang penuh welas asih dan kasih salam agape



    Sebenarnya konsep yahudi dengan konsep yang digunakan oleh orang kristen sekarang juga sama ,karena konsep ini sudah berjalan lama dan sudah mendarah daging mengenai penembusan dosa dengan darah

    ReplyDelete
  136. 1. Bisa saja Yesus lahir dari hubungan di luar nikah. Tapi itu hanya spekulasi anda bukan? Tidak ada bukti yang mendukung hal itu. Kalau sekedar berspekulasi, siapapun juga bisa. Orang lain juga bisa berspekulasi macam-macam, misalnya: bayi Yesus tiba-tiba turun dari langit, atau misalnya Yesus itu anak tetangganya Maria, dan sebagainya. Kalau itu hanya murni spekulasi/perkiraan, tidak ada bukti ataupun catatan sejarah yang mendukung hal itu, maka hal itu tidak layak untuk dipertimbangkan. Selain itu, kisah kelahiran Yesus dari seorang perawan tidak hanya diceritakan oleh Alkitab, melainkan juga oleh alquran. Alquran juga mempercayai bahwa Yesus alias Isa lahir dari seorang perawan.

    2. Yesus sendiri yang mengatakan bahwa Mesias memang harus menderita semua itu, supaya genaplah nubuat-nubuat dalam kitab suci. Tuhan tidak perlu turun dan menjadi manusia yang begitu rendah; lahir di kandang hewan, di keluarga miskin. Lalu bahkan menderita aniaya dan mati disalib. Tuhan tidak perlu melakukan itu, namun Ia tetap melakukannya. Kenapa? Karena Dia begitu ingin mencari dan menyelamatkan manusia berdosa. Ia tidak mau hanya bersenang-senang menonton dari surga. Sebaliknya, bagaikan gembala mencari domba-dombanya, Dia turun ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan manusia-manusia berdosa. Itu karena Tuhan begitu mahakasih, kasih-Nya yang tak terbatas itu membuat-Nya memutuskan turun dari surga.

    3. Sepanjang sejarah, tidak ada 1 orang pun yang pernah mengklaim dirinya sebagai jalan, dan kebenaran, dan hidup. Tidak ada pendiri agama manapun yang mengklaim seperti itu. Tidak ada raja manapun yang mengklaim diri sedemikian. Hanya Yesus seorang diri yang mengklaim diri-Nya sebegitu luar biasa.

    4. Mengenai kalimat "sekarang ini juga kamu telah disembuhkan dengan bilur bilur dan darahnya Yesus kristus "; siapa bilang orang Kristen pasti bilang gitu? Saya bahkan belum pernah mendengar orang-orang Kristen di sekitar saya berdoa seperti itu. Mungkin memang ada orang Kristen yang berdoa secara salah seperti itu, namun itu hanyalah segelintir orang. Sebaliknya, umat Kristen diajarkan untuk berdoa seperti di Matius 8:2 "Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.""

    5. Siapa bilang konsep kami menyebabkan orang malas? Sebaliknya, Alkitab jelas mengatakan bahwa rencana Tuhan hanya dijanjikan bagi barangsiapa yang setia melakukan kehendak Tuhan. Ingat perumpamaan tentang hamba yang diberi 5 talenta, 2 talenta, dan 1 talenta? Apa yang terjadi pada hamba yang malas yang tidak mau menggunakan 1 talenta miliknya? Ia dilemparkan ke tempat hukuman.

    ReplyDelete
  137. Sudah lah jangan memebuat blog ini lagi saya kira Paulus teguh jarang ke gereja yang lain , sekali kali kegereja yang di jakarta, atau menonton ceramah agama kristen di TV.

    Pendeta yang saya kagum hanya satu Pendeta Dr Stephen Tomg ,ceramahnya masih masuk akal, yang lain penuh dengan mujizat

    Pak Paulus Teguh saya minta tolog jelaskan 3 ayat ini: (jangan tidak di jawab )

    1,)Martius 15 :25 Kamu pun masih belum mengerti bahwa segala sesuatu yg kamu masuk ke dalam mulut ke luar ke jamban, tetapi apa yg keluar dari mulut berasal dari hati itu yg timbul pikiran jahat, pembunuh , berjinah ,cabul,curi sumpah palsu dan hujat

    2.) Matius 22-34-40
    Markus 12.28.34 Lukas 10: 25-28
    Kasihilah Tuhan Allahmu ,dengan segenap hatimu dengan segenap jiwamu dan segenap akal budimu dan segenap kekuatanmu
    Dan hukum kedua ialah kasihilah sesama manusia seperti dirimu sendiri tidak ada hukum yang paling utama ini

    3.)Surat Paulus ke efensus
    1:3.14
    Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan Kita Yesus kristus yg dalam kristus telah mengkaruniakan kita segala berkat rohani di dalam surga
    Sebab di dalam dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan , supaya kita kudus dan tak cacat di hadapNya

    ReplyDelete
  138. untuk yang nomor 3 ayat ini seolaj olaj kita pernah di bumi yang lain atau tempat yang lain dan apa hubungan dengan adam dan hawa
    tolong dijelaskan jangan umpama umpama harus alkitabiah
    salom JBU

    ReplyDelete
  139. 1. Pendeta yang pemikirannya bagus dan tidak pernah mujizat-mujizatan ada sangat banyak, tidak cuma Stephen Tong. Murid-murid Stephen Tong yang jadi pendeta semuanya seperti itu kok. Pendeta-pendeta gereja saya juga semuanya seperti itu kok. Punya pemikiran bagus dan gak pernah ada mujizat-mujizatan.

    2. Saya tidak mengerti kenapa anda meminta menjelaskan ayat Martius 15 :25 dan Matius 22-34-40. Memangnya apa yang salah dengan ayat itu?

    3. Untuk Efesus 1:3-4, ayat itu berbicara tentang doktrin predestinasi/pemilihan. Sejak sebelum dunia dijadikan, Allah sudah tahu segala sesuatu yang akan terjadi, sejak awal permulaan hingga akhir dunia, Dia sudah tahu, karena Ia adalah Allah yang maha tahu dan melampaui ruang-waktu. Ia juga sudah tahu bahwa akan lahir seseorang bernama Paulus Teguh di Indonesia. Sejak sebelum dunia dijadikan, Ia sudah tahu. Dan sejak sebelum dunia dijadikan itulah, Allah telah memilih orang-orang pilihan-Nya untuk dijadikan kudus dan tak bercacat.
    Dan ayat ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan reinkarnasi. Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa manusia hanya hidup 1 kali saja.
    Ibrani 9:27 "Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,"

    ReplyDelete
  140. Kalimat yang cukup membingungkan :
    - Allah mahatahu, berarti Allah sudah
    merencanakan segala sesuatu (idak susah
    paya menghadap hidup ini tinggal tunggu
    saja)
    - Seperti tentang Adam dan Hawa juga
    tergusur dalam jawaban pak Paulus
    (manusia dosa karena Allah juga dong
    sebab Tuhan tahu awal dan akhir )habis
    ciptaaannya sang penggoda (ular )
    - Dalam point 2 bahwa Tuhan sudah menglengkapi manusia untuk berfikir dengan akal dan budi bukan hanya mengimani saja

    Di dalam ayat ini sebelum dunia diciptakan Allah telah memilih kita,berarti ada sesuatu dipilih dan ada yg tidak dipilih.,pengertian saya pasti manusialah yang dipilih

    Tapsiran saya jadi manusia dipilih pasti nomor wahid dong ,kudus dan tidak cacat

    Dari ayat Ibrani manusia mati satu kali,apa artinya kudus dan tidak cacat, harusnya tidak mati dong seperti binatang yang harus melahirkan dan mati juga

    saya sebenarnya sudah bosan dengan bolak bali alasan dan jawaban anda *Paulus Teguh)

    Saya bilang apa agamanya baik mengaku dari TUhan langsung, maupun tidak langsung
    ,kalau tidak mendatangkan kedamaian ,apa lagi agama yang menanamkan kebencian dan bermusuhan pada golongan yang berbeda seperti menganggap manusia lain adalah golongan rendah seperti setan,iblis,binatang atau pun fasik

    Saya lebih senang melihat dan menghargai mereka yang dianggap animisme atau dinamisme tapi membawa perdamaian dan penuh dengan kasih sayang mereka benar benar hidup dalam Roh

    Saudara Paulus teguh lebih baik kamu jangan suka mencari cari salah agama orang lain menurut anda. Lebih baik kerja yang baik untuk orang disekitarmu, saya takut anda akan mendapatkan TULAH dari mereka yang tidak suka dengan kamu (orang Stress)

    Biarlah agama islam sesuai dengan cara agama islamnya,biar agama khatolik dengan cara khatolik, hindu dengan cara hindu dan agama buddha dengan cara buddhanya yang mengajarkan metta karuna untuk semua, tidak memandang berasal dari agama maupun etnis dan golongan apapun ( saya salut juga buat Bikku Cheng Yen yang mengbangun semua golongan di seluruh dunia,dengan cinta kasih universalnya )

    Berdamailah dengan semua,agar kamu jangan telambat untuk berdamai sesama bangsa indonesia.bahkan dunia (saya takut anda depresi yang sedih orang tuamu yang membesarkan )natal sudah dekat 2011 damai di bumi GGS

    ReplyDelete
  141. 1. Benar bahwa Allah sudah tahu manusia akan jatuh dalam dosa, dan Allah sudah mengetahui semuanya dari awal sampai akhir. Namun Allah sengaja mengizinkan manusia jatuh dalam dosa. Kenapa demikian? Itu supaya manusia bisa melihat dan menikmati kebaikan dan kasih Allah yang luar biasa tersebut. Seandainya manusia tidak pernah jatuh dalam dosa, manusia tidak akan pernah bisa melihat kebaikan Allah, yang masih mau terus-menerus mengasihi manusia meskipun sudah jatuh dalam dosa dan terus berbuat jahat. Manusia tidak akan pernah bisa melihat kasih Allah yang sampai-sampai rela turun ke dalam dunia demi menyelamatkan manusia berdosa. Ia bahkan bersedia mengalami penyiksaan paling dahsyat yang pernah ada, dan mati disalib, demi menyelamatkan manusia-manusia berdosa. Dan selain itu, kalau manusia tidak pernah jatuh dalam dosa, manusia juga tidak akan bisa melihat keadilan Allah.

    2. Dipilih yang dimaksud di sini adalah: ada sebagian orang yang dipilih oleh Allah untuk dikuduskan, diselamatkan, dan masuk surga. Orang-orang pilihan inilah yang diberi jaminan akan dijadikan kudus dan tak bercacat, dan masuk surga setelah mati nanti.

    3. Kalau anda merasa jawaaban saya berputar-putar, tolong anda jelaskan berputar-putar di mananya, supaya saya bisa memeriksanya kembali. Mungkin memang argumen saya yang tidak masuk akal, atau mungkin cara saya menyampaikannya yang kurang jelas.

    4. Sebenarnya, kekristenan itu bukanlah agama. Agama itu adalah "pencarian manusia akan yang ilahi". Karena itu, agama adalah buatan manusia. Gautama mencari keterlepasan dari penderitaan, lalu muncullah agama Buddha. Muhammad mencari Allah yang sejati, lalu muncullah agama Islam. Umat Hindu mencari dewa-dewa penguasa dunia ini, lalu muncullah agama Hindu. Tapi Kristen berbeda: dalam Kristen, Tuhanlah yang turun ke dunia, mencari dan menyelamatkan manusia. Dalam Kristen, bukan manusia yang mencari Tuhan, tapi Tuhan yang mencari manusia.
    Saya setuju bahwa kita haruslah mengusahakan perdamaian dunia dan cinta kasih, namun ingat: kewajiban manusia ada 2, yaitu mengasihi sesama, dan mengasihi pencipta-Nya. Dari kata-kata anda, sepertinya anda hanya berorientasi pada mengasihi sesama saja. Percuma saja orang mengasihi sesama tapi tidak peduli pada pencipta-Nya sendiri. Sebaliknya, percuma juga orang rajin beribadah tapi tidak mengasihi sesama. Keduanya harus berjalan bersama-sama.
    Bagaimana cara mengasihi Sang Pencipta? Tuhan adalah kebenaran. Orang yang mencari Tuhan haruslah mencari kebenaran pula. Dan orang yang mencari kebenaran haruslah mencari agama yang benar pula. Orang yang tidak peduli pada kebenaran, tidak peduli pada kekristenan atau agama-agama, sebenarnya sedang tidak peduli pada Tuhan.

    Bahkan Gautama sendiri dengan terang-terangan menentang agama Hindu, terutama berkaitan dengan sistem kasta. Lalu dalam hukum syariat Islam, orang Islam yang murtad (berpindah ke agama lain) boleh/harus dibunuh. Lalu di dunia ini banyak agama suku yang kanibal. Ada juga agama gereja setan. Apakah anda menganggap itu semua benar?

    ReplyDelete
  142. Saya sudah bilang bagi saya agama harus mendatangkan kedamaian,maka dari itu pemahaman dengan ajarannya ,jangan merugikan orang lain (merusak ),kalau merugikan orang lain masih bukan ajaran yang baik untuk memuliakan Tuhan ,sebab berbuat baik menjaga lingkungan sudah memuliakan Tuhan ,sebab Tuhan itu senang dengan kebaikkan dan keindahan,lihatlah alam ini bergitu indah.


    Kalau seandainya agama itu masih ada kekurangan sana sini ,saya yakin akan makin baik lagi melalui penafsiran yang lebih benar karena ada fase proses yang menuju baik.

    Saya mengukutip tulisan anda:
    Benar bahwa Allah sudah tahu manusia akan jatuh dalam dosa, dan Allah sudah mengetahui semuanya dari awal sampai akhir. Namun Allah sengaja mengizinkan manusia jatuh dalam dosa. Kenapa demikian? Itu supaya manusia bisa melihat dan menikmati kebaikan dan kasih Allah yang luar
    ( Kalau saya membaca tulisan anda, TUhan sia sia menciptkan alam semesta ini, dan manusia jatuh dosa karena TUAHAN mengijinkan Binggung deh....jadi Tuhan itu jahat juga ? )jadi orang korupsi,bunuh diri,konspirasi merusak negara ini diijinkan Tuhan ,tambah bingung lagi....

    TUhan Yesus mengorbankan diri untuk disiksa,bukankah dia sudah maha tahu,tinggal di berikan penglihatan kepada manusia yang tidak percaya kepadanya di jaman sekarang ini

    Saya yakin di dunia ini seketika manusia akan semua mengikiuti Yesus dengan caranNYA

    kalimat sebelum dunia diciptkan ,kita sudah di pilih , kalau kata KITA berarti semua ,bukan sebagian yaa.... berarti kita sudah kudus dan tidak cacat.

    COBA DIHAYATI OLEH PARA PEMBACARA YANG BERFIKIR DENGAN LOGIKA YANG BENAR,BUKANKAH JAWABAN ANALISA YANG GILA ) BOLAK BALIK SAJA
    seperti jawaban anda di atas ini

    JADI KESIMPULANNYA KEHIDUPAN DI DUNIA INI BIARLAH BERJALAN SEADANYA ,TIDAK PERLU YANG MENGURUSNYA ,BERTINDAKLAH SEENAKKNYA ,YANG KUAT SEMAKIN KUAT BIARLAH BERJALAN SENIDIRI SENDIRI KARENA TUHAN SUDAH TAHU AWAL DAN AKHIR. ok ok .... Kacau balau nie.....

    setahu saya agama buddha dan hindu pada mulanya tidak mengatakan istilah agama dalam posisi mereka ,cuma masyarakat yang memberikan istilahnya untuk penganutnya
    seperti kata buddha artinya sadar kata dharma adalah kebenaran.
    Salom JBU dan berdamaikan dengan semua...
    dari GGS

    ReplyDelete
  143. Kutipan Paulus Teguh:
    Tuhan adalah kebenaran. Orang yang mencari Tuhan haruslah mencari kebenaran pula. Dan orang yang mencari kebenaran haruslah mencari agama yang benar pula. Orang yang tidak peduli pada kebenaran, tidak peduli pada kekristenan atau agama-agama, sebenarnya sedang tidak peduli pada Tuhan.

    Saya mau tanya kenapa perlu mencari kebenaran lagi, sebab Tuhan telah tahu dari awal dari Akhir ? sia sia saja anda sampai mulut berbue pun sudah direncanakan pada mulanya dan akhirnya

    saya bilang karena pemahaman anda berdasarkan keimanan
    memang benar , tunggu saja
    dan saya bertemu di blog ini dikarenakan rencana TUhan juga untuk mecaci maki menurut anda dan anda menghina agama orang lain pun dikarenaka seijin Tuhan mu
    Perang agama pun dikarenakan Tuhan,
    wele wele wele ......



    ok ok bro Paulus Teguh

    ReplyDelete
  144. Saya TIDAK PERNAH menghina agama orang lain. Kalau anda menuduh saya menghina agama orang lain, silahkan tunjukkan di bagian mana saya menghina agama orang lain.

    ReplyDelete
  145. MR Paulus Teguh belum ada jawaban dari anda yg sok menyalahkan agama orang lain

    Bagaimana perang agama,kemiskinan,korupsi,konspirasi, kejahatan ,kerusakan lingkungan,dan rencana Tuhan tolong dijelaskan di sini .
    Berdamaikan untuk semua dan lakukan yang terbaik ,action dong dengan kasihnya yang diajarkan oleh Yesus.
    salam metta karuna dan agape GGS

    ReplyDelete
  146. anonim,

    baiklah saya akan menjawabnya sekarang.

    Pertama, kenapa Tuhan mengizinkan korupsi, kejahatan, dan sebagainya? Pertama, anda harus mengerti bahwa Tuhan sudah berusaha mengintervensi dunia yang rusak ini, dengan berbagai cara. Ia menciptakan pemerintah yang membuat hukum supaya kejahatan berkurang (Roma 13). Ia sudah mengutus para nabi, bahkan Yesus sendiri sudah turun ke dalam dunia, supaya manusia bertobat; namun manusia tetap berkeras kepala tidak mau bertobat, terus menolak kebenaran, terus menolak Tuhan, terus memberontak pada Tuhan.

    Apakah Tuhan akan selamanya membiarkan seperti itu? Tidak. Tuhan sudah menjanjikan bahwa di akhir zaman, Ia akan datang kembali dengan kemuliaan. Saat itulah Ia akan melenyapkan dosa dan penderitaan dari dunia ini, menghukum orang-orang berdosa ke neraka, dan memberi hidup kekal pada orang-orang yang setia pada-Nya.

    untuk argumen yang ini:

    TUhan Yesus mengorbankan diri untuk disiksa,bukankah dia sudah maha tahu,tinggal di berikan penglihatan kepada manusia yang tidak percaya kepadanya di jaman sekarang ini



    Anonim, manusia yang sudah berdosa seharusnya dihukum. Itu prinsip keadilan. Karena itulah Tuhan menggantikan manusia menanggung hukuman itu supaya manusia bisa selamat. Manusia bisa selamat kalau manusia percaya pada Yesus. Manusialah yang butuh untuk percaya pada Yesus; bukan Yesus yang butuh dipercaya oleh manusia. Karena itulah Yesus tidak memberi penglihatan pada semua manusia. Apa anda pikir Tuhan itu butuh manusia? Sebaliknya, manusialah yang butuh TUhan. Anda pernah merasa butuh Tuhan tidak?


    Untuk argumen yang ini:

    Saya mau tanya kenapa perlu mencari kebenaran lagi, sebab Tuhan telah tahu dari awal dari Akhir ? sia sia saja anda sampai mulut berbue pun sudah direncanakan pada mulanya dan akhirnya


    Anonim, Tuhan itu sekedar tahu dari awal sampai akhir, bukan berarti Tuhan yang mengontrol nasib anda dari awal sampai akhir seolah anda itu mainannya Allah; Allah memberikan kehendak bebas pada manusia, sekarang anda sendiri boleh pilih: mau mencari kebenaran atau tidak.

    ReplyDelete
  147. Jangan membolak balikan fakta di lapangan ,anda selalu mengatakan semua ada rencana Tuhan.
    Dan kalau kita mau jujur dengan isi alkitab,banyak sekali ayat satu dengan ayat yang lain berlawanan,maka dari itu para pendeta saling mengeluarkan untuk berperang

    Kalau ada waktu saya akan perlihatkan.

    Saya hanya mau komentar ayat yg digunakan oleh Paulus Teguh ( ROMA 13 ) yang bunyinya:
    TIAP TIAP ORANG HARUS TAAN KEPADA PEMERINTAH YANG DIATASNYA,SEBAB TIDAK ADA PEMERINTAH YANG TIDAK BERASAL DARI ALLAH ,DAN PEMERINTAH PEMERINTAH YANG ADA DIKETETAPAN OLEH ALLAH,SEBAB ITU BARANG SIAPA YANG MELAWAN PEMERINTAH,IA MELAWAN KETETAPAN ALLAH ,DAN SIAPA YANG MELAKUKAN AKAN MENDATANGKAN HUKUMAN ATAS DIRINYA.
    Jadi kalau dibaca dari ayat ini,wajar saja kita harus menerima apa adanya dalam kepemimpinan suatu negara ,karena sudah pilihan dari Tuhan dan rencana Tuhan , walaupun suatu peminpin yang jahat dalam pemerintahannya yang suka membunuh,korupsi, intrik dan kolusi untuk pemerintahannya dan menyengsarakan rakyat miskin
    akan tetapi di Roma 13:8 Kasih adalah kegenapan hukum Taurat, kita tahu hukum Taurat itu memerintakan jangan berjina mencuri,berbohang ,mengasihi sesama manusia

    Jadi kesimpulannya apa bila suatu pemerintahan baik di tingkat desa maupun peresiden atau raja kita tidak boleh prostes,bagai mana hubungan dengan Martin Luter King yang berusaha membebaskan ketidak adilan ,apakah Almahum melawan YUhan , saya kira tidak karena untuk mengubah nasib orang berkulit hitam

    Kata Paaulus teguh Tuhan akan datang pada akhir jaman dan akan menghukum orang yg berdosa dan masuk ke neraka.
    Dari dulu di alkitab sudah mengatakan akan datang dari ribuan tahun dan sampai sekarang ini pun belum datang yang telah dijanjikan Yesus kepada muridnya .

    Pada hal Teguh paulus mengatakan TUhan kristen maha tahu awal dan akhir , Muklak kuasanya,
    KOk dijawab Tuhan sekedar tahu saja,dan jawaban anda Manusia diberi kebebasan untuk memilih seperti yang saya contohkan Raja yang jahat dibiarkan dalam pemerintahannya karena kehendak TUhan

    Kalu bilang TUhan Yesus yang di yakini tidak butuh manusia,saya kira salah penapsiran Justru Kalau dibaca analogi Keyakinan Kristen, Justru Tuhan harus bertanggung jawab dengan adanya ciptaaanya yang menimbulkan, bermasalah ,manusia tidak taaan padanya, kerusakan alam,pemerintahan yang koruptif dan manipulatif

    ReplyDelete
  148. anonim,

    maksudnya pemerintah adalah hamba Allah di sini adalah, pemerintah adalah alat yang digunakan Allah untuk menjadikan dunia ini lebih baik.
    Karena ada pemerintah, maka para penjahat bisa dihukum. Ada polisi yang menjaga keamanan. Ada sistem pengadilan dan hukuman yang jelas.
    Tapi bukan berarti pemerintah tidak bisa berbuat salah. Hamba Allah itu bukan berarti sama dengan Allah yang tidak bisa berbuat salah. Bisa! Di Perjanjian Lama, Allah pernah mengatakan bahwa Raja Nebukadnezar adalah hamba-Nya; padahal, Nebukadnezar pernah 1 kali memaksa orang-orang untuk menyembah patung.
    Begitu pula dengan para pendeta Kristen, mereka adalah "hamba Tuhan". Namun apakah lantas mereka tidak bisa salah? Bisa! Bahkan ada pendeta yang bercerai dengan istri atau melakukan korupsi kok.

    ReplyDelete
  149. TUan Paulus Teguh , maka dari itu Jawaban anda suka bolak balik seenaknya anda menjawan pertanyaan saya, dalam alkitab pemerintah ditetapkan oleh TUhan dan harus ditaati , kalau melawan akan dihukum . sudah jelas jelas dituliskan dari Tuhan,

    Saya sering dengar kalau yang jelek itu dari Iblis yang baik dari TUhan
    seenaknya menyalakan pihak lain.

    Yang lakukan kesalah dari sendiri bukan seijin dari setan atau Tuhan.

    ReplyDelete
  150. Paulus memang tidak pernah konsistent dengan pendapat yang dianggapnya sangat intelek tentang agama yang dianutnya, setelah disangkal oleh penganut lain lalu membuat opini opini baru seolah2 semua opini yang dibuatnya benar, padahal benar dibolak balik muter muter dan berbelit belit, dia mengatakan semua kehendak tuhan dan dari tuhannya, setelah timbul masalah kejahatan ataupun perbuatan yang melanggar aturan agama itu semua dianggap kesalahan pihak lain, padahal menurut paulus sendiri semua adalah kehendak tuhan, jadi tuhan berkehendak manusia berbuat jahat ya???

    ReplyDelete
  151. masak tuhan anda pakek sempak,,ada ada saja dengan tuhan anda..besok beli jeans satu yaa...

    ReplyDelete
  152. Suatu ketika Yesus membenarkan dirinya dipanggil murid-muridnya dengan sebutan guru dan tuan, bahkan ditegaskan lagi oleh Yesus memang akulah guru dan tuan"Kamu menyebut aku guru dan tuan, dan katamu itu tepat, sebab memang akulah guru dan tuan."Yesus disebut sebagai guru karena mengajarkan kebaikan-kebaikan, kebenaran-kebenaran dan petunjuk hidup kepada murid-muridnya dan Yesus disebut tuan karena nasehat dan pengajarannya selalu ditaati murid-muridnya, maka pantaslah Yesus disebut guru dan tuan. Kata tuan dalam ayat di atas adalah terjemahan dari kata mar dalam bahasa Ibrani/Aramaic yaitu bahasa sehari-hari Yesus, kata mar biasa diberikan kepada orang yang dihormati dan di taati. Namun ternyata dalam penterjemahan ayat tersebut ke dalam bahasa yang bukan bahasanya Yesus kata tuan dalam ayat di atas telah berubah menjadi Tuhan, yang jauh menyimpang dari ucapan Yesus, sehingga lafal ucapan Yesus tersebut menjadi :"Kamu menyebut aku guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang akulah guru dan Tuhan." Yohanes 13:13Tentu saja perubahan ini di manfaatkan oleh umat Kristen sebagai dalil bahwa Yesus pernah mengatakan dirinya sebagai Tuhan.Sesungguhnya perubahan kata dari tuan menjadi Tuhan justru akan semakin menimbulkan kontradiksi di dalam Injil itu sendiri, bahkan akan sangat bertentangan dengan ucapan- ucapan Yesus di dalam puluhan ayat-ayat yang lain, satu saja contoh ucapan Yesus yang bertentangan dengan Yohanes 13:13 bila kata tuan dirubah menjadi Tuhan :"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yg telah Engkau utus." Yohanes 17:3Dalam Yohanes 17:3 tersebut Yesus mengatakan bahwa Tuhan satu-satunya hanyalah Allah dan dipertegas lagi bahwa Yesus hanyalah seorang utusan Allah, kalau kata mar diterjemahkan menjadi Tuhan maka Yohanes 13:13 akan sangat kontradiktif dengan Yohanes 17:3, tetapi kalau kata mar diterjemahkan sebagai tuan maka antara Yohanes 13:13 dan Yohanes 17:3 akan saling mendukung dan menguatkan.Umat Kristen nampaknya sangat memaksakan untuk mengubah ucapan Yesus yang berarti tuan menjadi Tuhan, agar ada dalil yang mengokohkan ketuhanan Yesus, hal ini karena tidak ada satu ayat-pun yang mendukung ketuhanan Yesus yang berupa pengakuan Yesus secara langsung bahwa dirinya adalah Tuhan, dan satu-satunya ayat yang mudah untuk diubah artinya adalah Yohanes 13:13, namun dengan mengorbankan keabsahan dan keserasian Alkitab itu sendiri.Perubahan kata tuan menjadi Tuhan terjadi ketika kata MAR dalam bahasa Ibrani yang berarti tuan, diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani menjadi KURIOS, kata kurios dalam bahasa Yunani memiliki empat arti yaitu :-- Pemilik -- tuan -- tuhan – Tuhan --Rupanya para penginjil mengartikan kurios sebagai Tuhan dalam ayat tersebut, padahal semestinya arti yg sesuai dengan ucapan Yesus dan tdk bertentangan dengan ayat-ayat yg lain adalah tuan. Dari uraian di atas baik ditinjau dari segi tata-bahasa Ibrani ke Yunani dan ditinjau dari keserasian dengan ucapan-ucapan Yesus yang lain, maka pengakuan Yesus yang sesungguhnya adalah :AKULAH GURU DAN TUANBukanAKULAH GURU DAN TUHANSehingga tidak ada satu ayatpun dalam Alkitab Yesus pernah mengatakan akulah Tuhan, tetapi akan banyak ditemukan ayat-ayat pengakuan Yesus bahwa dirinya hanyalah utusan Allah dan bahwa hanyalah Allah satu-satunya Tuhan yang benar dan Esa.

    ReplyDelete
  153. kalau begitu, lalu bagaimana anda menjelaskan ayat ini:

    Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan...... Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

    (Yohanes 1:1-14)

    DI Alkitab ada banyak ayat yang mengatakan bahwa Tuhan itu esa, tapi ada banyak pula ayat yang mengatakan bahwa Yesus dan Bapa adalah Tuhan. Kami terima kedua-duanya, makanya kami percaya tritunggal.

    Sedangkan anda hanya mau percaya ayat-ayat yang mengatakan Tuhan itu esa, tapi tidak mau menerima ayat-ayat yang menunjukkan keilahian Yesus.

    Silahkan anda baca artikel lain di blog ini berjudul "Keilahian Yesus Kristus"

    ReplyDelete
  154. Semua orang di web ini semua seperti orang penjual kecap yang menyatakan kecap Nya no.1.tapi alangkah Lebih bijaksana kita datang Dan pelajari langsung Serta membuktikan kebenarannya baru mempercayainya. Tanyakan langsung kepada orang yang mengerti benar ajar an yang mereka anut (para pembuka agama).Salam sejahtera

    ReplyDelete
  155. kebiasaan anda ini, blm menjawab pernyataan atw pertanyaan org lain sdh menambah ayat lain lagi.

    jelaskan dulu kok bisa dri tuan menjadi tuhan??

    ReplyDelete
    Replies
    1. anonim,
      pertanyaan anda itu tidak relevan dengan artikel yang saya buat di atas. Kalau mau memperdebatkan tentang ketuhanan Yesus, silahkan baca artikel "keilahian Yesus Kristus". Bukti-bukti terpapar di sana, dan anda bisa berdebat maupun berdiskusi di sana.

      Delete
  156. urus diri sendiri saja , jangan mendebatkan agama orang lain .
    kata dorce kebenaran hanya milik ALLAH

    ReplyDelete
  157. saya menyambung komentar yg ditanya oleh anonymous yg lain di artikel ini. dia jg menanyakan ttg siapa tuhan anda?? dan salah satu bagian anda menjawab ttg ayat Yohanes 13:13-14. jdi sya rasa tdk ada salahnya kalo sy ikut menyambung...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya, benar bahwa kata Tuhan atau kyrios di Yohanes 13:13-14 bisa ditafsirkan sebagai Tuhan maupun tuan, karena itu ini tidak bisa menjadi bukti mutlak keilahian Yesus, saya mengakuinya. Untuk bukti lebih banyak bisa dibaca di artikel "Keilahian Yesus Kristus"

      Delete
  158. Kalau Manusia adalah noda bagi tuhan...buang masa saja tuhan kamu itu ciptakan munisia...baik ciptakan binatang2 dan makhluk lain....tak menyusahkan kan...mengapa manusia diciptakan punya otak dan lebih dari makhluk lain di dunia ini? mesti ada tujuannya...takkan tujuannya untuk bersihkan dosa....mesti la tujuannya untuk taat padanya dan mengelak dosa...kalau manusia buat dosa...tuhan tanggung...baik tak payah dicipta manusia...benda segitu masih tidak dapat pikir...Moga Allah tunjukkan Jalan Lurus Padamu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu karena TUhan mahapengasih dan sangat mengasihi manusia.

      Kalau anda mengasihi anak anda meskipun anak tsb sering membuat anda malu, apa yang anda lakukan? mengusir anak anda dari rumah? Atau membunuhnya?

      Atau sebaliknya: anda akan tetap berkorban demi anak anda itu?

      SIlahkan dipikirkan

      Delete
  159. Lagi pula tuhan Yesus korbankan diri untuk disiksa...aduhai logikkan....kalau Yesus Tuhan Maha Berkuasa....tidak perlu nyiksa diri...ampunkan dosa saja...sudah...kalau pendita itu pesuruh tuhan...apakata kamu pergi mohon ampun sama mereka kemudia lempar mereka dengan batu....comform dosa diampun lebih cepat kan....

    ReplyDelete
  160. Baiklah.. paulus saya tidak ingin mendebat anda dalam soal kristen karena beberapa alasan, diantaranya saya bukan beragama kristen jadi saya tidak tau apa2 tentang kristen, tapi andai saya mendebat kamu dengan cara ajaran saya kamu juga tetap tidak akan membuka pikiran kamu karena mental kamu sudah sekeras batu karang didalam ajaran kristen, jadi seolah saya mendebat sebuah batu bernama paulus.

    Jadi saya disini ingin bersepakat dengan anda untuk membuka pikiran saya menerima apa yang anda katakan.. tapi saya ingin tau apa keuntungan buat saya atau apa yang akan saya dapatkan dari mempercayai apa yang kamu tuliskan diatas? Maaf secara awam saja, yang melahirkan saya adalah ibu kandung saya, saya kenal beliau, yang menggaji saya adalah Bos saya, saya kenal beliau juga, untuk saat sekarang saya hidup dalam dunia ini khususnya diplanet yang dinamakan bumi, bagi saya berlutut dan menyembah orang tua saya dan menghormati bos saya adalah lebih baik karena mereka berjasa untuk saya dan memberikan saya apa yang saya butuhkan, kamu mengenalkan Tuhan kamu yang tidak kasat mata kepada saya, baik saya terima lantas kenapa saya harus hormat pada Tuhan kamu? Tuhan kamu sudah memberikan apa untuk saya? Makan? Minum? Uang? Baik.. pasti kamu bilang orang tua saya memberikan kehidupan untuk saya dan bos saya menggaji saya karena atas kuasa Tuhan, Tapi mereka bukan beragama Kristen, berarti bukan Tuhan kristen yang berkuasa, Baiklah kita ikuti kemauan kamu itu adalah Tuhannya kristen, terus saya harus menghormati dan percaya kepadanya? ooo belum, datang dulu kepada saya dan nyatakan itu semua atas kuasaNya baru saya akan tunduk dan hormat kepadaNya, ini adalah logika sebagai manusia, saya katakan Paulus, kamu tau ga kamu dibesarkan oleh Ibu kamu itu atas kuasa saya? Kamu membantah dengan mengatakan "Siapa elu?"
    simple kan? kamu manusia saya juga, kamu bisa berargumen saya juga, kamu bisa ngotot saya juga, mata kamu 2 kan? mata saya juga,ibu saya dan ibu kamu juga, kakek saya dan kakek kamu juga, buyut kita juga, sepertinya untuk ciri2 dasar fisik manusia kita mirip kok, berarti pencipta makhluk yang namanya manusia ini jelas 1 dong, kita semua diciptakan oleh sesuatu yang sama. Ibu saya bernama Linda, Ibu kamu misalkan bernama Ibu Lisa, sama2 berstatus Ibu, saya panggil ibu saya ibu saya panggil ibu kamu juga ibu, lantas apakah saya harus memanggil ibu saya dengan ibu Lisa? Begitu juga Tuhan, saya punya Tuhan kamu juga punya Tuhan sama2 berstatus Tuhan, tapi apakah saya harus menyebut Tuhan saya dengan sebutan untuk Tuhan kamu? kenapa saya harus mengalah sama kamu? secara umur lebih tua saya dibanding kamu, dan siapa elu??? pernah kasi saya makan? pernah berjasa kepada saya?

    Monggo dijawab untuk membuka pikiran saya, maaf kata2 saya terlalu pasaran karena saya hanya orang kampung :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya hanya memaparkan bukti-bukti yang saya tahu supaya anda mempertimbangkan kekristenan.
      Kita diciptakan Tuhan dan diberi akal budi untuk mencari Tuhan, sang kebenaran tertinggi itu. Apakah anda sudah melakukan tugas ini?

      Dan saya ingin membagikan kebenaran yang telah saya ketahui ini pada anda sekalian. Kalau anda tidak mau percaya ya silahkan, saya tidak mungkin memaksa anda.

      Delete
    2. hahaha... Ternyata intinya hanya meminta saya mempertimbangkan kristen ya? kenapa ga dari awal ngomong//

      Bang, bukti itu bukan yang kamu tau, bukti itu harus konkrit, otentik, kalo yang kamu tau itu namanya pendapat bukan bukti, anyway terima kasih membagi kebenaran kamu disini dan tapi saya kurang berminat dengan tawaran kamu hehehe...

      sedikit pesan, Ga ada orang jual kecap no 2 di pasar, semua kecap nomor 1 :D

      Delete
    3. Memang saya akui bahwa bukti yang saya berikan itu bukan bukti konkrit, bukan bukti mutlak. Namun memang seperti itulah konsep Kristen: iman dan bukti yang saling melengkapi. Di mana bukti tidak cukup, iman bekerja. Selalu ada tempat untuk iman, ada tempat untuk bukti.

      Selama ini banyak orang yang salah paham, mengatakan bahwa Kristen itu hanya beriman saja, alias iman yang buta. Ini adalah kesalahpahaman. Kesalahpahaman itulah yang saya jawab di sini.


      Ada seorang penulis buku yang menulis buku berjudul "I don't have enough faith to be an atheist". Bagi dia, memang diperlukan iman untuk percaya pada Tuhan. Namun untuk menolak Tuhan, dibutuhkan iman yang lebih besar lagi.

      Delete
  161. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  162. Tuhan tidak perlu manusia untuk memuji Dia, dia sudah kaya semuanya,
    Maksudnya bukti bukti menurut kristen, saya kira bukti dan pelaksanaan kristen sangat jauh berbedaapa yang dipaparkan oleh Paulus Teguh,
    Secara logika universal saja Yesus dikatakan satu satunya sang penyelamat sudah menunjukan sangat sempit sekali
    Bagiamana mungkin Dia harus dengan menurunkan derajatnya untuk memyiksa diri yang terlihat begitu sakit dalam flim ,sampai tidak tahan meminta untuk ditolong oleh Bapaknya

    Justru kita yang diberi akal budi harus lebih berakal budi juga, hal hal yang janggal jangan langsung dipercaya.

    Hanya dengan karena darahnya , sudah dapat menyelamatkan umat manusia, pada sendiri dan muridnya mengalamai kesulitan mempertahankan imannya sampai dibunuh ,dimanakah Tuhan yang selalu melindunginya,pada hal banyak terbukti para nabi yang dianggap hebat sampai berbuat dosa letika itu .
    Apakah ini yang menjadi medel untuk diikuti segala tingkah lakunya yang merusak nilai nilai universal ,
    Jangan sampai ada orang mengatakan Nabi bisa tergoda ,apalagi saya seperti manusia biasa.

    Bukti menurut Paulus Teguh saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perlu saya luruskan: Yesus adalah Tuhan yang turun ke dunia, mengosongkan diri, mengambil rupa seorang hamba, yang taat pada TUhan. Jadi tidak aneh jika Dia berseru pada Bapa.

      Ia harus berkorban menyelamatkan manusia karena kasih dan keadilan-Nya. Dia itu adil, Dia haruslah menghukum manusia berdosa. Dia itu pengasih, Dia tidak tega menghukum manusia. Satu-satunya jalan adalah melalui pengorbanan.

      Justru itulah keindahan konsep Kristen. Kalau memang Kristen itu karangan manusia, tak mungkin mereka mengarang konsep yang terkesan "memalukan" seperti itu: Tuhan yang mati disalib. Seharusnya manusia akan mengarang konsep yg lebih masuk akal

      Delete
  163. Perlu saudara ketahui, budaya mengorbankan sesuatu adalah merupakan budaya disana
    Darah adalah perantara roh,Jadi jangan heran terjadinya kejadian begini akan menjadi lebih cocok dengan budaya disana.
    Karena Yesus agar dapat dihubung hubungkan menjadi domba yang dikorbankan untuk umat manusia itu cocok dengan budaya di sana,apalagi Yesus adalah penentang Raja penguasa waktu itu dengabn kelompoknya

    BUkankah di jaman di sana kalau mau menebus dosa harus dengan darah,sampai saat ini yang tersisa di afrika

    Kalau kita melihat lebih jauh lagi, dijaman dahulu kala, manusia sering menjadi korban perawan untuk dewa dewa apkah ini bukan turun menurun budaya yang sangat kejam.

    Untung sekarng kemungkinan sudah tidak ada lagi,

    Cerita di alkitab tentang berseru pada Bapak ,juga termasuk yang lucu.
    Seandainya Tuhan di dunia ini, kok ada yang berseruh lebih kepada yang lebih pintar lagi,bukankah dia sendiri yang turun ke Bumi ini untuk menyelamatkan umat manusia yang berdosa, buktinya sampai sekarang ini banyak manusia yang telah bekerja untuk Tuhan Yesus sendiri tidak terselamatkan juga,Lama kelamaan mereka menggunakan pengajaran Yesus sebagai barang dagangan untuk mendapatkan keuntungan .bahkan ada yang sampai meminjam uang ke bank untuk membangun tempat ibadah,

    Tentang alkitab ditulis dengan kejadian kejadian yang memalukan .
    Bukakah yang namanya kitab adalah tulisan atau firman dari Tuhan,seharusnya yang namanya dari Tuhan kok ada yang tergoda ya, apalagi sudah dianggap orang suciyang harus diteladani oleh umat yang akan datang.Bukan mencotohkan
    Sebenarnya TUhan ikut campur tangan tidak yaa....
    Kata orang kitab ditulis oleh orang yang penuh dengan roh kudus dan orang suci yang dicontohkan juga orang yang penuh roh kudus,

    Saya mau tanya ketika itu, Roh Kudus benar benar datang ke orang yang demikian ?
    Tolong dijawab.

    Kita harus mengakui bahwa suatu tulisan di alkitab merupakan tulisan yang harus teladan dan suci.

    Maka dari itu saya sering tanya apakah Alkitan ditulis oleh orang yang mempunya tujuan tertentu tidak, alias politik, agar nantinya menjadi hak untuk menjawab tantangan yang akan datang.

    Yang namanya TUhan tidak perlu bersusah paya, tinggal ditunjukan kemampuannya,agar orang sadar, dan tidak memerlukan kesakitan yang sampai berteriak.
    Logika tidak ya....

    BUat paulus belajar lebih tekun agama sendiri saja, jangan ikut campur agama orang lain

    ReplyDelete
  164. ntar kalau mati tau sendiri jwbanya bro ok.... kalau ada yg masuk neraka maaf anda belum beruntung......salah jurusan agamanya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hukum sebab akibat berlaku untuk semua orang,jadikanlah orang yang baik baik saja, dan mencarilah kesamaan dalam toleransi hidup di dunia ini.

      Hargailah mereka yang berbeda dengan kita Kalau kita bisa menunjukan sikap yang simpati dan emphati ,segala akan berjalan dengan lancar

      Tidak ada keributan , Kwkurangan/kelemahan agama orang lain menurut kita ,bertoleransilah kita terhadap mereka, jangan menyombongkan diri bahwa kita benar.
      Benar menurut kita beloum tentu benar menurut orang lain,
      Berdamaikan kita semua.

      Delete
    2. si Paulus teguh ini benar2 pengekor setia PAULUS rasul palsu dari Tarsus, karena dia inilah yg mengaku rasul pada hal yesus aja tdk kenal dgn dia. Si Paulus inilah yg yg menyatakan konsep trinitas: Allah Bapa,tuhan anak(yesus) dan Roh kudus.Kok bisa2nya tuhan bapa menjadikan tuhan anak dlm rahim Maryam dan sesudah dewasa berkhotbah, lalu disiksa->disalib->mati->bisa hidup lagi-> jadi tuhan lagi yaitu tuhan Yesus yg di-sembah2 org kristen saat ini. jadi selama 33thn umur Yesus mengembara dibumi palestina, siapa yg bertanggungjawab mengatur alam semesta ini? Apa ada Plt Tuhan? karena itu pakai otak lo utk berpi kir,apa ada Yesus itu berkata: Aku lah tuhan maka sembahlah aku? yesus sendiri tdk pernah menamakan ajaran nya "Kristen",tetapi Paulus yg menga takan did kristen Berarti kristen adalah agama buatan Paulus sipenipu.

      Delete
  165. MR Paulus Sudah anda baca di inter net tentang FPI dan FBR untuk demo dan membunuh sesama manusia .

    Saya kira berkali kali saya harus tegaskan anda yang fanatik agama, dan suka merendahkan agama orang lain .

    Tolonglah kita menciptakan perdamaian dengan siapa pun dan tunjukan tingkah lakukita dengan baik dan berguna bagai semua, jangan katakan berbuat baik tidak cukup.

    inilah akibat pemahaman yang sangat keliru dalam bermasyaraakat dan denfgan Tuhan itu sendiri yang mencintaai dengan kebaikkan
    salama damai selalau

    ReplyDelete
  166. saya tahu tulisan akan dipilih untuk berguna bagi anda, yang lebih penting berguna untuk semua

    ReplyDelete
  167. pembicaraan setan dgn isa .
    isa:hei setan bagaimana kamu akan mengganggu umatku?
    setan:aku akan membuat kaummu menyembahmu bukan menyembah allah
    sudah bukt kuat tuuhh :p siapa yg bener siapa yg salah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Konyol.
      Kalau memang setan bilang gitu, kenapa Yesus tidak menolak saat Diri-Nya berkali-kali disembah para murid.
      Kenapa Yesus mengatakan "Aku dan Bapa adalah satu".

      Delete
    2. saya juga gak nolak kalau situ mau nyembah saya,hahaha... saya dan ibu saya adalah satu karena saya berasal dari dirinya, tapi bukan berarti saya adalah si ibu yang melahirkan saya,ngarti???

      Delete
    3. anda dan ibu anda JELAS bukan satu, tapi DUA.

      Adakah orang bodoh yang mengatakan bahwa "saya dan ibu saya adalah satu"?

      Delete
    4. tentu saja satu,satu darah daging tapi dua tubuh dan dua pribadi yg berbeda. Adakah anak durhaka yg mengatakan bahwa d tidak satu darah daging dgn ibunya? contoh sepasang kekasih yg mngatakan bahwa "kamu dan aku adalah satu" apa itu berarti mereka adalah satu orang yg sama?

      Delete
    5. ya tentu saja satu darah satu daging kalau dalam konteks hubungan darah atau suami istri, tapi adakah orang bodoh yang mengatakan dirinya satu dengan Tuhan semesta alam? Apalagi dalam budaya Yahudi di mana kekudusan Tuhan teramat sangat dihormati?

      Kalau Yesus membiarkan murid-murid menyembah Dia padahal Dia bukan Tuhan, berarti Yesus itu penyesat?

      Delete
    6. yesus berkata dia dan allah adalah satu karna dia adalah anak allah kan?seperti anak dan ibu yang sy contohkan diatas. karna itukan yesus disalib?karna dianggap menghujat tuhan yahudi? Para raja atau kaisar juga membiarkan diri mereka disembah2 oleh pengikut dan rakyat mereka,apa itu berarti meraka semua jg tuhan?

      Delete
    7. Yohanes 14:9

      Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.


      Adakah orang bodoh yang berkata "barangsiapa melihat aku, ia telah melihat ibuku?"

      Delete
    8. " Kukatakan kepadamu paulus,aku bisa menyembuhkan orang buta. aku bisa terbang dan mengangkat bumi. percayakah kau paulus sebelum melihatnya sendiri? " barang siapa melihat aku,ia telah melihat ibuku. adakah orang bodoh yang mengatakan barangsiapa melihat aku,ia telah melihat ibunya tetangga sebelah?

      Delete
    9. 1. Kalau ada saksi dan ada bukti, saya percaya kok.

      2. Silahkan carikan pada saya orang yang pernah mengatakan "barangsiapa telah melihat aku, ia telah melihat ibuku". Saya rasa hanya orang super idiot yang mengatakan demikian.

      Delete
  168. Dari dulu juga ada raja atau pemimpin tertentu mengakui dirinya dari utusan Tuhan atau langit

    ReplyDelete
  169. Sayangnya semua raja atau pemimpin itu tidak memiliki buktinya. Kaisar Jepang mengklaim diri sebagai titisan dewa matahari, tapi dirinya tak bisa berbuat apa-apa saat Jepang dibom atom oleh Amerika.

    Berbeda dengan Yesus, Ia memiliki bukti. Ia membuat mujizat, Ia mengusir setan, Ia membangkitkan orang mati, dan bahkan Ia sendiri bangkit dari kematian.

    ReplyDelete
  170. bangaimana dengan orang2 sebelum yesus` ada padahal yesus belum di lahirkan? kepada siapa mereka menyembah ? tidak mugkin tuhan menciptakn sesuatu tanpa ada tujuan.

    ReplyDelete
  171. -koko-

    kalo anda katakan kaisar jepang tdk punya kemampuan apa2 ketika negaranya di bom.

    trus yesus yg kalian katakan itu bisanya apa?? kemampuan menyelamatkan dirinyapun dari penyaliban dia tdk bisa!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan gak bisa, tapi memang gak mau.


      Toh buktinya tidak ada yang bisa menahan Yesus dari kebangkitan..... Tidak ada yang pernah menemukan mayat-Nya setelah bangkit.... Mau pasukan jaga kubur pun, tetap saja tidak bisa kedahsyatan kebangkitan Yesus....

      Delete
  172. -koko-

    apa alasan anda katakan dia tdk mau??

    jgn dulu berbicara tentang dia bangkit, persoalan dia tuhan malah tpi gk punya kuasa melawan tentara romawi.. padahal cma pedang bukan bom.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Matius 26:53-54
      Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?
      Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?"


      Yesus tidak melawan meskipun bisa memanggil 12 pasukan malaikat (alias 144.000 malaikat) karena nubuatan di Perjanjian Lama harus digenapi, yaitu bahwa diri-Nya harus menderita dan mati.

      Delete